Senin, 25 Maret 2024 KPUD Brebes Terima Berkas Pengunduran Diri Dua Caleg DPRD Brebes Partai PDIP


Senin, 25 Maret 2024 KPUD Brebes Terima Berkas Pengunduran Diri Dua Caleg DPRD Brebes Partai PDIP

BREBES -brdnusantara.news.blog – Dua Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengundurkan diri.

Dua caleg yang mundur itu adalah Sukirso dari Dapil 3 , dan Kingking Trahing Kusuma dari dapil 1. Berkas surat pengunduran diri itu diserahkan ke KPU Brebes Senin, 25 Maret 2024.

Surat pengunduran diri diserahkan langsung Ketua DPC PDIP Indra Kusuma dan Sekertaris DPC PDIP M Taufik. Dokumen diterima dua komisioner KPU Brebes Wahadi dan Muarofah.

Usai menerima berkas, KPU lalu menerbitkan surat tanda terima berkas dari pengurus DPC PDIP Perjuangan tentang surat pengunduran diri dari dua caleg dapil I dan Dapil 3, per tanggal, Senin 25 Maret 2024.

Surat tanda terima itu, ditandatangani oleh Ketua DPC PDIP Indra Kusuma dan Komisioner KPU Kabupaten Brebes Wahadi. 

“Ya memang hari ini kami resmi menerima dokumen berkas pengunduran diri dari pengurus DPC PDIP Brebes terkait pengunduran diri dua caleg dari dapil 1 dan dapil 3,” kata Wahadi di kantor KPU Brebes. 

Namun demikian, Wahadi menyebut, terkait penetapan jumlah kursi dan penetapaan caleg menunggu dari Mahkamah Konstitusi (MK) yang sedang berjalan terkait PHPU Pilpres. 

“Kita masih menunggu surat dari KPU RI tentang penetapan jumlah kursi dan penetapan caleg DPRD Brebes. Untuk mekanismenya nanti sesuai PKPU no 6. Sebelum itu, nanti kita rapat pleno terbuka bersama bawaslu dan peserta pemilu kita undang semua,” jelasnya. 

Sekertaris DPC PDIP M Taufik mengatakan, penyerahan dokumen surat pengunduran diri dua caleg DPRD telah diserahkan dan diterima oleh KPU Brebes. 

“Hari ini sudah kita serahkan dokumen surat pengunduran diri dua caleg DPRD dapil 1 dan dapil 3 ke KPU Brebes,” kata M Taufik. 

Sebagai informasi, 2 caleg yang mundur tersebut, berdasarkan hasil rekapitulasi KPU, mendapatakan suara terbanyak dan berpeluang lolos ke DPRD.

Sukirso mendapatkan 6.418 suara. Sedangkan Kingking meraih 6.929 suara.

Memahami Sitem Zonasi PDIP 

Sebelumnya, DPC PDIP Kabupaten Brebes telah menyerahkan berkas dokumen hasil rekapitulasi perolehan suara berdasarkan zonasi daerah pemilihan (dapil) pileg DPRD Brebes dan DPRD Propinsi ke DPD PDIP Jateng di Kota Semarang, Jumat (8/3) lalu. 

Adapun rekapitulasi perhitungan suara caleg DPRD Brebes dan DPRD Propinsi PDIP itu, berdasarkan pembagian zonasi atau wilayah desa atau kelurahan atau (Tempat Pemungutan Suara) TPS caleg yang bertempur di dapilnya masing-masing. 

Pembagian zonasi, sebelumnya telah disepakati secara bersama dan tertulis serta di SK kan oleh DPD partai sebelum pileg.

Kemudian dihitung perolehan suara partai dan nama caleg sesuai zonasi. Sedangkan caleg yang duduk di setiap dapil merupakan perolehan suara zonasi terbanyak. 

Dari data yang dihimpun, setiap caleg PDIP DPRD Brebes dan DPRD Provinsi memiliki wilayah atau medan tempur masing-masing.

Pembagian wilayah pun, berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) disetiap dapil. Sehingga peluang yang sama dan seimbang bagi masing-masing caleg untuk mendulang suara di dapilnya masing-masing.

Zonasi wilayah itu, setelah disepakati bersama dan ditetapkan secara resmi dan tertulis dalam SK. Hanya saja, jika ada caleg yang ingin menyerahkan zonasi wilayah itu, dengan pertimbangan kemampuan tempur ataupun yang lainya. Untuk segera berkordonasi dan kesepakatanya dengan caleg lainya.

Untuk kemudian segera melapor ke DPC untuk kemudian diteruskan ke DPD PDIP Jateng agar segera diterbitkan revisi surat wilayah tempur sesuai zonasi tersebut. 

Selain itu, Perubahan zonasi bisa di rubah atas kesepakatan dan di tanda tangani oleh ketua DPC setempat sebelum pelaksanaan pileg 14 Februari 2024 lalu. 

Diharapkan dengan sistem zonasi ini dapat memaksimalkan perolehan suara di masing-masing dapil. 

Ketua DPC PDIP Kabupaten Brebes Indra Kusuma mengatakan, perhitungan suara zonasi ini merupakan tugas BSPN Adhoc untuk mengawal suara dari bawah.

2 Caleg PDIP dari Dapil 1 dan 3 Brebes Mengundurkan ke
KPU Kabupaten Brebes menerima berkas surat pengunduran diri dua caleg DPRD dari PDIP, Senin, 25 Maret 2024.

Khusus untuk mereka yang melekat di Bintang Tiga, maka mereka juga akan membawahi BSPN Adhoc Bintang Dua sekaligus saksi di TPS.

“Dokumen rekapitulasi zonasi perhitungan suara caleg DPRD Brebes dan DPRD Propinsi kami serahkan hari ini ke DPD PDIP Jateng,”  kata Indra Kusuma.

