390 Personil Polisi Amankan Arus Mudik dan Balik di Brebes


Pengecekan kendaraan untuk pengamanan arus mudik usai Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2023 di halaman Mapolres Brebes.senin 17/4/2023.

BREBES – Jajaran Polres Brebes melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2023 di Halaman Mapolres Brebes, Senin (17/4/2023). Apel gelar pasukan tersebut dipimpin oleh Plt Bupati Brebes Urip Sihabudin.

Hadir dalam kegiatan apel, Kapolres Brebes AKBP Guntur M Tariq, Dandim 0713 Lekol Inf Tentrem Basuki, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan serta jajaran OPD dan Dinas terkait lainya.

Kapolri dalam sambutanya yang dibacakan oleh Plt Bupati Brebes menerangkan bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi Ketupat Candi tahun 2023.

Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan hari raya idul Fitri 1444 H.

“Polri bersama stekholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara optimal melalui operasi terpusat dengan sandi ketupat 2023 selama 14 hari sejak 18 April sampai dengan 1 Mei 2023,” jelasnya.

Urip menerangkan, kegiatan operasi tersebut telah diawali dengan kegiatan pada 10-16 April 2023 dan akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 2 sampai dengan 9 Mei 2023.

Ia menjelaskan, Operasi Ketupat 2023 secara terpusat melibatkan 148.261 personil gabungan yang terdiri dari TNI Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas Pertamina, jasa Raharja, jasa marga Satpol PP, dinas perhubungan, dinas kesehatan, pramuka dan mitra kamtibmas lainnya.

“Para personel tersebut nantinya akan menempati 2.787 pos dengan rincian 1857 pos pengamanan, 713 pos dan 217 pos terpadu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Brebes AKBP Guntur M Tariq menyebutkan dalam pengamanan OKC tahun 2023, Polres Brebes mendirikan sebanyak 20 Pos pengamanan (Pospam). Dengan rincian 1 Pos Terpadu di Gate Tol Pejagan, 10 Pospam dan 3 Pos pelayanan disepanjang jalur Mudik baik dan 6 Pospam Obyek Wisata.

“Ada 20 pos yang kami dirikan. Dimana pos tersebut untuk memberikan pelayanan dan pengaman kepada pemudik baik yang melalui jalur tol, jalur arteri Pantura maupun pospam di obyek wisata,” jelas AKBP Guntur

Ia menambaahkan sebanyak 390 personel Polres juga diterjunkan dalam pengamanan mudik lebaran tahun ini.

“Mereka akan dibantu oleh TNI dan instansi terkait lainnya untuk mengamankan Operasi Ketupat Candi 2023 di wilayah Kabupaten Brebes,” pungkasnya.  (*)

Ribuan Botol Miras hingga Petasan di Brebes,Dimusnahkan Menjelang Hari Raya


Pemusnahan dilakukan dengan cara dilindas menggunakan alat berat.

Polres Brebes Polda memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) dan petasan,Senin (17/4/2023.

BREBES – Polres Brebes Polda memusnahkan ribuan botol minuman keras (Miras) dan petasan. Pemusnahan miras tersebut dilakukan di halaman Mapolres Brebes dengan cara dilindas menggunakan alat berat, Senin (17/4/2023).

Pemusnahan disaksikan oleh jajaran Forkopimda dan tokoh agama serta sejumlah tamu undangan lainya usai pelaksanaan Gelar pasukan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2023

Kapolres Brebes AKBP Guntur M Tariq mengatakan ribuan botol miras tersebut disita oleh jajaranya melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan selama bulan Ramadhan.

“Polres Brebes berhasil menyita 3.365 botol minuman keras berbagai merek dan 892 liter Miras jenis Tuak. Miras tersebut disita dari toko dan penjual minuman keras tanpa izin di wilayah hukum Polres Brebes, termasuk polsek-polsek jajaran,” kata Guntur M Tariq.

Selain Miras, lanjut dia, petugas juga menyita ribuan petasan berbagai jenis. Selain itu juga disita ratusan knalpot Brong.

Menurut dia, razia tersebut akan terus dilakukan sampai dengan perayaan dan pasca idul Fitri.

“Hal tersebut dilakukan untuk menjaga Kamtibmas diwilayah Kabupaten tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (*)

Saat Linmas Digembleng Latihan Atur Lalin Arus Mudik,bikin kepala geleng-geleng


Puluhan Linmas di latih pengaturan arus lalu lintas untuk pengamanan mudik.

BREBES-Jajaran Satlantas Polres Brebes, menggembleng puluhan Linmas untuk dilatih pengaturan lalu lintas (lalin), Sabtu (15/04/23) pagi. Linmas yang berasal dari beberapa desa di Kecamatan/Kabupaten Brebes itu, digembleng untuk diperbantukan dalam pengamanan arus mudik Lebaran di Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Brebes.

Aksi kocak pun terlihat saat para Linmas yang rata-rata usianya sudah tidak muda lagi, saat latihan baris berbaris. Dimana mereka terlihat kaku saat memperagakan gerakan baris berbaris.

