Category Archives: Post

Pemkab Brebes Fasilitasi Nikah Gratis Lima Pasangan Pengantin


Pemkab Fasilitasi Nikah Gratis Lima Pengantin

BREBES – brdnusantara.news.blog – Sebanyak lima pasang calon pengantin dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Brebes mengikuti nikah massal yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes. Nikah masal ini dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Nikah Mal Pelayanan Publik (MPP) Brebes, Kamis (15/8/2024).

Lima pasangan nikah massal tersebut, mendapatkan fasilitas nikah gratis. Mulai dari penghulu, hingga pencatatan administrasi resmi dan buku nikah. Turut menyaksikan Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Asisten Sekda, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Sosial, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Brebes, TP PKK, serta para tamu undangan lainnya.

Kelima pasangan pengantin tersebut berasal dari dua pasangan dari Kecamatan Wanasari dan tiga pasangan dari Kecamatan Brebes. Pernikahan ini berlangsun seru diwarnai dengan suasana kegembiraan karena dihadiri setidanya dari 10 keluarga besar mereka.

Satu persatu pasangan nikah rela antri untuk melangsungkan akad di Balai Nikah Gedung MPP. Usai akad, lima pasangan pengantin nikah langsung mendapatkan dokumen administrasi kependudukan berupa KK dan KTP dengan status baru.

Tidak hanya itu, mereka juga mendapat voucher untuk menginap selama dua hari di hotel bintang tiga yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Brebes. Sejumlah bingkisan dari Pemkab Brebes juga diberikan kepada lima pasangan pengantin nikah gratis tersebut.

Sekda Brebes Djoko Gunawan mengatakan, lima pasangan pengantin ini menikah secara gratis di MPP Brebes. Selain menikah secara gratis, usai menikah para pasangan pengantin itu langsung menerima dokumen kependudukan dengan status yang baru.

“Para pengantin ini menikah semuanya gratis di MPP.  Kami membantu para pengantin yang kebetulan secara ekonomi memang perlu kita bantu. Kami juga berkoordinasi dengan vendor-vendor untuk membantu mereka,” ungkap Djoko.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Brebes Tety Yuliana mengatakan, kegiatan nikah massal gratis ini merupakan upaya untuk membantu masyarakat. Khususnya yang kurang mampu agar bisa mewujudkan impian untuk menikah secara sah dan terdaftar di pemerintah. Ia mengatakan, keberadaan balai nikah juga menjadi inovasi di MPP Brebes.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para pengantin dapat memulai kehidupan baru dengan lebih baik dan lebih terarah. Acara ini juga wujud nyata dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” ungkap Tety.

Dia juga mengapresiasi dukungan Alfamart yang telah memberikan hampers kepada para pasangan pengantin.

“Kolaborasi dengan pihak swasta seperti Alfamart sangat membantu dalam menyukseskan acara ini. Kami berharap kerja sama semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ujarnya.

Branch Manager Alfamart Cabang Tegal, Andy Prastijono mengungkapkan kebanggaannya bisa berpartisipasi dalam acara mulia yaitu nikah massal. Pemberian hampers tersebut adalah bentuk nyata dukungan Alfamart, isinya kebutuhan sehari-hari seperti sembako dan kebutuhan harian lainya. Ia sangat mengapresiasi kerja sama baik yang sudah terjalin antara Alfamart dan Pemkab Brebes.

“Kami di Alfamart merasa sangat terhormat bisa berkontribusi dalam acara nikah massal gratis yang diselenggarakan oleh Pemkab Brebes. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat positif melalui program Corporate Social Responsibility (CSR),” ujarnya.

Terpisah, pasangan pengantin, Makmuri (56) dan Itawati (40), mengaku terbantu melangsungkan akad nikah di MPP. Makmuri mengaku sudah dua kali menikah, sedangkan isterinya Itawati sudah empat kali menikah. Dirinya berharap Itawati menjadi pasangan terakhir untuknya.

“Saya sangat terbantu dengan adanya acara seperti ini. Semuanya gratis tanpa ada biaya,” ungkap dengan senyum simpul.

Bahkan, dirinya juga tidak menyangka kalau usai melangsungkan pernikahan dirinya beserta istri bisa mendapatkan voucher gratis menginap selama dua hari di hotel bintang tiga yang ada di perkotaan Brebes. Ia juga mengaku senang mendapatkan berbagai bingkisan.

“Bisa menginap gratis juga di hotel selama dua hari,” tuturnya sembari tertawa kecil.

