Category Archives: Post

Demi tukar uang baru,warga di Tegal rela antri berdesakan


Warga berdesakan untuk menukarkan uang baru di kas mobil keliling

TEGAL- Ratusan warga di Kota Tegal Jawa Tengah, rela berdesak-desakan hanya untuk menukarkan uang kertas baru. Bahkan, karena berjam-jam belum dilayani, warga sempat adu mulut dengan petugas Satpol PP Kota Tegal.

Kusyanti, seorang warga Suradadi Kabupaten Tegal mengaku, dirinya ikut antri saat hendak menukarkan uang kertas baru di mobil kas keliling milik Bank BUMN, yang ada di depan gerbang Balai Kota Tegal, Kamis (06/04/23) kemarin.

Menurutnya, Ia rela antri sampai 3 jam dengan suasana kepanasan dan kelelahan, padahal dirinya tengah menjalankan ibadah puasa.

“Saya rela antri berjam-jam hanya untuk menukarkan uang pecahan sepuluh ribu dan dua puluh ribuan, untuk dibagikan keluarga dan tetangga pada saat lebaran nantinya,” kata Kusyanti.

Hal serupa diungkapkan Caswuri seorang warga Kota Tegal. Menurut beliau uang baru sudah menjadi kebutuhan hingga rela harus berdesakan dengan ratusan warga lainnya.

“Kami berjejal berhimpitan saat antri dengan warga lainnya. Mau gimana lagi, karena uang tukar pecahan sangat dibutuhkan untuk sanak saudara,” ungkapnya.

Bank Indonesia perwakilan Tegal, menyiapkan uang pecahan sebanyak Rp. 5,05 triliun yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bulan suci Ramadhan hingga Lebaran nanti.***

Warga masyarakat desak agar, PT GEI desa kemurang Brebes segera di hentikan, karena belum ada ijin PBG & Amdal.


PT. Gold Emperor Indonesia yang diketahui sedang melaksanakan kegiatan proyek di desa Kemurang, kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes diketahui belum mengantongi ijin PBG, Amdal yang merupakan dasar untuk melaksanakan proyek pembangunan pabrik.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Brebes Tety Yuliana saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp mengatakan sudah pernah mengingatkan pihak owner PT GEI supaya tidak melaksanakan kegiatan sebelum perijinan dilengkapi.

“Kemarin sudah kami ingatkan mas ,sudah saya telpon ” tulisnya melalui pesan whatsapp,  Jumat (7/4/2023).

Hal senada diungkapkan Kasatpol PP kabupaten Brebes Supriyadi, yang mengatakan siap menindak kegiatan proyek PT GEI di desa Kemurang, kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes yang belum melengkapi perijinan.

Sementara, Trisnori selaku ketua perkumpulan Bregas Kabupaten Brebes saat dikonfirmasi mengatakan, sebagai masyarakat Brebes ia mendorong Pemda Brebes bertindak tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran Perda di wilayah Kabupaten Brebes, itu ditujukan supaya Brebes punya martabat dan tidak disepelekan para investor yang masuk ke wilayah Brebes.

“Saya atas nama masyarakat Brebes, mendorong Pemda Brebes agar bertindak tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran Perda diwilayah kabupaten Brebes, termasuk proyek PT GEI di Kemurang ini yang belum melengkapi perijinan PBG dan Amdal tapi sudah berani melakukan kegiatan fisik, ini sudah termasuk pelanggaran perda yang harus segera ditindak dan dihentikan” pungkasnya saat ditemui dikantor Bregas.[*]

Komunitas Ndasmumet Gelar Sedekah Takjil, Nasi Kotak & Santunan Untuk Warga


Panitia ndasmumet saat memberikan bantuan ke warga yang kurang mampu, Jumat/7/4/2023.

Dalam Rangka Mengisi Ibadah Bulan Suci Ramadhan Tahun 2023, Komunitas Ndasmumet Brebes mengadakan sedekah takjil, pembagian nasi kotak & santunan untuk warga yang kurang mampu, bertempat di halaman stadion karangbirahi Brebes, Jumat (7/4/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Personil Ndasmumet seperti Gus Bill, Heru Herman, Limin, Olam Mahesa, Agus Simpe dan anggota lainnya beserta puluhan warga dari berbagai wilayah di kabupaten Brebes yang akan menerima bantuan

Heru Herman selaku panitia dari Komunitas Ndasmumet Brebes mengatakan kegiatan sedekah ini diadakan rutin setiap tahun di bulan Ramadhan oleh Komunitas Ndasmumet kepada masyarakat yang kurang mampu, baik diwilayah kota maupun pedesaan yang bisa hadir di halaman stadion karangbirahi Brebes.

” Kami menyiapkan 100 paket takjil, nasi kotak & santunan di bulan suci ramadhan yang rutin diadakan oleh kami setiap tahunnya dengan tujuan berbagi untuk mereka yang kurang mampu, baik di desa maupun kota wilayah kabupaten Brebes, yang masih bisa terjangkau oleh kami ” ucapnya disela-sela kegiatan, Jumat (7/4) sore.