Selain dilantik terkait pengaturan lalin, para Linmas itu juga diberikan bantuan alat pengatur lalin. Di antaranya, bendera pengatur lalin, lampu pengatur lali dan seragam khusus.

“Khusus pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di Jalingkut Brebes, kami akan dibantu sedikitnya 30 personel Linmas. Namun sebelum diterjunkan, mereka kami latih lebih dahulu, sehingga pengamanan bisa maksimal,” ungkap Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Edi Sukamto, usai membuka latihan lalin bagi Linmas di halaman Satlantas Polres Brebes.

Dia menjelaskan, diterjunkannya Linmas untuk membantu pengamanan arus mudik dan balik Lebaran itu, mengingat keterbatasannya jumlah personel Polri. Mereka nantinya ditugaskan untuk menjaga setiap persimpangan jalan atau perpotongam arus di sepanjang Jalingkut Brebes.

Hal itu berkaitan dengan rekayasa lalin yang akan ditetapkan selama arus mudik dan balik Lebaran. Sebab, nantinya untuk jalur pantura Kota Brebes, semua kendaraan roda empat atau lebih dari Barat menuju Timur, akan diarahkan masuk Jalingkut di simpang tiga Bangsri Kecamatan Bulakamba. Sedangkan sepeda motor diperbolehkan masuk ke Kota Brebes melalui jalur pantura.

“Ini kami berlakukan karena ada pekerjaan perbaikan Jembatan Sungai Pemali yang belum selesai. Titik itu menjadi perhatian karena rawan kemacetan,” tegas AKP Edi Sukamto.

Selain Linmas, lanjut dia, pelatihan pengaturan lalin juga sudah diberikan kepada puluhan sukarelawan pengatur lalu lintas. Mereka nantinya juga akan dilibatkan dalam pengamanan arus mudik, khususnya di titik perputaran kendaraan di jalur pantura Brebes.

“Kami berharap Linmas dan sukarelawan pengatur lalu lintas ini, bisa bertugas sesuai fungsinya. Sehingga, arus mudik di Brebes berjalan lancar dan aman,” pungkasnya.[*]

2 Orang Komplotan Pembegal Anggota TNI AL Tertangkap,dan Diamankan di Polres Tegal


SLAWI – Polres Tegal, TNI AL dan Polda Jateng berhasil identifikasi dan menangkap pelaku begal anggota TNI AL yang terjadi di area persawahan Desa Kebandingan Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal pada Jumat (07/04/2023) sekira pukul 06.00 WIB. Barang bukti yang disita berupa seutas tali, pisau dapur, mobil Avanza dan HP.

Berdasarkan identifikasi dan keterangan, terungkap korban adalah anggota TNI AL yang bertugas di Sorong Papua, yang sedang ijin pulang ke Semarang. Hal itu dijelaskan oleh Kapolres Tegal AKBP Mochamad Sajarod Zakun saat jumpa pers dengan wartawan di Mapolres Tegal, Jumat (14/04/2023).

AKBP Mochamad Sajarod menuturkan, pihaknya berhasil mengungkap kasus menonjol pencurian disertai kekerasan (curras). Setelah menemukan korban, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak TNI AL dan didukung Polda Jawa Tengah untuk pengungkapan kasus ini.

“Tidak membutuhkan waktu yang lama kami berhasil mengidentifikasi tersangka, keberadaannya dan berhasil diamankan sebagian dari komplotan ini, mengingat komplotan ini terdiri dari 4 orang dan 2 orang belum berhasil tertangkap,” ucapnya.

Tersangka ditangkap di Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, yang pertama dengan inisial M bin W usia 40 tahun beralamat di Desa Kranggan Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas, berperan memiliki ide pencurian dengan kekerasan (curras) dengan cara mengikat tangan korban dengan seutas tali dan menutup mata dan mulutnya dengan lakban.

“Modusnya adalah memberikan jasa angkutan dan berperan sebagai pengemudi. Sedangkan tersangka kedua adalah inisial A bin P usia 26 tahun dengan alamat desa Klampok, Kecamatan Purwareja Kabupaten Banjarnegara berperan memegangi tangan korban,” katanya.

Saat itu menurut AKBP Sajarod, korban duduk di kursi nomor 2 sebelah kiri dan tersangka A duduk di kursi belakangnya. Dia juga berperan memegangi tangan korban dari belakang serta menurunkannya di area persawahan Desa Kebandingan.

Lebih jauh Kapolres Tegal menghimbau kepada masyarakat yang akan mudik agar selalu waspada dan berhati-hati menggunakan transportasi umum maupun pribadi agar tidak menjadi korban tindak kejahatan.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tegal AKP Vonny Farizky menambahkan, korban kelelahan setelah melakukan perjalanan yang cukup lama. Setelah dari bandara, dia masih mencari agen travel di daerah Pasar Rebo Jakarta.