Sahirin  Suedi Manager  Waterpark  Gerbang Mas  Bahari Kota Tegal, bersyukur tiap hari ada pengunjung karena satu-satunya Waterpark yang ada ombak  cuman ini


Sahirin  Suedi Manager  Waterpark  Gerbang Mas  Bahari Kota Tegal,

TEGAL – brdnusantara.news.blog – Manager Waterpark Gerbang Mas Bahari Kota Tegal sudah lebih dari setahun menjabat menjadi manajer, Alhamdulillah semenjaknya menjabat setiap hari pengunjung ada saja yang masuk  , baik dari kalangan pelajar dan umum , terlebih di Jawa Tengah satu-satunya Waterpark yang ada ombak banyunya.

Sahirin Edi menjelaskan bahwa  selain hobi pemilik adalah renang , lagipula renang, didukung oleh oleh ulama dan masyarakat, dalam Al-quran Hadis disebutkan olahraga terbaik adalah renang , selain itu memanah dan berkuda.

Objek wisata.Gerbang Mas  Waterpark hari ini di sini ada enam kelebihan , hanya dengan membayar Rp 25.000 saya bisa menikmati 6 fasilitas diantaranya,  untuk anak-anak, fasilitas umum berupa masjid, mushola, gurita ,fasilitas Junior dan Olympic.

Terlebih-lebih dari 25 orang akan mendapatkan diskon sebanyak 20% pihak pengelola Gerbang Mas Waterpark, tegasnya.

Untuk siswa-siswi kota Tegal sudah dipastikan berlangganan di Waterpark Bahari Kota Tegal ini, ujarnya.

Berikut suasana indah, Ramah, serta aman, nyaman yang  ada di Waterpark Gerbang mas k Bahari, saat diwawancarai jumat 24 Mei 2024.[ tgh ]

Bersyukur, Brebes Tahun ini Kembali Meraih WTP


Wow, Kali Kelima Brebes Raih WTP

BREBES – brdnusantara.news.blog – Pemerintah Kabupaten Brebes kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2023 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Perolehan prestasi ini diraih Brebes kali ke-5 berturut turut semenjak tahun 2019.

“Saya merasa bersyukur tahun ini Brebes kembali meraih WTP, ini berkat kerja keras seluruh rekan OPD Brebes dalam menata laporan keuangan dengan baik,” ucap Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar SH MHum usai menerima penghargaan WTP di Kantor BPK RI Jateng, Semarang, Rabu (22/5/2024) sore.

Kata Iwan, meski kembali dapat WTP, evaluasi serta koreksi terhadap indikasi temuan harus tetap diperhatikan. Mengingat ini berhubungan dengan kinerja pemerintah, karena pemerintah harus bersih dan baik. Opini WTP ini menyadarkan semua pihak bahwa apa yang dikerjakan ada pertanggungjawabannya, memang tidak mudah, maka harus bersama dipertahankan jangan sampai kendor.

Iwan menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu di tingkatkan untuk ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Brebes yakni tentang Pajak, BPJS Kesehatan dan Dana Desa. Tiga hal ini, dalam waktu 60 hari ke depan Iwan berjanji akan menindaklanjuti dan menyelesaikannya.

Wakil Ketua DPRD Brebes Wurja turut gembira dan bersyukur bahwa Kabupaten Brebes bisa mempertahankan opini WTP hingga lima kali. Pihaknya akan terus mendorong Pemkab Brebes dalam capaian prestasi tersebut. Sehingga masyarakat Kabupaten Brebes bisa merasakan manfaat dari hasil-hasil pembangunan Kabupaten Brebes sehingga masyarakat makin sejahtera.

Menurutnya, raihan predikat WTP ini tidak mungkin didapat tanpa kritik dan evaluasi dari semua pihak. Karena itu, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada semua elemen yang terus menyempurnakan.

“Raihan predikat WTP ini tidak lain untuk meningkatkan pelayanan di Kabupaten Brebes,” jelasnya.

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah Hari Wiwoho mengucapkan selamat kepada seluruh bupati/walikota yang menerima predikat WTP. Hari meminta agar pemerintah kabupaten/kota terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pembangunan.

“Selamat kepada semua penerima LHP atas  LKPD Tahun 2023 dengan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian,” tuturnya.

Hasil pemeriksaan yang telah disampaikan, kata Hari, bisa memberi dorongan dan motivasi untuk terus memperbaiki pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, dan serta berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.