Ia menambahkan, jika penerapan zonasi merupakan tugas dari BSPN Adhoc. 

“Mereka kemarin berjuang mengawal setiap suara dari rakyat yang dititipkan kepada PDI Perjuangan. Dan juga mereka bertugas meng-input data perolehan suara dengan cepat dan tepat. Dengan begitu, maka Partai bisa melihat hasil pemilu secara realtime,” jelasnya. [ TGH/Adi ]

SILATURAHMI , ORMAS, LSM WARTAWAN BREBES DENGAN  RIDHOHUL KHUKAM


BREBES – brdnusantara.news.blog – Dalam semangat silaturahim dan kebersamaan, seorang tokoh pemuda terkemuka di Brebes Ridhohul Khukam disapa(Ridho) menggelar acara buka puasa bersama (bukber) bersama para aktivis yang terdiri dari LSM, Ormas dan para pemuda inspiratif di daerah tersebut bertempat di Gedung Islamic Center. Minggu (24/03/2024).

Acara ini diinisiasi (Ridho) pria berusia 40 Tahun ini merupakan seorang tokoh pemuda Brebes dan juga pengusaha sukses.

Ia menjelaskan digelarnya acara ini dengan tujuan berbagi kebahagian di bulan Ramadhon yang penuh berkah dengan elemen Aktivis.

“Alhamdulillah di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini saya bisa bersilaturahim dan berbagi kebahagian dengan unsur elemen Aktivis Brebes,” jelas Ridho.

Selain itu, menurut Ridho acara tersebut juga guna mempererat hubungan antar generasi dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dihadiri oleh sejumlah tokoh pemuda yang memiliki pengaruh besar di masyarakat, acara bukber ini juga dihadiri oleh aktivis-aktivis yang aktif dalam berbagai bidang, mulai dari lingkungan, sosial, hingga pendidikan.

Terpisah Mafudin salah satu aktivis yang aktif dibidang lingkungan sosial berharap dengan di gelarnya acara ini bisa memperkuat kolaborasi antar sesama aktivis.     “Acara bukber ini tidak hanya sekadar makan bersama, namun untuk memperkuat kolaborasi, dan membangun sinergi antar pemuda dan aktivis di Brebes. Kami percaya dengan kebersamaan dan kerja sama, kita dapat menciptakan perubahan positif yang signifikan,” ujar Mafudin.

Acara bukber bersama tokoh pemuda dan aktivis di Brebes mendapat sambutan hangat dari para peserta dibuktikan dengan banyaknya para aktivis yang hadir.

“Semangat kebersamaan dan kolaborasi yang tercipta diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan semua pihak untuk bergerak bersama dalam menciptakan perubahan yang positif bagi daerah Brebes,” jelas Tris Bregas salah satu aktivis yang hadir.[ TGH/Adi ]

Ridho: Siap Mengangkat Prestasi Tim Jaka Poleng ke Kancah Nasional


BREBES – brdnusantara.news.blog – Klub sepakbola Persab Brebes telah menunjuk Manager baru yang siap membawa angin segar bagi kemajuan pesepakbola di Kabupaten Brebes

Sosok manager baru Persab Brebes tersebut adalah Ridhohul Khukam seorang pengusahan sukses yang mempunyai semangat dan visi yang kuat untuk memajukan Persab Brebes.

Dengan terpilihnya Ridho sebagai manager baru diharapkan dapat mengangkat prestasi Persab Brebes di kancah Nasional.

Saat di temui awak media di kediamannya sosok pengusaha sukses yang mempunyai kedekatan secara personal dengan beberapa Ketua umum partai dan tokoh politik nasional ini mengatakan, siap memajukan prestasi tim Persab Brebes menuju arah yang lebih baik di tingkat Nasional.

Dengan pengalaman sebagai sosok pengusaha dan komitmen yang dimiliki, Ia bertekad untuk mengembangkan potensi para pemain, meningkatkan kualitas tim.

“Saya mempunyai tekad untuk menjadikan Persab sebagai salah satu kekuatan baru tim sepakbola ditingkat regional dan Nasional,” jelasnya. Senin (11/03/2024).

Ridho berkomitmen untuk bekerja sama dengan seluruh elemen klub, pelatih, pemain, suporter dan masyarakat Brebes.

Salah satu program Ridho pada tahun depan adalah akan membenahi beberapa fasilitas di stadion karang birahi.

Saat ditanya anggaran yang akan digunakan untuk pembenahan stadion karang birahi, Ridho menjelaskan, anggaran untuk pembenahan stadion karang birahi, Dirinya akan berkolaborasi dengan pemerintah pusat

Ridho menyebut, akan mempergunakan sebaik mungkin kedekatanya dengan pemimpin nasional demi kemajuan pesepakbolaan di Kabupaten Brebes, maka ia akan mengupayakan dan merealisasikannya dengan meminta bantuan kepada kementrian terkait.

“Insya Allah tahun depan akan direalisaikan untuk pembenahan stadion karang birahi biar Persab bisa maju di level kompetisi yang lebih tinggi,” ucapnya.**

Mantap, Brebes Raih BUMD Awards  2024 Bintang 5.


Mantap, Brebes Raih BUMD Awards  2024 Bintang 5.

BREBES – brdnusantara.news.blog – Ajang penghargaan paling bergengsi dan terbesar bagi para pelaku BUMD di Indonesia, yakni TOP BUMD Awards 2024 kembali digelar di hotel Raffles Jakarta, Rabu, (20/3/2024). Dalam ajang tersebut,  Kabupaten Brebes mendapat tiga penghargaan yang diraih Perumda Air Minum Tirta Baribis Brebes berupa penghargaan Top BUMD Awards 2024 level bintang 5.  Penghargaan diserahkan Plh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri  Horas Maurits Panjaitan  dan diterima Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Baribis Agus Isyono SE MM dan Dewan Pengawas Abdul Majid MT.