“Melihat kondisi korban yang terlihat kelelahan, komplotan ini memanfaatkan situasi untuk melakukan aksinya di Kabupaten Tegal,” ujar Vony.

Sedangkan 2 orang tersangka yang belum tertangkap menurut Vony, statusnya sudah menjadi DPO yakni perempuan atas nama MR umur 26 tahun yang berperan melakban mulut dan mata korban, memukul kepala korban, mengancam membunuh korban dengan pisau dan mengambil uang korban sejumlah Rp 2,6 juta.

“DPO kedua adalah ABD umur 34 tahun yang berperan mengikat kaki dan memegangi tangan korban,” pungkasnya. (*)

Anggota DPR RI Sidak,Cek Penerapan Kelas Rawat Inap BPJS Kesehatan di RSUD Brebes


Anggota Komisi IX DPR RI,Nur Nadlifah melakukan inspeksi mendadak [sidak] ke RSUD Brebes.

BREBES – Anggota Komisi IX DPR RI, Nur Nadlifah melakukan inspensi mendadak (Sidak) ke RSUD Brebes, Jumat (14/4/2023). Ia mengecek kesiapan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) BPJS di RSUD Brebes.

Selain mengecek sarana prasarana yang dimiliki RSUD Brebes, Anggota Fraksi PKB DPR RI ini, juga mengecek kesiapan alat kesehatan dan fasilitas pendukung layanan kesehatan lainnya.

Nur Nadlifah yang didampingi Anggota Komisi IV DPRD Brebes, Musyafa itu, kali pertama melakukan dialog dengan para pasien.  Kemudian, mengecek bangunan milik RSUD Brebes, dan memeriksa peralatan kesehatan, seperti MRI serta berapa peralatan lain.  Selanjutnya, Nur Nadlifah melakukan pertemuan dengan manajemen RSUD Brebes.

“Saya datang ke RSUD Brebes ini untuk mengecek kesiapan penerapan KRIS BPJS yang merupakan program pemerintah pusat. Bagaimana kesiapan rumah sakit milik Pemkab Brebes ini,” kata Nur Nadhlifah.

Dari hasil pengecekan tersebut, Nur Nadhlifah menilai RSUD Brebes sudah siap untuk penerapan KRIS. Sehingga tinggal BPJS membuka programnya di RSUD Brebes.  Hal itu yang nantinya akan dikomunikasikan agar bisa segera dibuka bagi rumah sakit yang sudah siap, termasuk di RSUD Brebes. Dengan demikian, operasional rumah sakit bisa berjalan, dan pasien bisa terlayani.

“Kami akan segera komunikasikan agar dibuka,” jelasnya.

Selain terkait KRIS BPJS, lanjut dia, pihaknya juga ingin memastikan layanan kesehatan di Brebes sudah mencukupi. Apalagi persoalan kesehatan di Brebes cukup banyak, dengan jumlah penduduk yang besar.

Menurutnya, dari tahun 2019 hingga sekarang, perkembangan layanan kesehatan di Brebes sudah sangat segnifikan. Pihalnya juga akan terus mensupport peralatan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat Brebes. Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang memeriksakan kesehatannya ke luar daerah.

“Demikian juga dengan tenaga dokternya, kami akan dorong peningkatan kualitasnya. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan,” ungkapnya.

Dengan kondisi RSUD Brebes saat ini, lanjut dia, masyarakat tentu harus percaya untuk memanfaatkan fasilitas yang dimiliki. Bahkan beberapa peralatan kesehatan yang ada di RSUD Brebes, belum dimiliki rumah sakit di daerah lain.

“Saya pikir dengan kondisi yang telah berkembang secara segnifikan, masyarakat harus percaya dengan pelayanan kesehatan di RSUD Brebes,” pungkasnya. (*)

Polsek Losari Brebes Sita Ratusan Petasan dan Miras


Polsek Losari Polres Brebes menyita ratusan petasan dan puluhan minuman keras (miras) tanpa ijin edar dari sejumlah toko dan pedagang di wilayah Kecamatan Losari Kabupaten Brebes.

BREBES – Polsek Losari Polres Brebes menyita ratusan petasan dan puluhan minuman keras (miras) tanpa izin edar dari sejumlah toko dan pedagang di wilayah Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, Kamis (14/4/2023) kemarin.

Kapolres Brebes AKBP Guntur M Tariq melalui Kapolsek Losari AKP Pardi mengatakan, penyitaan itu dilakukan sebagai antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri 2023

“Kegiatan ini kami lakukan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat saat bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 2023,” kata Pardi.

Ia mengungkapkan, beberapa jenis petasan yang turut diamankan di antaranya jenis korek api sebanyak 500 biji dan jenis srengdor sebanyak 1 pak. Sedangkan untuk Miras yang diamankan antara lain Miras tradisional (Brangkal) sebanyak 2 derigen, tuak 20 botol serta 20 botol Miras kemasan prabrik berbagai merek.