“Tak hanya itu, penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah juga harus berbasis elektronik,” tandasnya.

Selain Pemerintah Kabupaten Brebes, ada 16 daerah lain yang menerima Opini WTP. Diantarsnya adalah adalah Kabupaten Semarang, Kudus, Pati, Rembang, Grobogan, Klaten, Sukoharjo, Magelang, Kebumen, Cilacap, Pekalongan, Pemalang, Batang, Kota Surakarta dan Kota Pekalongan.

Turut hadir pada pemberian penghargaan, Kepala DPKAD Edy Kusmartono, Inspekstur Nur Ary dan Wakil Ketua DPRD Brebes Wurja dan Sekretaris Dewan Komar.

Ketua DPC Kabupaten Brebes berharap api obor Mrapen Menyala berarti PDIP berjaya di wilayah pantura


Ketua DPC PDIP Kabupaten Brebes Indra Kusuma S.Sos

BREBES – brdnusantara.news.blog – 25 orang yang dari berbagai daerah seperti Yogyakarta Semarang Grobogan dan beberapa tempat di Jawa Tengah melakukan lari membawa obor dari Merapen ke hingga Ancol Jakarta.

Salah pelari di konfirmasi yakni ada salah satu pelari yang berasal dari Jogjakarta mengatakan dengan bahwa ia sehari-hari mengkonsumsi makanan yang sehat, dan juga vitamin yang memadai, serta Tidur yang cukup.

Lari menggunakan sitem estafet di mana Setiap orang wajib berlari minimal 2 Km hingga 20 km,  membawa obor api dari Mrapen, dengan harapan sampai ke tujuan sepanjang 560 kilometer.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Brebes Indra Kusuma S.Sos , mengatakan bahwa dengan api braven sampai sepanjang Baturaja dari Merapi sampai ke Ancol Jakarta diharapkan agar api ini seperti semangat yang berkobar agar PDB Selalu Jaya di Pantura, jelasnya.[ tgh ]

Calon G2 Dari LSM Harimau Kembalikan Berkas


BREBES – brdnusantara.news.blog – Purwanto sekretaris desk Pilkada PKB Partai Kebaktian Bangsa Dewan Pimpinan Cabang Partai Kabupaten Brebes mengatakan bahwa satu-satunya yang baru pertama kali mengembalikan formulir G 2 adalah Willy Raymond.

Lebih lanjut dikatakan Purwanto bahwa Willy Raymon sudah mendatangkan dan kali ini yang memberikan dengan pengiring lumayan banyak adalah Willy Raymond , rencana akan ada lagi 1800 orang mengirimkan pengembalian G 2 , dan yang paling bisa masuk ke atas hanya maksimal 10 orang.

Dikatakan Willy Raymon bawa pengembalian kali ini sebagai wujud bahwasanya masyarakat bisa belajar berpolitik dan jangan menjadi buta politik, jelasmya.

Willy Raymond diantar oleh ratusan pendukung dari ibu-ibu dan LSM Harimau baik dari Brebes dan kota Tegal.

Ia juga berpesan pada milenial muda agar jangan buta politik karena menurutnya buta yang paling tidak berharga adalah buta Politik Politik, kalau dengan politik bisa mempengaruhi seluruh bisa mempengaruhi sendi-sendi kehidupan baik ekonomi budaya sosial pendidikan dan lain-lainnya.[ tgh ]

Mts NU 1″, Brebes Mengatakan Tidak Membayar, Bagi Yang Tidak Ikut Tour.


Mts NU 1″, Brebes

BREBES – brdnusantara.news.blog – Rencana 11 Juli sampai sana dari sini tanggal 10 dari Brebes dan 12 sudah di sini lagi , Demak ke desa kadilangu tempat Sunan Kalijaga kemudian ke Surabaya ke Sunan Ampel, terus ke objek wisata di Malang Masjid Tiban, Jatim Jatim Park 2 Park 2 .

Kesemuanya adalah dua tempat makam, yakni yakni di Demak dan Surabaya, dan satu tempat umum yaitu berupa masjid, jelas kepala sekolah MTs Ma’arif NU 1 Brebes.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah Abdul Mufti kepala sekolah MTs Ma’arif NU 1 Brebes pada hari Jumat tanggal 17 Mei 2024 tahun kemarin ada dua anak yatim piatu, yang diberangkatkan secara gratis oleh pihak sekolah

Jumlah yang berangkat adalah 178 orang terdiri dari tidak semua orang bakat tapi terdiri dari guru dan siswa yang tidak mengikuti tidak membayar sesuai dengan surat pernyataan ikut dan tidak ikut.