Heru Herman berharap semoga santunan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya meskipun nilainya kecil, ia juga mengungkapkan kalau kegiatan santunan ini tidak meminta sumbangan atau proposal tetapi murni anggaran swadaya dari anggota komunitas Ndasmumet kabupaten Brebes.

” Semoga santunan yang kami salurkan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat penerimanya, jangan dilihat dari nilainya, meski kecil tapi kami tulus memberikan bantuan, dan anggaran kegiatan ini murni dari anggota komunitas ndasmumet tanpa meminta sumbangan ke para donatur” ungkapnya.

Berbagi takjil & sedekah untuk warga

Sementara, Kami dan Watma warga desa Pesantunan Brebes yang menerima santunan dari komunitas ndasmumet mengaku sangat senang dan berharap agar kegiatan tersebut bisa rutin diadakan, karena masih banyak warga yang membutuhkan bantuan.

” Alhamdulah dapat takjil, nasi kotak & uang santunan , saya dengan saudara saya  dari desa Pesantunan merasa sangat senang dan berterima kasih kepada panitia penyelenggara kegiatan ini” pungkasnya sambil melangkah pulang.[*]

Pesan dari Kapolres untuk para orang tua, Tawuran di sumur panggang Tegal,makan korban luka – luka.


Kapolres Tegal Kota AKBP Jaka Wahyudi saat baksos bagi beras dan takjil buka puasa di kawasan jalan Pancasila dan Alun -alun Kota Tegal, Jumat/7/4/2023.

TEGAL – Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat meminta warga atau para orang tua untuk menjaga anak-anaknya yang masih pelajar atau remaja agar tak perlu keluar malam hari agar tidak menjadi pelaku atau korban tawuran.

“Setiap akhir pekan masyarakat agar selalu mengawasi anak-anaknya agar di rumah saja. Tak perlu pergi di luar jam wajar atau di luar jam kegiatan masyarakat,” kata Jaka, saat baksos bagi beras dan takjil di kawasan Jalan Pancasila, Jumat (7/4/2023).

Jaka sendiri mengaku prihatin atas peristiwa tawuran dua kelompok remaja yang terjadi Jumat dini hari di Jalan Ir Juanda Sumurpanggang, Kecamatan Margadana.

Dalam peristiwa itu, seorang remaja (TF) harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapat 23 jahitan di wajahnya karena sabetan senjata tajam.

Jaka mengungkapkan, pihaknya masih mendalami untuk mengungkap kasus itu. “Kita sudah laksanakan penyidikan. Kita kumpulkan keterangan dan saksi-saksi. Nanti akan kita ungkap,” ujar Jaka.

Jaka mengatakan, sebelumnya pihaknya memang sudah rutin melaksanakan patroli rutin di wilayah-wilayah yang dianggap rawan tawuran pelajar maupun remaja. Polisi bahkan sampai menangkap 39 orang dan beberapa di antaranya diproses hukum.

“Dari awal KRYD (kegiatan rutin yang ditingkatkan) kita sudah mengamankan 39 pelajar maupun remaja yang terlibat tawuran,” kata Jaka.

Jaka menambahkan, pihaknya kembali meningkatkan patroli skala besar dan gabungan bersama TNI. Termasuk meminta bantuan warga untuk tetap menjaga situasi Kamtibmas dan mencegah potensi tawuran remaja.

“Tawuran ini sudah kita antisipasi. Namun ternyata masih ada pelaku yang mencari ruas jalan yang telah dilewati petugas. Maka kami mengharap bantuan masyarakat untuk memberikan informasi dan mencegah,” pungkas Jaka.

Sebelumnya diberitakan, tawuran antarkelompok remaja terjadi di Jalan Ir. Juanda, Kelurahan Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jumat (7/4/2023) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Akibatnya, seorang remaja berinisial TF (16) terluka parah. TF yang dilarikan ke rumah sakit karena sayatan di muka, bahkan harus mendapat 23 jahitan.

Saksi mata, Siriya (52) warga Jalan Tuban Kalinyamat Kulon mengungkapkan, ada sekitar 30 orang yang terlibat tawuran dua kelompok remaja.

“Dua kelompok datang dari arah selatan dan utara, sekitar 30 orang. Kemudian ada korban yang terjatuh dari motor, ditinggal teman-temannya dan dikeroyok oleh lawannya dengan senjata tajam,” kata Siriya kepada wartawan, Jumat. (*)

Mbak Mitha Berbagi Sembako Kepada Warga Larangan Brebes


Kegiatan Anggota Fraksi PDIP DPR RI Paramitha Widya Kusuma di Kecamatan Larangan Brebes, Jumat/7/4/2023.