Pardi mengatakan, penyitaan petasan tersebut dilakukan karena dikhawatirkan dapat membahayakan masyarakat serta disalahgunakan untuk melakukan tawuran kelompok remaja pada bulan Ramadhan serta antisipasi gangguan Kamtibmas lainnya.

“Kegiatan ini sebagai antisipasi adanya tawuran maupun gangguan Kamtibmas yang disebabkan dengan mengonsumsi miras sebelumnya” ungkap dia.

Ia menyatakan, pihaknya sudah mendata identitas penjual petasan dan minuman keras tersebut, serta memberikan teguran agar mereka tidak berbuat serupa.

Sementara itu, ratusan petasan dan minuman keras yang diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Losari sebagai barang bukti dibawa ke Mapolsek Losari dan selanjutnya dikirim ke Polres Brebes untuk dimusnahkan.

“Operasi dengan sasaran minuman keras dan petasan akan terus kita lakukan. Diharapkan selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2023 di wilayah Kecamatan Losari tidak ada gangguan Kamtibmas,” pungkasnya. (*)

Tenaga Medis RSUD Brebes, Siap Menyiagakan Hadapi Arus Mudik Lebaran,


RSUD Brebes siap menyiagakan tim medis dalam menghadapi arus mudik lebaran tahun 2023.

BREBES- Menghadapi arus mudik Lebaran tahun 2023, ratusan tenaga medis RSUD Brebes, disiagakan untuk membantu pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2023.

Mereka disiagakan untuk memberikan pelayanan bagi pemudik yang mengalami masalah kesehatan dalam perjalanan pulang ke kampung halaman.

“Kita saat ini sudah mulai mempersiapkan personel untuk mendukung pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. Nanti ada ratusan tenaga medis, baik dokter, perawat dan sopir ambulan yang kami terjunkan,” ungkap Direktur RSUD Brebes, dr Rasipin didampingi Kabag Umum, drg Adhi Supriadi, Jumat (14/04/23) pagi

Rasipin menjelaskan, ratusan tenaga medis itu, selain disiagakan di posko mudik, juga disiagakan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Brebes.

IGD disiagakan 24 jam untuk memberikan pelayanan kepada pemudik yang mengalami masalah kesehatan dalam perjalannya.

Dari personel yang ada saat ini di IGD Brebes, nantinya akan ditambah personel tenaga medis dari layanan poliklinik yang tutup karena lebaran. Selain itu, IGD juga akab melayani rawat jalan.

“IGD ini memang kami siapkan untuk selama mudik dan balik Lebaran. Jumlah personelnya juga kita tambah,” jelasnya.

 Direktur RSUD Brebes, dr Rasipin didampingi Kabag Umum, drg Adhi Supriadi./Arah Pantura
Direktur RSUD Brebes ,dr Rasipin di dampingi Kabag Umum ,drg Adhi Supriyadi.

Selain di IGD, lanjut dia, tenaga medis RSUD juga diterjunkan ke Posko Mudik di Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Brebes.

Di posko itu, setiap hari akan ditempatkan 12 tenaga medis, termasuk satu ambulan dan satu sopir ambulan.

Dari 12 tenaga medis tersebut, terbagi menjadi tiga sift, dan satu sift beranggotakan 4 personel.“

Rinciannya, satu dokter, dua perawat dan satu sopir ambulan.

” Jadi kita juga siapkan tenaga medis di posko. Apalagi, pemeritah memprediksi jumlah pemudik tahun ini akan meningkat,” jelas Rasipin.

Lebih lanjut menurut Direktur RSUD Brebes ini, mengatakan, sopir ambulance juga ditambah, dengan memanfatkan sopir direksi.

“Totalnya, kita punya 7 unit mobil ambulan. Nantinya, satu ditempatkan di posko mudik, dan sisanya disiagakan di IGD,” pungkasnya.[*]

Masyarakat Jateng Diimbau Tidak Main Petasan,Jelang Lebaran


Beberapa kasus di Jawa Tengah sudah mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.

Bersama Gegana Brimob Polda, Polres Tegal Kota Musnahkan Ribuan Butir dan Bubuk Petasan.

SEMARANG – Jelang Lebaran, masyarakat di Jawa Tengah diimbau agar tidak bermain petasan. Imbauan itu disampaikan untuk mengantisipasi kejadian yang dapat membahayakan masyarakat.

“Saya pesan kepada masyarakat, menjelang Lebaran, terutama 10 hari terakhir bulan Ramadan ini, hentikan permainan petasan,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (12/4/2023).

Menurut Ganjar, masih banyak cara yang lain untuk merayakan Lebaran tanpa menyalakan petasan. Misalnya, menggelar kegiatan yang meriah dan lebih bermanfaat, atau bermain permainan lain yang tidak berpotensi bahaya.

“Kita tidak perlu (bermain petasan). Kita bisa menggunakan cara yang lain yang lebih meriah,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ganjar juga sudah mengeluarkan larangan agar masyarakat tidak memproduksi petasan selama bulan Ramadan dan lebaran tahun ini.