Lebih lanjut dikatakan Abdul Mufti mana surat pernyataan itu menyatakan diri ikut dan tidak ikut study tour jadi tidak ada masalah dan tidak ada kewajiban untuk membayar sedikitpun yang tidak mengikuti study tour jelasnya.[ tgh ]

DI TEMUKAN MAYAT BAYI DI TEPI SUNGAI DI DESA PAKIJANGAN BREBES


BREBES DI TEMUKAN OROK DI TEPI SUNGAI DI DESA PAKIJANGAN DALAM KEADAAN SUDAH MEMBUSUK.

BREBES,- bednusantara.news.blog – Penemuan sesosok mayat orok jenis kelamin laki laki, yang sudah membusuk diduga di sengaja dibuang di tepi sungai dan diperkirakan umur bayi tersebut baru berusia empat (4) hari, tempat lokasi kejadian ditepi sungai di desa Pakijangan. Kecamatan Bulakamba. Kabupaten Brebes.
Pukul 16’30.WIB. pada hari Rabu ( 15/05/2024)

Bemula dari dua orang warga yang bernama Sugeng dan Fauzi yang sedang mencari burung di sekitar sungai Pakijangan.
Saat melewati tepi sungai Sugeng mencium bau busuk yang menyengat dan melihat mayat bayi tersebut dalam keadaan meninggal dunia, dengan kondisi yang sangat mengenaskan perutnya sampai terburai.
Dan diperkirakan panjang badan bayi mencapai 49cm.

Atas kejadian tersebut, akhirnya saudara Sugeng melaporkan ke Kantor kpolisi (Polsek Bulakamba ) dan sesaat kemudian Kapolsek AKP Ibnu bersama anggota dan
Unit Inafis Sat Reskrim Polres Brebes datang ke TKP dan mencari keterangan dari para saksi.
Lalu mayat bayi tersebut di evakuasi oleh tim inafis ke Rumah Sakit RSUD Brebes guna untuk penyelidikan lebih lanjut,-Red.

Narasumber Masyarakat

Paman Korban Pembunuhan Oleh Geng Motor Di Kabupaten Tegal, Minta Pelaku Dihukum Berat


Mustofa Paman Korban Penbunuhan Oleh Geng Motor

𝙺𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝙺𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝙿𝚎𝚖𝚋𝚞𝚗𝚞𝚑𝚊𝚗 𝙾𝚕𝚎𝚑 𝙶𝚎𝚗𝚐 𝙼𝚘𝚝𝚘𝚛 , 𝙼𝚒𝚗𝚝𝚊 𝙿𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞 𝙳𝚒𝚑𝚞𝚔𝚞𝚖 𝙱𝚎𝚛𝚊𝚝

Kabupaten TEGAL – brdnusantara.news.blog – Muhammad Fadil  Pratama16 tahun warga desa cangkring Kidul Kecamatan Talang Kabupaten Tegal, H plus 2 Romadhon yakni 12 maret 2024 sekitar pukul 23.40 , hari Rabu bersama teman sekolahnya mengalami pembacokan yang diduga pelakunya adalah geng motor seumuran 16 tahun dan sebagian besar masih duduk di bangku sekolah.

Korban yang juga masih duduk di bangku sekolah SMPN 3 Talang kelas 3 mengalami pembacokan selasa malam rabu , ketika korban keluar dari rumahnya Desa Cangkring menuju Desa Pagongan namun di tengah jalan iya berpapasan dengan puluhan orang yang mengendarai motor membawa senjata tajam, Fadil dan temannya yang dibonceng dikejar hingga pembonceng jatuh tangannya mengalami patah dan kepalanya dibacok, 

Mustofa 47 tahun warga desa Dampyak Lor , Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal yang tidak lain adalah Paman dari korban yang meninggal dunia akibat pembacokan oleh geng motor .

Lebih lanjut kronologis kejadian di diceritakan paman korban,  ” Tidak puas sampai disitu saja, Para pelaku mengejar Fadil yang mengendarai motor, masuk ke desa kademangaran,  di situ di sekitar bakaran bata korban dibacok dari kepala belakang kepala bagian atas hingga bagian badannya babak belur lebam.