Kabupaten Brebes mendapatkan tiga penghargaan berupa kategori BUMD, CEO BUMD, dan Pembina BUMD Top Award Level 5.

Selaku Pemerintah Daerah, Djoko mengaku bangga dan gembira karena Perumda Air Minum Tirta Baribis telah menunjukan kinerjanya. Penghargaan ini juga diharapkan bisa memicu BUMD lain di Brebes agar semakin meningkat kinerja dan pelayanannya.

“Penghargaan ini, semoga bisa menambah gairah peningkatan kinerja manajemen dan karyawan serta peningkatan pelayanan prima kepada pelanggan air minum Tirta Baribis,” ujar Sekda usai menerima penghargaan mewakili Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar SH MHum.

Penghargaan tahunan yang digelar sejak 2016 ini diselenggarakan Majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) serta beberapa lembaga, asosiasi, dan konsultan bisnis. Kegiatan ini juga didukung oleh Kementerian Dalam Negeri RI.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Baribis Agus Isyono menjelaskan, penghargaan BUMD Awards telah diterima Kabupaten Brebes sebanyak 7 kali dari 9 kali penyelenggaraan. Dan untuk level 5 sudah dua kali. “Kami menargetkan bisa meraih Golden Award, yang tentunya akan dibarengi dengan peningkatan kinerja dan pelayanan terbaik,” tekad Agus.

Tidak hanya itu, pihaknya akan berinovasi dengan penguatan digitalisasi perusahaan.

Selain penghargaan di atas, Perumda Air Minum Tirta Baribis banyak meraih prestasi dan penghargaan, yakni sebelumnya juga selama 5 kali meraih BUMD Award bintang 3, bintang 4 dan bintang 5. Kemudian meraih kinerja terbaik ke-4 tingkat provinsi Jateng dan kinerja terbaik ke 17 tingkat nasional dari Persatuan Perusahaan Air Minum Se Indonesia (Perpamsi).

Selain itu, salah satu keberhasilan Perumda Tirta Baribis Kabupaten Brebes yaitu mampu meningkatkan cakupan layanan dengan melakukan sejumlah terobosan dan inovasi. Berdiri sejak tahun 1992, PDAM Tirta Baribis telah melayani lebih dari 3 dekade dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Brebes.

Di tahun 2024 ini, lanjut Agus, bertekad meningkatkan produksi air dengan relokasi Sumber Air Tuk Uleng Sirampog dan Pembangunan SPAM Bendung Kuningan yang keduanya bisa memproduksi air 200 liter/detik.

“Sesuai dengan filosofis BARIBIS yaitu; Bersih, Adaptasi, Ramah, Integritas, Bijak, Intelektual dan Sehat, kami bertekad memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan,” pungkas Agus.

Tema yang diambil dalam TOP BUMD Awards 2024 adalah ”Penguatan Tata Kelola dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”.

Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2024 M Lutfi Handayani menyatakan, TOP BUMD Awards merupakan kegiatan pembelajaran dan penghargaan kinerja BUMD yang terbesar dan paling membanggakan, yang diberikan  terbaik di Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap BUMD, dapat terpacu untuk selalu berprestasi dan berperan penting dalam pembangunan daerah dan perekonomian nasional,” ujar Lutfi.

Menurut Lutfi, kegiatan TOP BUMD Awards 2024 ini dilakukan untuk mendukung program dan kebijakan Kementerian Dalam Negeri RI, karena sejalan dengan arah dan kebijakan Pemerintah untuk mempercepat peningkatan kinerja BUMD dan pembangunan perekonomian di daerah.

Kata Lutfi, penilaian meliputi wawancara dan penjurian pada 10 Januari hingga 8 Maret 2024.

Menurut Lutfi, ada beberapa kriteria penilaian kepada para finalis TOP BUMD Awards 2024 ini. Pertama adalah pencapaian kinerja bisnisnya, baik dan bekelanjutan (achievement). Selain itu, perusahaan terus melakukan perbaikan (improvement/inovasi), berkontribusi besar dalam pembangunan daerah, dan terakhir memiliki tata kelola perusahaan yang baik.

Selaku Ketua Dewan Juri TOP BUMD Awards 2024 ini adalah Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, MA yang juga Mantan Dirjen OTDA Kemendagri RI dan Presiden i-OTDA.

Berdasarkan data penyelenggara, TOP BUMD Awards tahun 2024  diikuti oleh 225 BUMD dari total sekitar 1.056 BUMD di Indonesia.[ TGH/Adi ]

Kades Pakijangan Dituntut Mundur


Kades Pakijangan Dituntut Mundur

BREBES – brdnusantara.news.blog – Puluhan orang yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Peduli Desa Pakijangan menggelar aksi menuntut mundur Kepala Desa Pakijangan, Adi Saprudin dari jabatannya. 

Bulakamba
Hal itu mereka utarakan melalui audensi yang digelar di Balai Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Rabu (20/3/2024). 

Koordinator forum, Karsono mengatakan, alasan dari tuntutan itu lantaran kepala desa dianggap sudah mencederai warga Pakijangan. Sebagaimana tidak memperhatikan fungsi dan kewajibannya sebagai pelayan masyarakat

Selain itu juga menurut Karsono, terkait dengan status perkawinan kepala desa. Di mana selama ini masyarakat meragukan terkait keabsahannya secara hukum negara. 

Karsono menyebut, selama kurun waktu kurang lebih 5 bulan, Adi Saprudin selaku kades pakijangan tidak pernah hadir di kantor desa dan dianggap sudah melanggar etik disiplin seorang pejabat. 

“Oleh karena itu, selaku kordinator saya menuntut kepala desa turun dari jabatannya karena sudah lima bulan tidak pernah hadir sebagaimana kepala desa pada umumnya yakni melayani warganya,” kata Karsono. 