Larangan ini dikeluarkan setelah terjadi beberapa kasus petasan yang menimbulkan korban. Misalnya di Kebumen, Jepara, dan Magelang.

“Mungkin pemuka agama atau khotib bisa menyampaikan dan memberikan pemahaman kepada umat terkait keamanan dan bahaya petasan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan selama Ramadan, kepolisian sudah menangkap 98 orang terkait kasus petasan. Bahkan, beberapa kasus di Jawa Tengah sudah mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.

“Kami sudah menyita dan disposal hampir satu ton barang bukti (petasan). Ini selalu berulang. Habis Magelang, muncul Jepara, lalu muncul Kebumen. Masyarakat kita belum sadar di mana itu (bermain petasan) ada poin mengganggu ketertiban umum,” katanya. (*)

Ganjar Minta Kepala Daerah Antisipasi Pasar Tumpah dan Tempat Berpotensi Kerumunan di Jalur Mudik


Ganjar Minta Kepala Daerah Antisipasi Pasar Tumpah dan Tempat Berpotensi Kerumunan di Jalur Mudik.

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seluruh kepala daerah bersinergi dengan TNI-Polri untuk mengantisipasi pasar tumpah dan tempat berpotensi kerumunan di sepanjang jalur mudik. Selain itu, Ganjar juga meminta perbaikan jalan di daerah dikebut dan memasang rambu-rambu serta pengumuman kapan perbaikan dilakukan.

“Pasar tumpah dan tempat-tempat yang menjadi kerumunan, event, kami minta untuk daerah menjaganya dengan baik. Pemkab/Pemkot kami minta kerahkan Satpol PP-nya untuk bisa mengajak kelompok masyarakat untuk bisa menjaga, itu penting,” kata Ganjar, Rabu (12/4/2023).

Hal itu karena Jawa Tengah diperkirakan menjadi destinasi tertinggi para pemudik. Selain itu, jalur di Jawa Tengah juga menjadi persinggahan bagi pemudik yang sedang menuju kampung halaman di luar Jawa Tengah.

“Jawa Tengah kira-kira akan menjadi destinasi mudik dengan jumlah pemudik tertinggi, terbanyak, sehingga kami betul-betul menyiapkan,” katanya.

Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pemudik, Ganjar juga meminta agar perbaikan jalan di tingkat kabupaten/kota dikebut. Sedangkan untuk jalan tingkat provinsi, sejauh ini sudah terus dilakukan perbaikan secara bertahap.

“Saya sebagai kepala daerah mencoba merespons sinergitas kami dengan kepolisian dan TNI. Di mana saya mintakan, untuk perbaikan jalan. Jalan ini menjadi penting, karena kemarin komplain jalan rusaknya cukup banyak,” ungkapnya.

Selain perbaikan jalan, Ganjar mengimbau agar beberapa gedung yang ada di jalur mudik disiapkan menjadi rest area darurat. Hal itu untuk mengantisipasi seandainya rest area yang telah tersedia tidak cukup menampung pemudik.

“Ini kami siapkan gedung-gedung di sepanjang jalan, seandainya diperlukan untuk rest area darurat,” ujarnya.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan total personel untuk pengamanan mudik lebaran tahun ini sebanyak 21.147 personel. Jumlah itu terdiri atas 13.863 personel polisi jajaran Polda Jateng, 1.222 personel TNI, dan 6.062 personel dari instansi terkait.

“Operasi nanti terhitung tanggal 18 April. Personel itu disebar di 253 Pospam, Posyan, dan Pos Terpadu di Jawa Tengah. Semua jalur di Jawa Tengah sudah siap untuk menyelenggarakan mudik tahun ini,” katanya. (*)

Ratusan Gram dan Ribuan Tablet Obat Terlarang,di musnahkan Kejari Brebes


Jajaran Kejari Brebes saat musnahkan barang bukti tindak pidana narkotika dan zat adiktif serta obat terlarang.

BREBES – Kejaksaan Negeri Brebes melakukan pemusnahan barang bukti hasil dari tindak pidana umum. Adapun ratusan gram barang bukti tindak pidana narkotika dan zat adiktif serta ribuan tablet obat terlarang dimusnahkan.

Pemusnahan barang bukti di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Brebes ini juga diikuti dengan pemusnahan barang bukti dari tindak pidana lainnya, Rabu (12/4/2023).

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 59 perkara tindak pidana umum yang meliputi, tindak pidana narkotika dan zat adiktif lainnya (18 perkara), tindak pidana orang dan harta benda (35 perkara) dan tindak pidana keamanan negara ketertiban umum tindak pidana umum lainnya (6 perkara).

“Barang bukti lainnya yang kita musnahkan di antaranya pakaian, kaos, celana, tas, barang elektronik, hingga senjata tajam. Barang bukti ini dimusnahkan karena perkaranya sudah berkeputusan tetap atau inkrah,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Yadi Rachmat Surnayadi melalui Kasi BP3R, Iman Suryaman.