Sayangnya Korban yang sudah mengalami luka parah dan banyak mengeluarkan darah , rabu jam 2 dinihari ditemukan warga dan dikira sudah meninggal dunia karena luka parah dan tidak bergerak ditutupi daun pisang “, jelasnya .

Setelah selang 2 jam sekitar pukul 04.00 pagi korban dilihat sudah bergerak dan akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Kardinah untuk dilakukan pengobatan serta, melaporkan kejadian ini ke Kepolisian.

Selang 2 hari dirawat di IGD rumah sakit,  setelah operasi korban belum siuman, korban akhirnya meninggal dunia di Rumah sakit Kardinah Tegal ,𝚓𝚞𝚖𝚊𝚝 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 22.00 14 april 2024 .

Paman korban juga berharap agar para pelaku bisa dihukum seberat-beratnya, agar ada efek Jera bukan hanya kepada para pelaku , juga ada efek bagi pgeng motor lainnya, atau orang-orang yang mau  berbuat semacam itu juga tidak berani untuk melakukan perbuatan keji,  semacam ini, harapnya.

Menganggapi fenomena ini Ketua 𝙳𝙿𝙿 LSM 𝙶𝚊𝚛𝚞𝚍𝚊 𝚂𝚊𝚔𝚝𝚒 Eko SP, ‘ kekerasan geng motor yang berujung pembunuhan dapat dihukum 𝚖𝚊𝚝𝚒 ” , 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚜𝚗𝚢𝚊 .

“Kalau ada perencanaan bisa dikenakan KUHP Pasal 340 perencaan atau KUHP Pasal 338,”

𝙿𝚊𝚜𝚊𝚕 338 𝙺𝚄𝙷𝙿 barang siapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain, karena bersalah telah melakukan pembunuhan dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. Sedangkan Pasal 340 KUHP berbunyi, barangsiapa dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dihukum karena pembunuhan direncanakan, dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun.[ TGH/Adi ]

Ditelepon Menteri PMK Muhadjir, Wali Kota Dedy Yon Daftarkan Rani ke SMP 17 Tegal


Wali Kota Tegal Dedy Yon didampingi Pj Sekda drg Agus Dwi Sulistyantono mengantar Anisa Maharani (14) anak putus sekolah mendaftar di SMP 17 Tegal, Senin (29/5/2023).

TEGAL – Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mendaftarkan Anisa Maharani (14) ke SMP 17 Kota Tegal, Senin (29/5/2023). Hal itu dilakukan setelah Dedy Yon menerima telepon langsung dari Menteri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Sebelumnya, Anisa terpaksa putus sekolah karena harus menjaga adiknya Cintya Rizki Azalia (3) yang sakit gizi buruk dan stunting. Selain itu, Rani, sapaan Anisa, juga mengaku  tak memiliki ongkos pulang-pergi dari rumah kontrakan di Kalinyamat Kulon, Kota Tegal ke SMPN 1 Wanasari.

Wali Kota Dedy datang ke SMP 17 bersama Pj Sekda drg. Agus Dwi Sulistyantono, didampingi Camat Margadana Ari Budi Wibowo, Kepala Disdikbud Ismail Fahmi, dan jajarannya.

Dedy berharap agar Rani bisa kembali bersekolah. Apalagi keadaan yang sulit mendesak Rani putus sekolah. Padahal, Rani masih wajib belajar.

“Rani membantu orangtua untuk nungguin adiknya, dan bantu ekonomi keluarga mengamen keliling di desa, diharapkan bisa kembali sekolah. Dan, barusan Menko PMK, Pak Muhadjir telepon agar Rani segera sekolah dan bisa diterima sebagai warga Kota Tegal,” kata Dedy.

Selain agar bisa kembali sekolah, pihaknya juga menyiapkan rumah susun sederhana agar bisa dihuni Rani berserta kedua orangtua dan adiknya. Keluarga tak mampu itu saat ini masih mengontrak sebuah rumah petak di Kelurahan Kalinyamat Kulon, Margadana.

“Untuk kependudukan segera kita urus.  Sudah saya perintahkan Disdukcapil dan Pak Camat agar bisa ber-KTP Kota Tegal.  Termasuk jika berkenan kita siapkan rumah susun,” ucap Dedy.

Terkait kondisi adik Rani yaitu Cintya Rizki Azalia yang sedang sakit, pihaknya juga memberikan perhatian untuk pemulihan kesehatannya.

“Cintya kini dirujuk di RSUD Kardinah Kota Tegal,  dan sudah membaik kondisi kesehatannya. Kita bantu pemulihan sampai sembuh,” kata Dedy.