Selain itu, dalam audensi mereka juga mempertanyakan tentang realisasi Dana Desa tahun 2021 dan tahun 2023,

“Yaitu terkait pelaksanaan kegiatan fisik Dana Desa yang tidak sesuai dengan aturan. Termasuk kinerja kepala desa yang tidak disiplin juga tatanan pemerintah yang amburadul dan sarana dan prasarana kantor yang memprihatinkan,” terangnya. 

Senada disampaikan juga oleh salah satu tokoh masyarakat setempat, Jatmoro. Menurutnya, pihaknya menuntut kepala desa agar turun dari jabatan.

“Guna menyikapi permasalahan yang terjadi dari hasil pengamatan dan investigasi di lapangan diduga banyak penyimpangan pelaksanaan kegiatan fisik maupun non fisik Dana Desa,” kata Jatmoro. 

Tidak hanya itu, lanjut dia, juga terkait laporan pertanggung jawaban Dana Desa tahun Anggaran 2021 sampai dengan tahun anggaran 2023 yang diduga menggunakan nota bukti fiktif.

“Seandainya tuntutan warga tidak dipenuhi,maka warga ke depan akan melakukan laporan pengaduan ke APH dengan dugaan kasus lain yang merugikan masyarakat dan negara,” tegasnya. 

Menanggapi tuntutan warga, Sekretaris Desa Pakijangan, Sumardi mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti. Untuk itu ia akan mengadakan musyawarah dengan kepala desa dan pihak BPD.

“Ya memang pada kenyataannya kades jarang aktif di balai desa. Sementara terkait dengan dugaan-dugaan lainnya memang harus dilakukan penyelidikan terlebih dahulu,” kata Sumardi.

Sementara, Camat Bulakamba, Setiawan Nugroho mengapresiasi warga yang menurutnya telah memberikan saran serta masukan. 

“Seperti status perkawinan kades, nanti saya klarifikasi kan dengan pihak KUA. Sementara, berkaitan dengan sanksi ketidakhadiran kades dalam pelayanan masyarakat selama lima bulan itu nanti saya akan kroscek melalui daftar hadir,” kata Camat Bulakamba yang disapa akrab Wawan. 

Sebagai informasi, hadir dalam audensi, Camat Bulakamba, Sekdes Pakijangan, BPD dan sejumlah tokoh masyarakat serta pengamanan dari jajaran Polsek Bulakamba.


Sedangkan, kepala desa tidak terlihat. Menurut sumber kades tidak memberi kabar bahkan dihubungi susah.[ TGH/Adi ]

Merasa Ditipu 35 Juta Oleh Salah Satu Ketua Parpol Di Brebes, Herman Lapor Polisi


BREBES – brdnusantara.news.blog – Gegara bujuk rayu dijanjikan lolos jadi anggota legeslatif, SN warga Desa Luwunggegede Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes adukan oknum ketua partai politik ke Polres Brebes atas dugaan tindak penipuan.

Diketahui, SN merupakan Calon Anggota Legislatif (Caleg) Dapil 5 yang gagal meraih kursi legislatif pada Pemilu 14 februari kemarin.

Ia mengaku dimintain uang senilai 35 juta oleh ketua partai-nya yakni, Z dengan dalih sebagai syarat untuk meloloskan dirinya menjadi anggota DPRD melalui orang pintar atau paranormal.

“Uang 35 juta itu untuk mahar paranormalnya pak ketua, berawal pada tanggal 24 November ketua menghubugi saya untuk bertemu di sebuah rumah makan. Kebetulan saat itu saya ditemani bendahara PAC Kecamatan Tanjung yang intinya membicarakan terkait pergerakan. Kemudian ia menjanjikan akan memberikan bantuan uang sebesar 500 juta sampai 1 miliar untuk hari H pemilu,” terang SN usai laporan, Senin (18/3/2024).

Selang setelah pertemuan, lanjut SN dan (Z) menghubunginya melalui sms mempertanyakan dirinya sudah mempunyai juru spiritual atau belum.

“Dia bilang punya spiritual dan juga spiritualnya ketua umum. Nah saya kan percaya, setelah itu dia WA tapi maharnya 35 juta cash. Dan dia menjamin saya bakal lolos menjadi anggota DPRD,” bebernya.

Namun, kata dia, setelah proses berkembang dirinya menanyakan janji-janji itu pada Z. Hingga sampai selesai pemilu, uang 500 juta yang dijanjikan tidak ada sama sekali.

“Dan saya pun kalah dalam pemilihan legislatif, sedangkan saya sudah memberikan uang 35 juta pada tanggal 27 November dan ketua sendiri yang menerima uang tersebut,” katanya.

Oleh karena itu, dia berharap agar aparat penegak hukum memproses Z sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Padahal sebelum laporan saya sudah ultimatum tanggal 6 kemarin. Tolonglah pak ketua, njenengan kan anggota dewan, seharusnya kan uang segitu tidak ada artinya. Tapi bagi saya sangat berharga. Namun dia sama sekali tidak membalas,” katanya.

Sementara itu, Z saat dihubungi melalui telepon mengatakan. Bahwa sebagai ketua partai ia ingin memberikan yang terbaik kepada teman-teman caleg.

“Kalau saya ada modal saya ingin ngasih setiap caleg 500 juta sampai 2 miliar. Dan saya tidak meminta apapun, misalkan sama mas SN,” kata Z.

Kemudian terkait spiritual, lanjut dia, hal itu memang dirinya menanyakan. Ia pun menyampaikan bahwa dirinya mempunyai juru spiritual.

“Nah saya kan gak ngajak, dia ikut sendiri. Terkait uang 35 juta itu saya tidak menerima uangnya. SN langsung dengan spiritualnya. Untuk itu spiritualnya bertanggung jawab,” ujarnya.