BREBES –  Ramadan berbagi, Anggota Fraksi PDIP DPR RI Paramitha Widya Kusuma membagikan ribuan paket sembako bagi warga di sejumlah desa di Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Jumat (7/4/2023).

Penyerahan sembako dilakukan secara simbolis di Gedung KPRI Rukun Kecamatan Larangan.

“Kami ingin meningkatkan keharmonisan dan menjaga sinergi yang selama ini telah terbangun dengan baik dengan masyarakat di Kecamatan Larangan,” kata perempuan yanag akrab disapa Mbak Mitha.

Sebagai wakil rakyat Dapil (Brebes, Tegal, Slawi), kegiatan reses Safari Ramadan yang menjadi wadah komunikasi dan mempererat silaturahim masyarakat.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Heri Pasaribu mengapresiasi pembagian bantuan 1.000 paket sembako.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Mbak Mitha yang selalu hadir dan peduli kepada warga sehingga bisa membantu meringankan masyarakat di bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri,” kata Heri Pasaribu yang juga Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Brebes.

Seorang penerima bantuan, Khotijah mengaku sangat bersyukur bisa mendapat bantuan sembako dari Mbak Mitha. Menurutnya, bantuan sembako ini dapat meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan menjalani ibadah.

“Alhamdulillah ini (Sembako) buat bekal puasa. Nanti dipakai masak kebutuhan sahur dan buka, semoga barokah Mbak Mitha”, kata Khotijah usai menerima bingkisan dari Mbak Mitha. (*)

Tawuran di Kota Tegal, Seorang Remaja Jadi Korban dengan Luka Sayatan di Wajah


Korban bahkan harus mendapat 23 jahitan.

Salah satu pelajar korban tawuran di sumurpanggang,Margadana.menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di kota Tegal .jumaat/7/4/2023.

KOTA TEGAL – Tawuran antarkelompok remaja terjadi di Jalan Ir. Juanda, Kelurahan Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jumat (7/4/2023) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Akibatnya, seorang remaja berinisial TF (16) terluka parah. TF yang dilarikan ke rumah sakit karena sayatan di muka, bahkan harus mendapat 23 jahitan.

Saksi mata Siriya (52) warga Jalan Tuban Kalinyamat Kulon mengungkapkan, ada sekitar 30 orang yang terlibat tawuran dua kelompok remaja.

“Dua kelompok datang dari arah selatan dan utara, sekitar 30 orang. Kemudian ada korban yang terjatuh dari motor, ditinggal teman-temannya dan dikeroyok oleh lawannya dengan senjata tajam,” kata Siriya, kepada wartawan, Jumat.

Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Untung Setiyahadi saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa itu. Namun hingga saat ini pihaknya belum mengamankan pelaku tawuran.

“Belum ada yang diamankan, masih kita lidik. Karena korban juga mengatakan tidak kenal dengan pelaku,” kata Untung.

Untung menambahkan, kondisi korban saat ini sudah membaik. Namun masih harus menjalani rawat inap di rumah sakit. (*)

Pemuda di Pemalang Bunuh Diri karena Diduga Terlalu Lama Menganggur


Pihak keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

PEMALANG – Seorang pemuda berinisial PPA asal Desa Bantarbolang Pemalang ditemukan gantung diri Rabu (5/4/2023). Pria 27 tahun itu diduga bunuh diri karena terlalu lama menganggur.

Sejumlah warga sontak heboh dengan penemuan jenazah pria tersebut yang meninggal dunia dengan cara gantung diri di kandang ayam belakang pasar tradisional.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Bantarbolang bersama TNI dan petugas medis dari Puskesmas Bantarbolang dengan sigap mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengevakuasi korban,” kata Kapolsek Bantarbolang AKP Trino Winarno mewakili Kapolres Pemalang.

Trino mengatakan, dari hasil pemeriksaan oleh tim medis, tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

“Menurut keterangan keluarga korban, diduga korban mengalami depresi karena sudah lama tidak bekerja,” kata Kapolsek Bantarbolang.

Trino mengatakan, pihak keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

“Saat ini jenazah korban sudah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata dia. (*)

KAI Sediakan Paket Mudik Penumpang Plus Motornya, Ganjar: Utamakan Keselamatan


SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau para pemudik memanfaatkan transportasi publik untuk pulang kampung saat Lebaran 1444 H mendatang. Pemudik bisa memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah, baik itu kapal atau Kereta Api (KA). Sebab tahun ini terdapat kuota untuk mengangkut barang yang bisa dimanfaatkan pemudik.

Hal itu disampaikan Ganjar saat mengecek kesiapan fasilitas pemudik di Stasiun Tawang, Rabu (5/4/2023). Didampingi perwakilan KAI Daop IV, Sujoko dan Plh Dishub Provinsi Jateng, Deta, Ganjar mengecek situasi di stasiun besar Kota Semarang itu.

Ganjar mendapat laporan bahwa ada tambahan lima rangkaian kereta yang melintas di wilayah Semarang.