Rani mengaku senang bisa kembali melanjutkan pendidikan di bangku sekolah menengah pertama. “Alhamdulillah senang. Terima kasih Pak Wali Kota,” ucap Rani.

Kepala Disdikbud Kota Tegal Ismail Fahmi mengatakan nanti ketika diterima di SMP 17 harus mengulang kelas 7 di tahun ajaran baru. Karena di SMP sebelumnya dianggap tidak naik kelas.

“Insya Allah nanti ketika berkas pendaftaran dicek sudah lengkap nanti diterima. Karena lokasinya dekat bisa ditempuh jalan kaki mudah-mudahan tetap semangat untuk kembali sekolah,” kata Fahmi.

Seperti diketahui, Anisa Maharani, terpaksa putus sekolah setelah diminta pihak sekolah SMPN 1 Wanasari mengundurkan diri lantaran jarang masuk kelas. Anisa atau Rani, awalnya mengaku jarang berangkat sekolah lantaran menjaga adiknya, Cintya Rizki Azalia (3), yang mengalami gizi buruk.

Rani juga mengaku tak memiliki uang untuk transportasi dari rumah kontrakannya di Kota Tegal, menuju SMP 1 Wanasari Kabupaten Brebes. Untuk membantu ekonomi keluarga Rani bahkan harus ikut ayahnya mengamen keliling kampung.

Ayah Rani, Isfandi bekerja sebagai Satpam di salah satu dealer di Kota Tegal. Terapi pengobatan Cintya yang membutuhkan biaya besar membuat keluarga itu harus hidup serba kekurangan. (*)

Mobil Dinas Sekretaris DPMPTSP Brebes Kecelakaan, Usai Hadiri TMMD


BREBES- Kecelakaan melibatkan mobil dinas Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Brebes, di jalan raya Kecamatan Tonjong, tepatnya di depan SPBU Kutamendala, Rabu (10/05/23) sekitar pukul 11.00 WIB.

Dimana mobil dinas tersebut, dalam perjalanan pulang setelah menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu.

Mobil dinas dengan nomor plat merah G 1120 XG, dikemudikan oleh sopirnya dan membawa Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Brebes, Susilo.

Informaai yang diperoleh, kejadian bermula saat mobil tersebut diduga keluar dari SPBU dan tertabrak di bagian samping oleh mobil lainnya yang tengah melaju.

Petugas kepolisian nampak segera ke tempat kejadian untuk memberikan pertolongan dan mengatur lalu lintas yang terganggu akibat kecelakaan tersebut.

Korban dievakuasi dengan cepat dan dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Dalam insiden ini, Sekdin Susilo yang mengalami luka-luka dan informasi saat ini sudah dirawat di RSUD Brebes.

Sekda Kabupaten Brebes Djoko Gunawan membenarkan kejadian tersebut, dan berharap segera dilakukan penangan maksimal dan korban cepat sembuh.

“Nggih mas semoga segera mendapatkan penanganan yang maksimal dan segera sehat serta pulih kembali,” katanya saat dihubungi lewat pesan Whatsapp.

Korban dievakuasi dengan cepat dan dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Dalam insiden ini, Sekdin Susilo yang mengalami luka-luka dan informasi saat ini sudah dirawat di RSUD Brebes.

Sekda Kabupaten Brebes Djoko Gunawan membenarkan kejadian tersebut, dan berharap segera dilakukan penangan maksimal dan korban cepat sembuh.

“Nggih mas semoga segera mendapatkan penanganan yang maksimal dan segera sehat serta pulih kembali,” katanya saat dihubungi lewat pesan Whatsapp.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian soal kasus kecelakaan yang melibatkan mobil berplat merah tersebut.***

Video amatir

Dari Hasil Pembelian Online, Satpol PP Brebes dan Bea Cukai Sita Ribuan Bungkus Rokok ilegal


Petugas gabungan Satpol PP Brebes dan Bea Cukai Tegal berhasil menyita 1200 bungkus rokok Ilegal.

BREBES-Sebanyak 120 slop atau 1.200 bungkus rokok ilegal, berhasil disita tim gabungan Satpol PP Kabupaten Brebes dan tim Bea Cukai Tegal, di sebuah rumah warga yang ada di Desa Cipelem Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (08/05/23) siang.