“Dan mohon maaf, ada salah satu syarat yang menurut spiritualnya yang SN tidak penuhi,” katanya.[ TGH/Adi ]

Paman Korban Pembunuhan Oleh Geng Motor Di Kabupaten Tegal, Minta Pelaku Dihukum Berat


Mustofa Paman Korban Penbunuhan Oleh Geng Motor

𝙺𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝙺𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝙿𝚎𝚖𝚋𝚞𝚗𝚞𝚑𝚊𝚗 𝙾𝚕𝚎𝚑 𝙶𝚎𝚗𝚐 𝙼𝚘𝚝𝚘𝚛 , 𝙼𝚒𝚗𝚝𝚊 𝙿𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞 𝙳𝚒𝚑𝚞𝚔𝚞𝚖 𝙱𝚎𝚛𝚊𝚝

Kabupaten TEGAL – brdnusantara.news.blog – Muhammad Fadil  Pratama16 tahun warga desa cangkring Kidul Kecamatan Talang Kabupaten Tegal, H plus 2 Romadhon yakni 12 maret 2024 sekitar pukul 23.40 , hari Rabu bersama teman sekolahnya mengalami pembacokan yang diduga pelakunya adalah geng motor seumuran 16 tahun dan sebagian besar masih duduk di bangku sekolah.

Korban yang juga masih duduk di bangku sekolah SMPN 3 Talang kelas 3 mengalami pembacokan selasa malam rabu , ketika korban keluar dari rumahnya Desa Cangkring menuju Desa Pagongan namun di tengah jalan iya berpapasan dengan puluhan orang yang mengendarai motor membawa senjata tajam, Fadil dan temannya yang dibonceng dikejar hingga pembonceng jatuh tangannya mengalami patah dan kepalanya dibacok, 

Mustofa 47 tahun warga desa Dampyak Lor , Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal yang tidak lain adalah Paman dari korban yang meninggal dunia akibat pembacokan oleh geng motor .

Lebih lanjut kronologis kejadian di diceritakan paman korban,  ” Tidak puas sampai disitu saja, Para pelaku mengejar Fadil yang mengendarai motor, masuk ke desa kademangaran,  di situ di sekitar bakaran bata korban dibacok dari kepala belakang kepala bagian atas hingga bagian badannya babak belur lebam.

Sayangnya Korban yang sudah mengalami luka parah dan banyak mengeluarkan darah , rabu jam 2 dinihari ditemukan warga dan dikira sudah meninggal dunia karena luka parah dan tidak bergerak ditutupi daun pisang “, jelasnya .

Setelah selang 2 jam sekitar pukul 04.00 pagi korban dilihat sudah bergerak dan akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Kardinah untuk dilakukan pengobatan serta, melaporkan kejadian ini ke Kepolisian.

Selang 2 hari dirawat di IGD rumah sakit,  setelah operasi korban belum siuman, korban akhirnya meninggal dunia di Rumah sakit Kardinah Tegal ,𝚓𝚞𝚖𝚊𝚝 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 22.00 14 april 2024 .

Paman korban juga berharap agar para pelaku bisa dihukum seberat-beratnya, agar ada efek Jera bukan hanya kepada para pelaku , juga ada efek bagi pgeng motor lainnya, atau orang-orang yang mau  berbuat semacam itu juga tidak berani untuk melakukan perbuatan keji,  semacam ini, harapnya.

Menganggapi fenomena ini Ketua 𝙳𝙿𝙿 LSM 𝙶𝚊𝚛𝚞𝚍𝚊 𝚂𝚊𝚔𝚝𝚒 Eko SP, ‘ kekerasan geng motor yang berujung pembunuhan dapat dihukum 𝚖𝚊𝚝𝚒 ” , 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚜𝚗𝚢𝚊 .

“Kalau ada perencanaan bisa dikenakan KUHP Pasal 340 perencaan atau KUHP Pasal 338,”

𝙿𝚊𝚜𝚊𝚕 338 𝙺𝚄𝙷𝙿 barang siapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain, karena bersalah telah melakukan pembunuhan dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. Sedangkan Pasal 340 KUHP berbunyi, barangsiapa dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dihukum karena pembunuhan direncanakan, dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun.[ TGH/Adi ]

Ditelepon Menteri PMK Muhadjir, Wali Kota Dedy Yon Daftarkan Rani ke SMP 17 Tegal


Wali Kota Tegal Dedy Yon didampingi Pj Sekda drg Agus Dwi Sulistyantono mengantar Anisa Maharani (14) anak putus sekolah mendaftar di SMP 17 Tegal, Senin (29/5/2023).

TEGAL – Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mendaftarkan Anisa Maharani (14) ke SMP 17 Kota Tegal, Senin (29/5/2023). Hal itu dilakukan setelah Dedy Yon menerima telepon langsung dari Menteri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Sebelumnya, Anisa terpaksa putus sekolah karena harus menjaga adiknya Cintya Rizki Azalia (3) yang sakit gizi buruk dan stunting. Selain itu, Rani, sapaan Anisa, juga mengaku  tak memiliki ongkos pulang-pergi dari rumah kontrakan di Kalinyamat Kulon, Kota Tegal ke SMPN 1 Wanasari.

Wali Kota Dedy datang ke SMP 17 bersama Pj Sekda drg. Agus Dwi Sulistyantono, didampingi Camat Margadana Ari Budi Wibowo, Kepala Disdikbud Ismail Fahmi, dan jajarannya.

Dedy berharap agar Rani bisa kembali bersekolah. Apalagi keadaan yang sulit mendesak Rani putus sekolah. Padahal, Rani masih wajib belajar.

“Rani membantu orangtua untuk nungguin adiknya, dan bantu ekonomi keluarga mengamen keliling di desa, diharapkan bisa kembali sekolah. Dan, barusan Menko PMK, Pak Muhadjir telepon agar Rani segera sekolah dan bisa diterima sebagai warga Kota Tegal,” kata Dedy.