“InsyaAllah sudah siap. Tapi kira-kira tiket tanggal 18 ke belakang sudah habis. Yang 18 sebelumnya tampaknya masih ada,” kata Ganjar.

Ganjar mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang berencana mudik dengan kendaraan roda dua agar memanfaatkan transportasi publik. Apalagi, pemerintah telah menyiapkan dan menambah kapasitas untuk memuat lebih banyak kendaraan pemudik.

“Alhamdulillah ini ada paket mudik, penumpang plus sepeda motornya. Itu ada tambahan 3 bagasi yang disiapkan, sehingga nanti dari kereta itu penumpang nanti pulang yang membawa motor langsung saja dipakai,” ujarnya.

Ganjar juga mendapat laporan bahwa ada tambahan lima rangkaian kereta yang melintas di wilayah Semarang.

Selain kereta api, transportasi jalur laut yang akan berangkat lewat Pelabuhan Tanjung Priok, masih tersedia.

“Yang tanggal 18 itu penumpang sekaligus juga motornya, dan itu masih ada kuota. Jadi, jika ada yang mau mudik dari Priok ke Semarang silakan mendaftar, sehingga nanti persiapannya betul-betul akan baik,” ujarnya.

Ganjar meminta agar masyarakat mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Menurutnya, mudik dengan kendaraan roda dua sangat tidak aman, apalagi untuk jarak jauh.

“Hindari menggunakan sepeda motor untuk jarak yang sangat jauh. Itu akan membahayakan diri sendiri. Ada kelelahan, muatannya juga kadang berlebihan, semuanya dibawa, sehingga itu akan membahayakan. Pakailah kendaraan yang lebih aman,” tandasnya. (*)

Ngaji Bareng Warga Binaan Lapas Tegal


Acara Syi’ar Ramadhan 1444 H. “Menjemput berkah di Bulan Ramadhan ” di lapas Kelas 2B Tegal.senin /3/4/2023.

Dina Senen Wage, tanggal 3 April 2023 utawa 12 Ramadan 1444 H, panggonane nang Lembaga Pemasyarakatan 2B Tegal, alamate nang Jalan Yos Sudarso nomor 2 Kota Tegal, ana kegiatan sing temane syi’ar Ramadan 1444 H, “Menjemput Berkah di Bulan Ramadan”. Ana pirang-pirang lomba sing ora liya tujuane gawe bungah warga sing lagi dikongkon sabar nglakoni ujian, sebab esih nglakoni keputusan hukum kanggo manggon dadi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan nang Lapas Kelas 2B Kota Tegal. Lomba-lomba mau pancen gawe sumringahe warga, kayatah lomba azan, lomba ngapalna donga karo surat Al-Qur’an sing cendek, ora ketinggalan uga lomba nganggo busana muslim/muslimah. Sing ora liya dianakna daning IPWL Yayasan Al-Malaa Getasrejo karo LP 2B Tegal. 

Mungguh keterangan saka Mas H. Junaedi, jumlah warga binaan sing ana kurang luwih 260, dadi lamon ditambah karo jumlahe tamu utawa petugas sing tekan 69, kabeh ana 329 wong sing melu ngaji bareng, sebab sawise dianakna lomba neng waktu awan tekan sore, diterusaken acara buka puasa bareng sing sadurunge diisi pengajian daning Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, K.H. Fathul Himam, S.Ag, M.Pd.I. sing teka karo kanca-kanca saka kantore yakuwe K.H. Ghomsoni Yasin, Ibu Hj. Hindun Nuuril Aimmah, Ibu Hj. Aini Zulfawati, uga Ibu Hj. Darsiti, S.Ag. uga teka karo mein sambutan Kepala Badan Narkotika Kota Tegal H. Sudirman, S.Ag, M.Si, Ketua GANAS ANNAR MUI Kota Tegal H. Atmo Tan Sidik, uga jajaran pengurus PCNU Kota Tegal.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2B Tegal, Yugo Indra Wicaksi, melu seneng sebab deweke yakin lamon saben menungsa sawise nglakoni khilaf utawa dosa, esih bisa dibina, esih bisa ditingkataken endah dadi menungsa sing luwih apik. Acara ngaji bareng—apa maning ana uga acara lomba-lomba sing gawe bungah warga binaan, kuwe salah sijine cara kanggo ngelingaken deweke kabeh supaya luwih eling maring Gusti Allah karo paham aturan urip ning masyarakat. Muga-muga, sawise pada pragat nglakoni keputusan hukum, bisa dadi menungsa sing manfaat kanggo kluwarga lan masyarakat. 