Dalam razia yang digelar, petugas Satpol PP Brebes dipimpin langsung Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Brebes Supriyadi, dan Kasi Penegak Perda Satpol PP Brebes, Prasidha Kurniawan, berhasil menyita dari rumah warga, setelah petugas mengendus maraknya penjualan rokok tanpa pita cukai di wilayah Kecamatan Bulakamba.

Alhasil, dari razia tersebut petugas gabungan menemukan barang bukti rokok ilegal siap edar. Termasuk petugas mengamankan seorang warga yang pengakuannya, bahwa ribuan bungkus rokok ilegal, dibeli melalui online.

“Hasil klarifikasi yang bersangkutan mengaku bahwa setiap satu slop rokok, memperoleh keunggulan hingga Rp. 25 ribu,” kata Supriyadi.

Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Brebes Supriyadi menjelaskan, terungkapnya jaringan penjual rokok tanpa cukai legal merupakan hasil kerjasama dengan Bea Cukai Tegal. Fokusnya, melakukan razia dan sweeping penjual rokok polos (tanpa pita cukai-red) di Kabupaten Brebes. 120 slop rokok polos, baru diamankan dari satu supplier.

“Penyitaan 1200 bungkus rokok tanpa pita cukai, kami amankan dari satu warga di Desa Cipelem. Menjadi bukti, banyak penjual rokok yang belum memahami perbedaan rokok berpita cukai legal dan polosan,”ungkapnya kepada awak media.

Dengan hasil penyitaan tersebut, kata Supriyadi, proses lebih lanjut akan dilakukan Bea Cukai Tegal. Sebab, semua mekanisme pemeriksaan dan penyidikan menjadi kewenangan Bea Cukai. Termasuk, penetapan pasal pidananya yang tertuang dalam UU 39 Tahun 2007 tentang cukai rokok.

“Yang jelas, semua barang bukti rokok polos disita. Kemudian, suppliernya menjalani proses lebih lanjut di Kantor Bea Cukai Tegal,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Pemeriksa Kantor Bea Cukai Tegal Garry Perdana menambahkan, berdasarkan hasil razia dan temuan ratusan rokok tanpa pita cukai tersebut. Pihaknya mengaku, akan mengembangkan pemeriksaan secara detail terkait semua bentuk pelanggarannya. Sebab, dari barang bukti rokok yang disita akan dicek keaslian Lita cukainya apakah asli atau palsu.

“Jika terbukti ada pelanggaran pita cukai rokok ilegal, maka berujung pada tindak pidana,” pungkasnya.***

5 Orang Luka-luka , Tabrakan di simpang tiga jalingkut Brebes


Kecelakaan melibatkan truk tronton dan elf di simpang tiga Jalingkut Brebes.

BREBES- Kecelakaan antara Truk Tronton B-9008-QK dengan sebuah mini bus jenis elf R-7076-D yang syarat penumpang, terjadi di simpang tiga Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Minggu (07/05/23) siang.

Akibat insiden itu, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Korban luka-luka tersebut paling banyak berasal dari penumpang elf. Sedangkan dari truk tronton korban luka dialami sopir.

Lima korban luka tersebut yakni, Suhartini (65) penumpang elf asal Tambak Banyumas. Kemudian, Tajem (63), Rehan (13) dan Sugiarto (54) ketiganya adalah penumpang elf asal Susukan Banjarnegara. Selanjutnya, Solihin (56) sopir truk tronton asal Banyuputih Batang.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00. Bermula saat truk tronton melaju dari arah utara, sedangkan elf melaju dari arah timur.

Sesampai di simpang tiga Jalingkut Klampok, ada salah satu kendaraan diduga menerobos lampu traffic light yang ada.

Akibatnya, kecelakaan tidak bisa dihindari. Bahkan, elf terguling akibat benturan keras tersebut.

“Kejadiannya sekitar pukul 11.00. Diduga kedua mobil menyerobot lampu merah,” tutur Udin (24), salah satu warga di lokasi kejadian.

Terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polres Brebes, Ipda Indra Prasetyo saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

Selain melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, pihaknya juga telah mengevakuasi semua korban luka ke RS Bhakti Asih. Sedangkan kedua kendaraan juga sudah di evakuasi.

“Kasus ini masih kami dalam penyeledikan,” pungkasnya.[*]

Pengakuan Sopir Bus yang Terjun ke Jurang di Guci: Kaget Tiba-tiba Bus Jalan Sendiri


Diketahui, bus itu melaju tanpa dikemudikan oleh sopir.