Imam merinci, jenis barang bukti yang dimusnahkan di antaranya meliputi, tembakau sintetis atau tembakau gorila dengan berat 421,4 gram; ganja dengan berat, 459,86 gram sabu dengan berat 10,87 gram. Kemudian obat Hexymer sejumlah 7.112 tablet, obat Trihexyhenidyl 1.466 tablet, Tramadol 1.936 tablet, obat Alprazolam 35 tablet, Dextrometropham 1.917 tablet, Seledryn 84 tablet, dan Yarindo 5.000 tablet.

“Tujuan dari pemusnahan barang bukti tersebut adalah agar para jaksa sesuai kewenangannya telah melaksanakan putusan secara tuntas. Karena, barang bukti adalah salah satu obyek eksekusi,” pungkasnya. (*)

Bupati Tegal Lepas Cadangan Beras Pemerintah untuk 132.288 Warga Kurang Sejahtera


TEGAL – Bupati Tegal melepas penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP) untuk bantuan pangan 2023 di Gudang Bulog Procot, Slawi pada Selasa (11/04/2023) pagi. Cadangan pangan ini berupa beras medium sebanyak 1322 ton dan dialokasikan kepada warga kurang sejahtera atau penerima manfaat sejumlah 132.288 orang dengan masing-masing menerima mendapat 10 Kg.

Penyaluran bantuan ini untuk bulan Maret, April dan Mei 2023. Daftar penerima adalah keluarga dengan kemampuan ekonomi terendah berdasarkan data penerima bantuan sosial dari Dinas Sosial.

“Bulog Subdivre Pekalongan agar jaga kualitas berasnya. Beras yang layak konsumsi. Jangan lupa membeli dari petani lokal. Karena, dengan cara membeli dari petani lokal sudah tentu bisa membantu teman-teman petani,” tutur Bupati Tegal Umi Azizah  Selasa (11/4/2023).

Bupati menuturkan, bantuan tersebut agar bisa meringankan beban keluarga berpenghasilan kurang dalam mencukupi kebutuhan rumah tangga dan dapat digunakan dengan semestinya dengan dikonsumsi dan tidak dijual.

“Masyarakat dan media dapat saling bantu dengan Pemerintah Kabupaten Tegal dalam rangka pengawasan pendistribusian bantuan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Pekalongan Ramadin Ruding mengungkapkan, wilayah Operasional Perum Bulog Karesidenan Pekalongan yaitu Kabupaten Pekalongan, Tegal, Brebes, Pemalang dan Batang dan Kota Tegal dan Pekalongan. Dan untuk teknis penyaluran melalui transporter yang bekerjasama dengan Pemdes sebagai aparat pemda di lapangan yang mengenal dan mengetahui warga yang membutuhkan bantuan.

“Filosofinya ke masyarakat itu lauknya tidak bermacam-macam, disayangkan kalau disuguhkan dengan beras yang tidak bagus. Jadi, kalaupun ada penurunan kualitas di lapangan akan kami segera ganti,” jelas Ramadin Ruding.

“Itu komitmennya dalam menjaga kualitas beras di seluruh wilayah penyaluran,” tegasnya. (*)

Dishub Dan Satlantas Polres Pekalongan Cek Kelayakan Bus, Hadapi Arus Mudik.


KAJEN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan bersama Satlantas Polres Pekalongan lakukan ramp check di Terminal Kajen, Senin (10/4/2023) sore.

Kegiatan itu dilakukan guna memastikan bus layak untuk mengangkut penumpang selama arus mudik lebaran 2023.
Petugas mulai teknis, yakni  kelengkapan surat-surat kendaraan, sampai kesehatan sopir dan kernet bus.

Kepala Dishub Kabupaten Pekalongan Agus Purwanto mengatakan, ada sekitar 10 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang dicek petugas.

“Kita lakukan check secara keseluruhan mulai dari surat-suratnya, maupun juga kelayakan secara fisik kendaraan,” kata Agus.

Adapun pemeriksaan yang dilaksanakan yaitu berkaitan dengan sistem pengereman, penerangan, kemudi, kualitas ban, kaca tidak pecah, dan alat tanggap darurat.

“Hasilnya, sementara ini belum ada temuan bus yang tak layak beroperasi,” jelas Agus.

Sementara untuk administratif yaitu masa berlaku buku uji, STNK, nomor rangka dan kesesuaian dokumen wajib pengemudi.
Termasuk, memeriksa kesehatan dan tes urine untuk para pengemudi yang dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan.

“Bus yang tidak layak itu dilarang beroperasi. Dishub hanya akan menempel stiker pada bus yang sudah lolos pemeriksaan,” beber Agus.

Pihaknya mengungkapkan, sebelumnya kegiatan ramcek ini sudah dilakukan beberapa kali pada pekan lalu. Sasarannya, di garasi-garasi perusahaan otobus (PO).