Apa maning kaya sing diaturaken daning K.H. Fathul Himam waktune ngisi ceramah, deweke uga nyritakaken sejarahe Nabi Yusuf sing tau diuji kesabarane manggon ning penjara, tapi akhire nambahi hikmah, deweke bisa dadi menungsa sing manfaat, pemimpin sing jujur, adil, malah ditingkataken dening Gusti Allah dadi nabi. Semono uga akeh contone yen wong sawise metu saka penjara, dadi wong sing apik. Ana sing dadi ulama, pejabat, pengusaha, ahli ketabiban utawa ahli pengobatan, seniman, olahragawan, sebab lamon ditliti, wong-wong mau waktune manggon ning LP, gelem tekun anggon dedonga maring Allah SWT, sregep tadarus Al-Qur’an, utamane deweke nyadari kekhilapane. 

Kaya sing wis dadi firmane Gusti Allah, nang Al-Qur’an surat Az-Zumar ayat 53, terjemahan Al-Qur’an Basa Jawane terbitan Asy-Syifa Semarang,  Dhawuha sira Muhammad: “He kawula-kawula Ingsun kang ngluwihi wates ing atase awak ira kabeh, aja nganti sira kabeh cunthel saking rahmate Allah. Satemene Allah kersa mangapura dosa-dosa ira kabeh. Satemene hiya Penjenengane kang Maha Mangapura tur Maha Welas Asih.” Semono uga neng Al-Qur’an surat Yusuf ayat 87, Gusti Allah uga ngelingaken, “Aja nganti sira kabeh pedhot ing pengarep-arep saka rahmate Gusti Allah. Sejatine ora ana kang mendhot ing pengarep-arepe saka rahmate Gusti Allah, kajaba mung kaum kang kapir.

Dadi, lamon dipikir, kaya umpamane kedadeane kupu sing apik, asale saka uler terus dadi enthung, barang dadi kupu sing apik, menungsa ora pada nyepelekna. Apa maning, mungguh critane Kang Kaji Ghomsoni Yasin, uga Ustadah Hj. Hindun, Hj. Aini, sing sering silaturahmi dong pas tugas mein maidhoh hasanah, deweke kabeh pada nyakseni yen akeh bakat-bakat sing ana ning warga binaan LP Kota Tegal, mulane pada nduwe kesimpulan saben menungsa nduweni hak kanggo ngrubah endah uripe ngambah akhir sing apik, yakuwe husnul khotimah. Mulane, Wakil Ketua GANAS ANNAR K.H. Edy Priyono, lagi tak jaluki pendapate babagan cara mbina menungsa sing lagi sajrone penjara, deweke uga mein resep perlu dipereki nganggo cara sing welas asih, cara sing hikmah aja nyepelekna yen sing diadepi kuwe pada bae menungsane. 

Lamon liya waktu manglih laku, lumantar hidayah saka Gusti Allah dadi sabar, sadar, yen wong urip ora mung nang alam dunya tok, tapi ana alam sing luwih dawa, langgeng, yakuwe alam akherat. Mulane, kanggo kabeh bae sing nglakoni khilap, maksiat, apike cepet-cepet tobat. Awake dewek melu priatin sebab jare petugas ning LP, akehe sing pada manggon kurang luwih 60%, sebab kena pasal hukum bab penyalahgunaan narkoba.  

Sawise acara lomba, sing diterusaken ngaji bareng, sembahyang magrib jamaah, terus buka puasa, kanca-kanca sing pada teka, pada nduweni ide muga-muga acara sing kaya kiye sering dianakaken sebab niyate pemrentah manggonaken sedulur-sedulur sing lagi olih keputusan hukum manggon ning LP, kuwe tujuane endah kaya sing diumpamakaken sawise dadi uler, mengkone dadi kupu sing apik. Maksude dadi menungsa sing berkah dunya tekan akherat. Mulane, apike bereng-bareng ngugemi semboyane para kyai karo ulama sing ana ning Pantura: “Ngaji nggo luruh bener, Jamaah nggo luruh pinter. Endah bener tur pinter, kudu sregep ngaji karo jamaah.”   

Atmo Tan Sidik, Penerima Penghargaan Aksi P4GN Melalui Sosialisasi dan Edukasi Narkotika dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah tanggal 27 Juni 2022.

Pastikan Lalin Hadapi Lebaran Aman, Dishub Brebes Lakukan Pengecekan Sejumlah Titik


BREBES — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Brebes jelang arus mudik lebaran2023 guna pastikan lalu lintas aman dan nyaman lakukan monitoring dan cek di beberapa titik.

Monitoring dan pengecekan dilakukan di PO Sinar Jaya yang ada di Klampok, sejumlah terminal tipe C, pengecekan Sarana dan Prasarana di tiap pos palang pintu Kereta Api dan Ram Chek armada angkutan umum.