Selain agar bisa kembali sekolah, pihaknya juga menyiapkan rumah susun sederhana agar bisa dihuni Rani berserta kedua orangtua dan adiknya. Keluarga tak mampu itu saat ini masih mengontrak sebuah rumah petak di Kelurahan Kalinyamat Kulon, Margadana.

“Untuk kependudukan segera kita urus.  Sudah saya perintahkan Disdukcapil dan Pak Camat agar bisa ber-KTP Kota Tegal.  Termasuk jika berkenan kita siapkan rumah susun,” ucap Dedy.

Terkait kondisi adik Rani yaitu Cintya Rizki Azalia yang sedang sakit, pihaknya juga memberikan perhatian untuk pemulihan kesehatannya.

“Cintya kini dirujuk di RSUD Kardinah Kota Tegal,  dan sudah membaik kondisi kesehatannya. Kita bantu pemulihan sampai sembuh,” kata Dedy.

Rani mengaku senang bisa kembali melanjutkan pendidikan di bangku sekolah menengah pertama. “Alhamdulillah senang. Terima kasih Pak Wali Kota,” ucap Rani.

Kepala Disdikbud Kota Tegal Ismail Fahmi mengatakan nanti ketika diterima di SMP 17 harus mengulang kelas 7 di tahun ajaran baru. Karena di SMP sebelumnya dianggap tidak naik kelas.

“Insya Allah nanti ketika berkas pendaftaran dicek sudah lengkap nanti diterima. Karena lokasinya dekat bisa ditempuh jalan kaki mudah-mudahan tetap semangat untuk kembali sekolah,” kata Fahmi.

Seperti diketahui, Anisa Maharani, terpaksa putus sekolah setelah diminta pihak sekolah SMPN 1 Wanasari mengundurkan diri lantaran jarang masuk kelas. Anisa atau Rani, awalnya mengaku jarang berangkat sekolah lantaran menjaga adiknya, Cintya Rizki Azalia (3), yang mengalami gizi buruk.

Rani juga mengaku tak memiliki uang untuk transportasi dari rumah kontrakannya di Kota Tegal, menuju SMP 1 Wanasari Kabupaten Brebes. Untuk membantu ekonomi keluarga Rani bahkan harus ikut ayahnya mengamen keliling kampung.

Ayah Rani, Isfandi bekerja sebagai Satpam di salah satu dealer di Kota Tegal. Terapi pengobatan Cintya yang membutuhkan biaya besar membuat keluarga itu harus hidup serba kekurangan. (*)

Mobil Dinas Sekretaris DPMPTSP Brebes Kecelakaan, Usai Hadiri TMMD


BREBES- Kecelakaan melibatkan mobil dinas Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Brebes, di jalan raya Kecamatan Tonjong, tepatnya di depan SPBU Kutamendala, Rabu (10/05/23) sekitar pukul 11.00 WIB.

Dimana mobil dinas tersebut, dalam perjalanan pulang setelah menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu.

Mobil dinas dengan nomor plat merah G 1120 XG, dikemudikan oleh sopirnya dan membawa Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Brebes, Susilo.

Informaai yang diperoleh, kejadian bermula saat mobil tersebut diduga keluar dari SPBU dan tertabrak di bagian samping oleh mobil lainnya yang tengah melaju.

Petugas kepolisian nampak segera ke tempat kejadian untuk memberikan pertolongan dan mengatur lalu lintas yang terganggu akibat kecelakaan tersebut.

Korban dievakuasi dengan cepat dan dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Dalam insiden ini, Sekdin Susilo yang mengalami luka-luka dan informasi saat ini sudah dirawat di RSUD Brebes.

Sekda Kabupaten Brebes Djoko Gunawan membenarkan kejadian tersebut, dan berharap segera dilakukan penangan maksimal dan korban cepat sembuh.

“Nggih mas semoga segera mendapatkan penanganan yang maksimal dan segera sehat serta pulih kembali,” katanya saat dihubungi lewat pesan Whatsapp.

Korban dievakuasi dengan cepat dan dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Dalam insiden ini, Sekdin Susilo yang mengalami luka-luka dan informasi saat ini sudah dirawat di RSUD Brebes.

Sekda Kabupaten Brebes Djoko Gunawan membenarkan kejadian tersebut, dan berharap segera dilakukan penangan maksimal dan korban cepat sembuh.

“Nggih mas semoga segera mendapatkan penanganan yang maksimal dan segera sehat serta pulih kembali,” katanya saat dihubungi lewat pesan Whatsapp.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian soal kasus kecelakaan yang melibatkan mobil berplat merah tersebut.***

Video amatir

Dari Hasil Pembelian Online, Satpol PP Brebes dan Bea Cukai Sita Ribuan Bungkus Rokok ilegal


Petugas gabungan Satpol PP Brebes dan Bea Cukai Tegal berhasil menyita 1200 bungkus rokok Ilegal.

BREBES-Sebanyak 120 slop atau 1.200 bungkus rokok ilegal, berhasil disita tim gabungan Satpol PP Kabupaten Brebes dan tim Bea Cukai Tegal, di sebuah rumah warga yang ada di Desa Cipelem Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (08/05/23) siang.

Dalam razia yang digelar, petugas Satpol PP Brebes dipimpin langsung Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Brebes Supriyadi, dan Kasi Penegak Perda Satpol PP Brebes, Prasidha Kurniawan, berhasil menyita dari rumah warga, setelah petugas mengendus maraknya penjualan rokok tanpa pita cukai di wilayah Kecamatan Bulakamba.

Alhasil, dari razia tersebut petugas gabungan menemukan barang bukti rokok ilegal siap edar. Termasuk petugas mengamankan seorang warga yang pengakuannya, bahwa ribuan bungkus rokok ilegal, dibeli melalui online.