“Tujuannya untuk memastikan angkutan lebaran aman beroperasi. Kalau yang di garasi ada temuan. Beberapa bus sistem penerangannya tidak memenuhi syarat atau redup,” pungkasnya.

Sementara itu, Muhammad Setiabudi  sopir bus Kramat Jati jurusan Pekalongan-Jakarta mengaku, setuju dengan pemeriksaan yang dilakukan Dishub. Meskipun, dari pihak perusahaannya juga sudah melakukan pemeriksaan.

“Ini juga demi penumpang dalam menghadapi arus mudik lebaran. Walupun dari kantor rutin melakukan pengecekan,” kata Setiabudi. (*)

10 orang terlibat kasus narkoba, Di tangkap Polres Brebes


Dari 10 tersangka 7 orang merupakan pengedar dan 3 sebagai pengguna.

BREBES – Polres Brebes menangkap 10 orang dari 7 kasus narkoba. Mereka ditangkap selama selama 20 hari pelaksanaan Operasi Bersinar Candi 2023 dari 9-28 Maret 2023.

Kapolres Brebes AKBP Guntur Muhammad Tariq, mengatakan, selama operasi tersebut, dari 7 kasus tersebut, polisi mengamankan barang bukti ganja seberat 1.356,8 gram, sabu-sabu 64,03 gram dan tembakau sintetis 26,2 gram.

“Dari 10 tersangka 7 orang merupakan pengedar dan 3 sebagai pengguna. Para tersangka saat ini ditahan di Rutan Polres Brebes dalam proses penyidikan,” kata Guntur dalam siaran pers yang diterima PanturaPost, Selasa (11/4/2023).

Sebelumnya, Polda Jateng dan jajaran berhasil menangkap 287 tersangka kasus narkoba. Dari ratusan tersangka itu polisi mengamankan 5 kilogram (Kg) Sabu.

“Dari jumlah tersangka dan barang bukti yang diamankan selama 20 hari pelaksanaan Operasi Bersinar Candi 2023 diperkirakan berhasil menyelamatkan 39.915 jiwa warga Jawa Tengah dari bahaya penyalahgunaan Narkoba,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi di Loby Mapolda Jateng pada Selasa (4/4/2023).

Luthfi mengatakan, ada beberapa kasus menonjol yang turut diungkap selama masa operasi. Di antaranya Polres Tegal Kota yang mengungkap peredaran Sabu jaringan Aceh seberat 4 kg sabu serta mengamankan 2 orang tersangka pada Minggu, (26/3/2023).

Selain itu, tertangkapnya Pasutri Bandar Sabu asal Kota Semarang yang kemudian dijerat TPPU oleh jajaran Ditresnarkoba Polda Jateng.

“Di Tegal Kota ini modusnya Adu Banteng, jadi penjual dan pembeli ketemu di SPBU lalu ditangkap oleh petugas. Sedangkan di Semarang, dua orang pasutri bandar narkoba dijerat TPPU dengan aset beberapa bidang tanah dan bangunan serta 2 unit mobil dengan total aset senilai Rp 8,5 millar,” kata Ahmad Luthfi.

Untuk memberikan efek jera atas peredaran narkoba di masyarakat, Polda Jateng bersama BNN berkomitmen untuk menghukum berat bagi para pelaku narkoba serta menerapkan TPPU kepada para bandar narkoba.

“Di Jawa Tengah tidak ada toleransi! Jadi tidak ada ruang bagi narkoba di Jawa Tengah!” tegasnya.

Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan dari bahaya narkoba juga telah dilakukan secara sinergi Polda Jateng bersama BNNP. Di antaranya rehabilitasi bagi para korban kecanduan narkoba serta membentuk Kampung Tangguh Bersinar.

“Jadi Kampung Tangguh Bersinar ini sebagai upaya penanggulangan dan deteksi dini bahaya narkoba. Dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Ini sebagai kepanjangan tangan petugas untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba,” jelasnya.[*]

Perumda Tirta Baribis Brebes Kembali Raih Penghargaan Top BUMD Award 2023


Dengan adanya penghargaan, maka harus ada upaya peningkatan pelayanan dan kinerja.

Perusahaan Umum Milik Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Baribis Brebes kembali meraih BUMD Award tahun 2023 (doc Hms Pemkab Brebes).

BREBES – Perusahaan Umum Milik Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Baribis Brebes kembali meraih BUMD Award tahun 2023. Adapun penghargaan diterima Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (5/4/2023) lalu.

Urip mengaku bangga dengan penghargaan yang diterima Perumda Air Minum Tirta Baribis. Karena bisa menjadi pemicu bagi BUMD lainnya untuk lebih maju dan berkembang, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, Perumda Air Minum Tirta Baribis mendapatt penghargaan yang hakekatnya penghargaan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Brebes,” kata Urip usai menerima penghargaan.

Untuk itu, Urip mendorong kepada jajaran manajemen Perumda Air Minum Tirta Baribis untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan. Dengan adanya penghargaan, maka harus ada upaya peningkatan pelayanan dan kinerja.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Baribis Agus Isyono mengatakan, dalam TOP BUMD Awards 2023 dinobatkan sebagai BUMD Terbaik di Indonesia level Bintang 5.