“Menghadapi arus mudik dan balik lebaran tahun ini kita melakukan pengecekan, yang pertama adalah angkutan kendaraan umum berupa ram cek, dilanjut dengan cek pos penjagaan palang pintu rel kereta api satu persatu, kemudian Angkudes kita juga melakukan pembinaan terkait kelengkapan surat kendaraan dan cek kelaikan kendaraan,” ujar Budi Darmawan saat melakukan cek lapangan, Selasa (4/4/2023) kepada

“Kita ingin memastikan sarana dan prasarana dari personil kita siap pada saat menghadapi arus mudik maupun balik lebaran tahun ini, dan alhamdulilah dari 13 pos penjagaan palang pintu rel kereta api sarana dan prasarana baik personilnya sudah siap terutama hadapi arus mudik dan balik lebaran ini,” lanjut Budi Darmawan.

Melalui kegiatan ini Budi mengharapkan baik sarana dan prasarana serta personilnya dan pengemudi angkudes siap dan paham menghadapi arus mudik dan balik.

Budi juga menyebutkan dimana salah satu pos palang pintu yang ada di desa Dermoleng masih perlu pembenahan secara fisik, hal itu pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes telah membuat surat kepada PT KAI untuk mendapat perhatian. Maka ia menghimbau khususnya pengguna jalan yang melintas di palang pintu kereta api dermoleng untuk lebih berhati hati.

Pihaknya juga menginformasikan Pemda Brebes melalui Dinas Perhubungan menyiapkan dua armada bus untuk mudik gratis.

“Silahkan kepada masyarakat apabila berminat untuk mudik gratis bisa menghubungi petugas kami, karena ini juga merupakan program di Jawa Tengah dimana masing masing Kabupaten /Kota telah menyiapkan armada untuk mudik gratis,” bebernya.

Pasar Trayeman Kini Dikelola Pemkab Tegal


Penyerahan aset pasar Treyeman kepada pemerintah Kabupaten Tegal di ruang rapat Bupati Tegal pada Senin./3/4/2023 kemarin.

TEGAL – PT Karsa Bayu Bangun Perkasa menyerahkan aset Pasar Trayeman kepada Pemerintah Kabupaten Tegal di ruang rapat Bupati Tegal pada Senin (03/04/2023) kemarin. Aset yang diserahkan berupa 355 unit bangunan kios dengan luas bangunan 5.384,26 meter persegi.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal, Suspriyanti mengatakan, penyerahan aset ini merupakan tindak lanjut dari berakhirnya hak guna bangunan selama 25 tahun atas nama PT Karsa Bayu Bangun Perkasa. Hak tersebut akan berakhir pada 2 April 2023.

“Pasar Trayeman dibangun pada tahun 1997 dan selama 25 tahun masa beroperasinya telah memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. Pasar Trayeman memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) kurang lebih Rp 1.100.000.000,” ungkapnya, Selasa ( 4/4/2023).

Sebelum pelaksanaan penyerahan ini, lanjut Suspriyanti,  Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM sudah mengadakan sosialisasi kepada para pedagang Pasar Trayeman. “Dikelolanya Pasar Trayeman oleh Pemkab Tegal menghapus sistem sewa pada kios. Selanjutnya pedagang akan berstatus meminjam dari Pemkab,” jelas Suspriyanti.

Sementara itu, Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan, PT Karsa Bayu Bangun Perkasa yang telah menjalin kerja sama dengan Pemkab dalam pembangunan dan pengelolaan Pasar Trayeman selama 25 tahun.

“Semoga kerja sama yang sudah terbangun dapat diambil manfaat dan positifnya, terutama sebagai wujud Kabupaten Tegal ramah terhadap investasi. Kita perlu menata bangunan pasar dan lingkungan sekitarnya sebagai tanggung jawab kita. Akan kita hilangkan kesan ketidaknyamanan orang berbelanja di pasar tradisional. Satu alasan banyak orang yang memilih berbelanja di pasar modern karena bersih dan tentu ini menjadi PR kita bersama bagaimana agar pasar tradisional ini jangan ditinggalkan konsumennya,” tuturnya, (*)

Kecelakaan Karambol di Pasar Induk Brebes, 3 Mobil dan 1 Motor Ringsek


Petugas polres Brebes saat menangani kecelakaan karamboldi simpang empat pasar induk Brebes. Selasa/4/4/2023Petugas

BREBES – Kecelakaan karambol terjadi di Lampu Merah simpang empat pasar induk Brebes sebelah barat, Selasa (4/4/2023). Kecelakaan yang melibatkan 3 minibus dan satu sepeda motor tersebut sempat membuat arus lalulintas tersendat.

Pantauan langsung di lokasi kejadian menyebut, peristiwa berawal saat  APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) berwarna merah.  Saat itu, minibus Astra Daihatsu warna merah dengan nomor polisi G 8515 berhenti di posisi paling depan, disusul kendaraan minibus Toyota Avanza Veloz dengan nomor polisi B 1603 TYA. Kemudian di posisi ketiga sepeda motor Yamaha Lexi warna hitam dengan nomor polisi G 3049 ATF.

Tak lama kemudain tiba-tiba datang minibus Avanza warna hitam dengan nomor polisi R 1280 F dengan kecepatan tinggi. Karena diduga mengantuk, minibus tersebut kemudian menabrak sepeda motor dan 2 minibus tersebut.