“Hasil klarifikasi yang bersangkutan mengaku bahwa setiap satu slop rokok, memperoleh keunggulan hingga Rp. 25 ribu,” kata Supriyadi.

Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Brebes Supriyadi menjelaskan, terungkapnya jaringan penjual rokok tanpa cukai legal merupakan hasil kerjasama dengan Bea Cukai Tegal. Fokusnya, melakukan razia dan sweeping penjual rokok polos (tanpa pita cukai-red) di Kabupaten Brebes. 120 slop rokok polos, baru diamankan dari satu supplier.

“Penyitaan 1200 bungkus rokok tanpa pita cukai, kami amankan dari satu warga di Desa Cipelem. Menjadi bukti, banyak penjual rokok yang belum memahami perbedaan rokok berpita cukai legal dan polosan,”ungkapnya kepada awak media.

Dengan hasil penyitaan tersebut, kata Supriyadi, proses lebih lanjut akan dilakukan Bea Cukai Tegal. Sebab, semua mekanisme pemeriksaan dan penyidikan menjadi kewenangan Bea Cukai. Termasuk, penetapan pasal pidananya yang tertuang dalam UU 39 Tahun 2007 tentang cukai rokok.

“Yang jelas, semua barang bukti rokok polos disita. Kemudian, suppliernya menjalani proses lebih lanjut di Kantor Bea Cukai Tegal,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Pemeriksa Kantor Bea Cukai Tegal Garry Perdana menambahkan, berdasarkan hasil razia dan temuan ratusan rokok tanpa pita cukai tersebut. Pihaknya mengaku, akan mengembangkan pemeriksaan secara detail terkait semua bentuk pelanggarannya. Sebab, dari barang bukti rokok yang disita akan dicek keaslian Lita cukainya apakah asli atau palsu.

“Jika terbukti ada pelanggaran pita cukai rokok ilegal, maka berujung pada tindak pidana,” pungkasnya.***

5 Orang Luka-luka , Tabrakan di simpang tiga jalingkut Brebes


Kecelakaan melibatkan truk tronton dan elf di simpang tiga Jalingkut Brebes.

BREBES- Kecelakaan antara Truk Tronton B-9008-QK dengan sebuah mini bus jenis elf R-7076-D yang syarat penumpang, terjadi di simpang tiga Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Minggu (07/05/23) siang.

Akibat insiden itu, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Korban luka-luka tersebut paling banyak berasal dari penumpang elf. Sedangkan dari truk tronton korban luka dialami sopir.

Lima korban luka tersebut yakni, Suhartini (65) penumpang elf asal Tambak Banyumas. Kemudian, Tajem (63), Rehan (13) dan Sugiarto (54) ketiganya adalah penumpang elf asal Susukan Banjarnegara. Selanjutnya, Solihin (56) sopir truk tronton asal Banyuputih Batang.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00. Bermula saat truk tronton melaju dari arah utara, sedangkan elf melaju dari arah timur.

Sesampai di simpang tiga Jalingkut Klampok, ada salah satu kendaraan diduga menerobos lampu traffic light yang ada.

Akibatnya, kecelakaan tidak bisa dihindari. Bahkan, elf terguling akibat benturan keras tersebut.

“Kejadiannya sekitar pukul 11.00. Diduga kedua mobil menyerobot lampu merah,” tutur Udin (24), salah satu warga di lokasi kejadian.

Terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polres Brebes, Ipda Indra Prasetyo saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

Selain melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, pihaknya juga telah mengevakuasi semua korban luka ke RS Bhakti Asih. Sedangkan kedua kendaraan juga sudah di evakuasi.

“Kasus ini masih kami dalam penyeledikan,” pungkasnya.[*]

Pengakuan Sopir Bus yang Terjun ke Jurang di Guci: Kaget Tiba-tiba Bus Jalan Sendiri


Diketahui, bus itu melaju tanpa dikemudikan oleh sopir.

Detik detik bus berjalan menuruni dari lokasi parkir

TEGAL – Bus rombongan ziarah terjun ke jurang di objek wisata Guci, Kabupaten Tegal, Minggu (7/5/2023). Diketahui, bus itu melaju tanpa dikemudikan oleh sopir.

Sopir bus Romiani mengatakan bus datang ke wisata guci pada Sabtu 21.00 WIB. Para peziarah menginap semalam di sana. Pada pagi hari bus dipanaskan dan beberapa penumpang sudah naik.

“Tapi saat itu bus tiba-tiba jalan sendiri dan masuk ke sungai,” kata Romaini.

Menurutnya bus yang dikendarainya tidak mengalami masalah. Bahkan saat ziarah ke Cirebon dan Pemalang perjalanan lancar-lancar saja.


“Pada saat itu ganjel sudah lengkap, dan rem tangan sudah lengkap. Nggak terduga tiba-tiba jalan sendiri,” ungkapnya.

Menurutnya, jumlah penumpang bhs sekitar 50 orang. Namun saat mobil jatuh itu penumpang hanya sebagian dan sebagian belum pada naik.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih mendata jumlah korban. Sejumlah penumpang yang luk-luka dibawa ke rumah sakit terdekat. (*)

Bus Rombongan Ziarah Terjun ke Sungai di Wisata Guci Tegal, Puluhan Penumpang Dievakuasi


Ada puluhan orang yang ada di dalam bus.

TEGAL – Bus pariwisata terjun ke sungai di wilayah objek wisata Guci Kabupaten Tegal, Minggu (7/5/2023). Lokasinya berada di jembatan dekat Wahana Asfana Guci.

Pantuan Awak media di lapangan, kondisi bus terbalik di sungai. Menurut informasi di lapangan bus itu sedang turun dari parkiran atas.

Diketahui, bus tersebut berasal dari Tanggerang yang sedang melakukan perjalanan ziarah ke Cirebon, Pemalang, lalu ke Guci. Rencanya, rombongan akan bertolak ke Pekalongan.