Keberhasilan ini, lanjut dia, karena Tirta Baribis dinilai berhasil dalam membangun kinerja bisnis dan layanan BUMD.

Dalam penghargaan ini, Perumda Air Minum Tirta Baribis Kabupaten Brebes meraih 3 penghargaan sekaligus yaitu; TOP BUMD Awards 2023 # Perumda Air Minum-Bintang 5, TOP CEO BUMD 2023 kepada Agus Isyono selaku Direktur Utama dan TOP Pembina BUMD 2023 kepada Urip Sihabudin selaku Penjabat Bupati Brebes.

Salah satu keberhasilan Perumda Tirta Baribis Kabupaten Brebes yaitu mampu meningkatkan cakupan layanan dengam melakukan sejumlah terobosan dan inovasi.

Berdiri sejak tahun 1992, PDAM Tirta Baribis telah melayani lebih dari 3 dekade dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Brebes.

Di tahun 2023 ini, kata Agus, pihaknya akan meningkatkan produksi air dengan relokasi Sumber Air Tuk Uleng Sirampog dan Pembangunan SPAM Bendung Kuningan yang keduangya bisa memproduksi air 200 liter/detik.

Agus juga menargetkan sambungan program MBR sebanyak 4.500 sambungan.

“Sesuai dengan filisofi BARIBIS yaitu; Bersih, Adaptasi, Ramah, Integritas, Bijak, Intelektual dan Sehat, kami bertekad memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan,” jelasnya.

Ketua Penyelenggara M Lutfi Handayani mengatakan, penghargaan ini mengusung tema ‘Inovasi dalam membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD’. Inovasi sangat penting bagi BUMD. Sebab, jika inovasi ditularkan, tentu mendorong BUMD lain untuk terus tumbuh.

Top BUMD Awards 2023 merupakan kelanjutan dari penghargaan serupa untuk tahun-tahun sebelumnya.

“Top BUMD Awards 2023 ini diikuti 208 BUMD dari total sekitar 1.056 BUMD di Indonesia. Atau meningkat 14,2 persen, dibanding tahun 2022 yang sebanyak 182 BUMD,” kata M Lutfi Handayani. (*)

One Way di Tol Diterapkan Pada Arus Mudik, Kendaraan Menuju Jakarta Lewat Pantura


Kasat Lantas Polres Brebes saat meninjau simpang susun Tol Brebes Barat.

BREBES- One Way atau satu arah yang akan mulai diberlakukan yang akan diterapkan pada arus mudik Lebaran tahun 2023, akan diberlakukan di tol Trans Jawa, yakni dari mulai KM 72 (Cikampek) hingga KM 414 (GT Kalikangkung).

Adapun jadwal One Way pada arus mudik Lebaran mendatang yakni dimulai, Selasa, 18 April 2023 pukul 14.00-24.00 WIB, Rabu, 19 April 2023 pukul 08.00-24.00 WIB, Kamis, 20 April 2023 pukul 08.00-24.00 WIB, dan Jumat, 21 April 2023 pukul 08.00-24.00 WIB

Berbagai persiapan simulasi pun, kini dilakukan Jajaran Satlantas Polre Brebes dengan petugas tol Pejagan – Pemalang Tol Road (PPTR), yakni di simpang susun Tol Brebes Timur, Tol Brebes Barat da di Tol Pejagan, Kabupaten Brebes Jawa Tengah

Kasat Lantas Polres Brebes AKP Edi Sukamto mengatakan, rencana pemberlakuan One Way selama arus mudik lebaran dari Jakarta hingga gerbang tol kalikangkung mulai diterapkan tanggal 18-21 April dengan situasional.

Nantinya, selama pemberlakuan One Way arus mudik semua kendaraan yang akan masuk Tol Pejagan diarahkan lewat pantura.

“Sebab, pintu masuk tol hanya di Brebes Barat dan Brebes Timur. Semuanya, hanya diberlakukan satu arah menuju Kalikangkung sedangkan arah barat menuju Jakarta ditutup,” kata AKP Edi Sukamto, saat memimpin simulasi rekayasa lalu lintas di sejumlah titik tol di Brebes.

Di saat jam-jam tertentu, dan situasional sesuai diskresi kepolisian. Kalau sudah One Way semua ruas baik A (arah Jakarta) maupun B (arah Semarang) hanya diberlakukan satu arah menuju Semarang.

“Makanya, ini tadi dilakukan sterilisasi bagaimana upaya pengamanan normalisasi arus kendaraan. Sedangkan, untuk kendaraan menuju barat sepenuhnya akan dialihkan melalui jalur Pantura,” pungkasnya.[*]

Suaranya Orang Jawa Tengah

Selamat Datang brdnusantara.news.blog

Suaranya Orang Jawa Tengah

Skip to content ↓

Design a site like this with WordPress.com
Get started