Akibat peristiwa tersebut, sepeda motor ringsek sementara 2 mobil lainnya terdorong hingga keluar jalur. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara pengendara sepeda motor yang kendaraannya ringsek hanya mengalami luka ringan.

Diketahui, penyebab kecelakaan tersebut lantaran pengendara Avanza hitam yang dikendarai oleh Adi Muhammad (22) Santri asal Brebes mengantuk. Saat itu dirinya bersama rekan santri lainnya hendak balik ke Ponpes yang ada di Jepara.

“Awalnya ngantuk, tahu-tahu sudah terjadi tabrakan,” kata Adi.

Salah satu pengendara minubus yang kendaraannya ringsek, Panji (25) mengatakan, peristiwa berawal saat lampu berwarna merah. Baru beberapa detik tiba-tiba dirinya ditabrak dari arah belakang.

“Dari belakang ada mobil Avanza hitam, saat itu lampu berwarna merah. Tiba-tiba saya ditabrak dari arah belakang hingga mobil saya keluar jalur karena saya reflek banting stir,” kata Panji.

Sementara Dandi (24), pengendara motor asal Tegal menyatakan, saat itu dirinya berada di belakang minibus Avanza silver, tak lama datang Avanza hitam dan menabrak dirinya.

“Saya ditabrak dari belakang sama Avanza hitam hingga sepeda motor saya terjepit dengan minibus yang ada di depannya. Saat itu saya reflek loncat, beruntung hanya motor saya yang ringsek,” ungkapnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ipda Indra Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan kecelakaan tersebut. Saat ini sedang ditangani.

“Iya sudah termonitor kasus kecelakaannya, saat ini sedang kami tangani,” kata Indra Prasetyo. (*)

Belum Kantongi PBG, Proyek PT Helmindo di Brebes Akhirnya Ditindak Tegas


BREBES – Aktivitas proyek gudang PT Helmindo Utama yang berdiri di jalan pantura desa Grinting Bulakamba Brebes akhirnya dihentikan sementara. Hal itu menyusul ramainya pemberitaan terkait PT Helmindo yang memproduksi helm belum memiliki kelengkapan perijinan PBG, Andalalin dan Persetujuan Lingkungan.

Usai diketahui belum memiliki kelengkapan perijinan, Dinas terkait pada Jum’at 31 Maret 2023 akhirnya memanggil manager PT. Helmindo untuk diminta berhenti sementara.

Pertemuan yang di hadiri dari Kepala DPMPTSP, DLHPS, Kasatpol PP dan diikuti manager PT Helmindo sepakat meminta pemberhentian sementara aktivitas pembangunan gudang.

Kepala DPMPTSP Brebes, Tety Yuliana mengatakan, pihak Pemda Brebes mengintruksikan kepada PT Helmindo Utama untuk memberhentikan sementara sampai Perijinan dilalui.

“Dan hari ini Senin (3/4), kami sudah cek lokasi dan terpantau aktivitas sudah berhenti,” terang Tety.

Kasatpol PP Brebes, Supriyadi menyebut, sesui dengan SOP Permendagri 54 tahun 2011 kami masih menghimbau untuk menutup aktivitas pekerjaan.

” Kemarin pada hari Jum’at DPMPTSP, DLHPS dan Satpol PP telah memanggil managemen PT Helmindo untuk segera menghentikan pekerjaan, dan kami sudah memberikan surat pemberitahuan agar kegiatan proyek dihentikan, kalau membandel akan kami tutup paksa sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Supriyadi.

Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes, melalui Reza Prisman menyebut terkait ijin Andalalin pihak Dishub belum pernah menerima tembusan.

Terkait pencopotan guardril di depan PT Helmindo, Bina Marga Provinsi Jateng, melalui Deni Apriliano secara tertulis menyampaikan, pihaknya mengaku belum pernah menerima permohonan pencopotan Guardril dari PT Helmindo Utama.

Dihubungi terpisah, Dede, mandor proyek menuturkan aktivitas pekerjaan sudah berhenti sejak awal April 2023.

“Iyah aktivitas pekerjaan sudah berhenti sejak tanggal 1 kemarin, kami tidak tahu apakah diberhentikan sementara atau selamanya,” tutur Dede saat dihubungi.

Sementara Trisnori dari Perkumpulan Bregas Kabupaten Brebes yang menyikapi proyek tersebut mengatakan ia sangat mendukung investasi, terutama para investor yang masuk ke Brebes, tapi mendukung bukan berarti harus tutup mata terhadap pelanggaran-pelanggaran Perda di wilayah kabupaten Brebes.