Salah satu pedagang kopi di lokasi Mohamad Awli mengaku saat kecelakaan posisinya tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Tiba-tiba bus pariwisata tersebut turun ke bawah dan masuk ke sungai. Pada saat itu sontak penumpang di dalam bus teriak dan masyarakat sekitar menolongnya,” katanya.

Ada puluhan orang yang ada di dalam bus. Sampai berita ini ditulis penumpang bus yang luka-luka sedang dievakuasi dan didata. (*)

Tim Gabungan Brebes Amankan 12 Terduga Pelaku Bentrok Pemuda Kertabasuki – Kaliwlingi


Tim Gabungan Polda Jateng dan Polres Brebes saat mengamankan para terduga pelaku bentrok dua kelompok pemuda Desa Kertabasuki dan Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes,Jum’at/4/5/petang.

BREBES – Tim Gabungan Polda Jateng dan Polres Brebes berhasil mengamankan sebanyak 12 terduga pelaku bentrok dua kelompok pemuda Desa Kertabasuki dan Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes, Jumat (4/5/2023) petang.

Dalam bentrok itu, seorang pemuda warga Desa Kertabasuki Ahmad Yahya (25), tewas akibat mengalami luka tusukan. Sementara 3 rekan lainnya mengalami luka sabetan benda tajam dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes.

Tim gabungan yang dipimpin langsung Kapolres Brebes AKBP Guntur M Tariq tiba di lokasi kejadian sejak sore hingga petang. Setelah menyisir di sejumlah lokasi, satu per satu terduga pelaku diamankan dan digelandang ke rumah tahanan Polres Brebes.

Selain mengamankan 12 terduga pelaku, Kapolres menyatakan sejumlah barang bukti juga sudah diamankan. Di antaranya, senjata tajam dan pakaian korban.

“Tak sampai 1×24 jam, alhamdullilah tim gabungan Polda Jateng dan Polres Brebes berhasil mengamankan 12 terduga pelaku pengroyokan. Anggota kami terus melakukan penjagaan dan memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” kata Guntur M Tariq.

Kapolres juga sempat menyambangi kediaman korban untuk mengucapkan belasungkawa secara langsung kepada pihak keluarga korban.

“Saya berbelasungkawa atas kepergian korban, tapi situasi seperti ini kepala harus tetap dingin. Sehingga persoalan yang terjadi bisa segera selesai dan masyarakat saya pastikan tetap aman,” pungkasnya. (*)

Duel Dua Kelompok Pemuda di Brebes, 1 Tewas 3 Luka-luka


Polisi tengah melakukan penyelidikan di lokasi tawuran pemuda di Brebes.

BREBES- Duel dua kelompok pemuda yakni sekelompok pemuda Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes dan sekelompok pemuda Desa Kertabesuki Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terlibat duel di ruas jalan Desa Kaliliwngi, tepatnya komplek areal tambak, Kamis (04/05/23) dinihari, sekitar pukul 00.30 WIB.

Satu korban tewas yakni Ahmad Yahya (25), warga Desa Kertabesuki, mengalami luka bacok pada bagian punggung dan diduga meninggal dilokasi kejadian.

Sementara 3 rekan lainnya Toni (26), Arfi (22), dan Sudung maulana (23),. hingga kini masih menjalani perawatan intensif si RS Bhakti Asih Brebes,.

Salah satu korban selamat, Arfi mengungkapkan, kronologis kejadian tawuran terjadi di Desa Kaliwlingi, awalnya berniat membantu rekannya untuk menyelesaikan masalah dengan warga Desa Kaliwlingi.

Mereka berlima datang ke Desa Kaliwlingi Sampai di desa itu, mereka dihadang belasan warga Desa Kaliwlingi yang sudah siap dengan berbagai senjata tajam.

“Kami ke sana cuma mau bantu teman saya yang punya masalah dengan warga Desa Kaliwlingi. Sampai di sana, tepatnya di jalan area tambak, kami dihadang warga Kaliwlingi yang sudah bawa senjata tajam. Di lokasi itu kami dikeroyok. Teman saya yang meninggal dunia itu tercebur di tambak dan langsung dihabisi dengan sajam,” kata Arfi yang saat ini masih terbaring di RS Bhakti Asih Brebes, Kamis (04/05/23) siang.

Dia mengaku dirinya tidak mengetahui permasalahan apa yang memicu terjadinya pengeroyokan tersebut. Namun ia hanya berniat membantu untuk menyelesaikannya.

Nahas, kedatangan mereka langsung disambut warga Desa Kaliwlingi yang justru sudah siap menghabisi para korban. Tak siap dengan kondisi tersebut, mereka pun terkepung dan terjadi pengeroyokan.
“Kami tidak ada yang bawa sajam karena niatnya mau menyelesaikan masalah saja. Orang yang mengeroyok kami kurang lebih ada 15 orang,” jelasnya.


“Kami tidak ada yang bawa sajam karena niatnya mau menyelesaikan masalah saja. Orang yang mengeroyok kami kurang lebih ada 15 orang,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Brebes AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda.



Kasat Reskrim Polres Brebes AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda menjelaskan, pihaknya langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian yang berada di area tambak Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes.

Dari aksi pengeroyokan tersebut, satu orang meninggal dunia dan tiga orang mengalami luka-luka. Hasil pemeriksaan medis sementara, korban meninggal mengalami luka tusuk.

“Saat ini Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes masih melakukan penyelidikan di lapangan. Dari informasi yang kami peroleh, para pelaku diduga lebih dari lima orang yang berada di TKP, dan identitas para pelaku masih kita dalami,” pungkasnya.

Suaranya Orang Jawa Tengah

Selamat Datang brdnusantara.news.blog

Suaranya Orang Jawa Tengah

Skip to content ↓

Design a site like this with WordPress.com
Get started