Detik detik bus berjalan menuruni dari lokasi parkir

TEGAL – Bus rombongan ziarah terjun ke jurang di objek wisata Guci, Kabupaten Tegal, Minggu (7/5/2023). Diketahui, bus itu melaju tanpa dikemudikan oleh sopir.

Sopir bus Romiani mengatakan bus datang ke wisata guci pada Sabtu 21.00 WIB. Para peziarah menginap semalam di sana. Pada pagi hari bus dipanaskan dan beberapa penumpang sudah naik.

“Tapi saat itu bus tiba-tiba jalan sendiri dan masuk ke sungai,” kata Romaini.

Menurutnya bus yang dikendarainya tidak mengalami masalah. Bahkan saat ziarah ke Cirebon dan Pemalang perjalanan lancar-lancar saja.


“Pada saat itu ganjel sudah lengkap, dan rem tangan sudah lengkap. Nggak terduga tiba-tiba jalan sendiri,” ungkapnya.

Menurutnya, jumlah penumpang bhs sekitar 50 orang. Namun saat mobil jatuh itu penumpang hanya sebagian dan sebagian belum pada naik.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih mendata jumlah korban. Sejumlah penumpang yang luk-luka dibawa ke rumah sakit terdekat. (*)

Bus Rombongan Ziarah Terjun ke Sungai di Wisata Guci Tegal, Puluhan Penumpang Dievakuasi


Ada puluhan orang yang ada di dalam bus.

TEGAL – Bus pariwisata terjun ke sungai di wilayah objek wisata Guci Kabupaten Tegal, Minggu (7/5/2023). Lokasinya berada di jembatan dekat Wahana Asfana Guci.

Pantuan Awak media di lapangan, kondisi bus terbalik di sungai. Menurut informasi di lapangan bus itu sedang turun dari parkiran atas.

Diketahui, bus tersebut berasal dari Tanggerang yang sedang melakukan perjalanan ziarah ke Cirebon, Pemalang, lalu ke Guci. Rencanya, rombongan akan bertolak ke Pekalongan.

Salah satu pedagang kopi di lokasi Mohamad Awli mengaku saat kecelakaan posisinya tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Tiba-tiba bus pariwisata tersebut turun ke bawah dan masuk ke sungai. Pada saat itu sontak penumpang di dalam bus teriak dan masyarakat sekitar menolongnya,” katanya.

Ada puluhan orang yang ada di dalam bus. Sampai berita ini ditulis penumpang bus yang luka-luka sedang dievakuasi dan didata. (*)

Tim Gabungan Brebes Amankan 12 Terduga Pelaku Bentrok Pemuda Kertabasuki – Kaliwlingi


Tim Gabungan Polda Jateng dan Polres Brebes saat mengamankan para terduga pelaku bentrok dua kelompok pemuda Desa Kertabasuki dan Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes,Jum’at/4/5/petang.

BREBES – Tim Gabungan Polda Jateng dan Polres Brebes berhasil mengamankan sebanyak 12 terduga pelaku bentrok dua kelompok pemuda Desa Kertabasuki dan Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes, Jumat (4/5/2023) petang.

Dalam bentrok itu, seorang pemuda warga Desa Kertabasuki Ahmad Yahya (25), tewas akibat mengalami luka tusukan. Sementara 3 rekan lainnya mengalami luka sabetan benda tajam dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes.

Tim gabungan yang dipimpin langsung Kapolres Brebes AKBP Guntur M Tariq tiba di lokasi kejadian sejak sore hingga petang. Setelah menyisir di sejumlah lokasi, satu per satu terduga pelaku diamankan dan digelandang ke rumah tahanan Polres Brebes.

Selain mengamankan 12 terduga pelaku, Kapolres menyatakan sejumlah barang bukti juga sudah diamankan. Di antaranya, senjata tajam dan pakaian korban.

“Tak sampai 1×24 jam, alhamdullilah tim gabungan Polda Jateng dan Polres Brebes berhasil mengamankan 12 terduga pelaku pengroyokan. Anggota kami terus melakukan penjagaan dan memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” kata Guntur M Tariq.

Kapolres juga sempat menyambangi kediaman korban untuk mengucapkan belasungkawa secara langsung kepada pihak keluarga korban.

“Saya berbelasungkawa atas kepergian korban, tapi situasi seperti ini kepala harus tetap dingin. Sehingga persoalan yang terjadi bisa segera selesai dan masyarakat saya pastikan tetap aman,” pungkasnya. (*)