” Ketika saya mempersoalkan para investor yang membangun di Brebes tapi belum mengurus perijinan, itu suatu bentuk kepedulian saya terhadap tanah kelahiran saya. Apalagi untuk PT Helmindo Utama sudah berjalan pembangunan semenjak setahun yang lalu, kok sampai bangunan 50% belum diurus perijinannya,” pungkasnya.[*]

Pemprov Jateng Buka Posko Aduan dan Konsultasi THR Keagamaan 2023


SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka posko aduan dan konsultasi Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2023. Posko aduan dan konsultasi ini aktif mulai 3 April hingga 13 Mei 2023. Pada hari pertama, ada empat admin yang melayani konsultasi via call center.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng Sakina Rosellasari mengatakan, layanan Posko THR dapat dijangkau melalui berbagai media.  Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi, bisa menghubungi 081222249500 via pesan singkat atau telepon. Sedangkan untuk layanan aduan bisa menghubungi 081328451596 atau bisa datang ke kantor Disnaker provinsi, kabupaten/kota, atau bisa juga via kanal LaporGub.

Ia mengatakan, Posko THR dibentuk sesuai arahan Kementerian Tenaga Kerja, berdasar Surat Edaran (SE) Nomor M/2/HK.04.00/III/2023. Sakina menjelaskan, tidak dibenarkan mencicil hak atau THR pekerja.

“Di ketentuan SE 2023 tidak ada yang namanya dicicil. Baik Pekerja Waktu Tertentu atau Waktu Tidak Tertentu itu diberikan. Batasannya paling tidak tujuh hari sebelum hari raya. Kalau kita lebaran tanggal 22 April, maka tanggal 15 April, semua pekerja wajib sudah diberikan THR,” ujarnya, Senin (3/4/2023), di Kantor Disnakertrans Jateng Jalan Pahlawan 16 Semarang.

Sakina menjelaskan, berdasar peraturan pekerja yang minimal bekerja satu bulan terus menerus, tetapi kurang dari 12 bulan berhak mendapat THR proporsional. Adapun perhitungannya adalah masa kerja dibagi 12 dikalikan satu bulan upah.

Sedangkan, mereka yang bekerja 12 bulan secara terus menerus, diberikan THR sebesar satu bulan upah.  Sakina mengatakan, ada sanksi menanti jika pengusaha tidak memberikan hak pekerja sesuai peraturan. Artinya, jika melebihi tanggal 15 April pengusaha tidak memberikan hak pekerja, Disnakertrans Jateng akan menurunkan Tim Pengawas Ketenagakerjaan, yang tersebar di enam Satuan Pengawas Ketenagakerjaan.

Data Disnakertrans Jateng, pada 2022 ada 211 aduan yang masuk ke Posko THR. Dari jumlah tersebut, telah diselesaikan dengan rincian, sebanyak 113 aduan perusahaan kemudian membayarkan THR, sebanyak 6 aduan dicabut, sebanyak 76 perusahaan dijatuhi nota pemeriksaan. Adapula 4 aduan yang tidak jelas alamat perusahaan dan 23 lainnya pengadu tidak berhak atas THR.

“Hingga tanggal 3 April, sudah ada 4 pekerja yang sifatnya berkonsultasi. Adapula yang kami mitigasi karena ada kemungkinan THR mau dicicil, maturnuwun para pekerja, yang sudah memberikan informasi. Ini bagian dari tugas kami untuk mitigasi dan turun ke lapangan bersama pengawas tenaga kerja,” sebutnya.

Ia berharap, setiap pemberi kerja membayarkan hak pekerja sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan. Informasi sementara, beberapa perusahaan di Jawa Tengah bahkan akan membayarkan THR pada awal April.

“Harapannya semua pekerja THR dibayarkan selambatnya 7 hari sebelum Idul Fitri agar semua happy,” pungkas Sakina. (*)

Sungai Cisanggarung Meluap, Rendam Permukiman Warga di Losari, Brebes


Warga masih bertahan di rumah masing-masing. 

Banjir akibat luapan sungai Cisanggarung merendam ratusan rumah warga di Losari kabupaten Brebes Senin /3/4/2023/doc.polsek.losari .

BREBES – Banjir akibat luapan Sungai Cisanggarung merendam permukiman warga di beberapa desa. Di antaranya, Desa Pekauman, Desa Randusari dan Desa Losari Kidul Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Senin (3/4/2023).

Selain permukiman, air luapan sungai mulai memendam jalan hingga persawahan sekitar pukul 05.00 WIB.

“Untuk daerah yang tergenang air di Desa Pekauman RT 06/RW 05, dengan ketinggian air 60 sentimeter. Dan juga, daerah terdampak di Desa Randusari dan Desa Losari Kidul,” kata Kapolsek Losari AKP Pardi.

Namun demikian, lanjut dia, masyarakat belum ada yang mengungsi dan masih bertahan di rumah masing-masing.

“Sampai dengan saat ini Anggota Polsek Losari bersama Koramil Losari, Kecamatan Losari dan dibantu Anggota Polres Brebes dan BPBD Brebes telah berada di lokasi terjadinya banjir untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.[*]