BREBES, – brdnusantara.news.blog – Alun-alun Kabupaten Brebes berubah menjadi ribuan manusia pada Sabtu (31/1/2026), setelah sejak pagi ribuan warga dan santri berkumpul menyambut tibanya rombongan Kirab Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) yang mulai bergerak pada 29 Januari 2026.
Lantunan sholawat, kibaran bendera NU, serta wajah-wajah penuh khidmat menjadi warna utama puncak peringatan satu abad NU di daerah ini. Kirab yang melintas dari desa ke desa dan pesantren ke pesantren dijadikan perjalanan spiritual dan historis untuk merekatkan kembali nilai-nilai ke-NU-an yang telah berakar kuat di tengah masyarakat Brebes.
Ketua Panitia Harlah ke-100 NU Kabupaten Brebes, Imam Royani, menegaskan bahwa peringatan ini bukan hanya tentang usia organisasi, melainkan momentum untuk istiqamah menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah, merawat tradisi, dan mengabdi bagi umat serta bangsa.
Hal senada disampaikan Ketua PCNU Kabupaten Brebes, Gus Solah, yang menekankan NU tumbuh bersama rakyat dan akan terus menjadi peneduh, pemersatu, serta pengawal nilai keislaman dan kebangsaan yang kokoh.
Puncak kegiatan diisi dengan Istighosah Kubro dan doa bersama yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius. Ribuan tangan terangkat memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa, keberkahan daerah, serta keteguhan peran NU di masa depan, dengan suasana yang hening dan sakral menyelimuti lokasi.
Momen menarik juga datang dari penampilan Grup Hadroh Santri Brambang binaan Polres Brebes, yang menunjukkan wajah lain Polri sebagai mitra santri dan ulama. Penampilan ini menjadi simbol sinergitas dalam menjaga nilai keislaman, budaya lokal, dan pembinaan generasi muda.
Pada prosesi Mahallul Qiyam, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menyerahkan Buku Santri Brambang kepada PCNU Kabupaten Brebes dan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pesantren. Buku tersebut diharapkan menjadi referensi untuk membentuk karakter santri yang religius, nasionalis, dan berakhlakul karimah.
Polres Brebes menerjunkan ratusan personel untuk pengamanan, dan Ps Kasi Humas Polres Brebes, Iptu Indra Prasetyo, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif sebagai bukti kedewasaan warga NU.
Peringatan Harlah ke-100 NU di Brebes menjadi penegasan bahwa NU tetap kokoh sebagai penjaga tradisi, penguat moral bangsa, dan rumah besar santri, dengan komitmen untuk merawat jagat, membangun peradaban, dan menjaga damai Indonesia dalam bingkai keislaman dan kebangsaan.
Bupati Brebes Tinjau Langsung Pelayanan RSUD, Tekankan Peningkatan Kualitas dan Aksesibilitas
BREBES – brdnusantara.news.blog – Bupati Brebes, Paramitha Widya kusuma, melakukan kunjungan mendadak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes pada sept 2025 untuk meninjau langsung kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Kunjungan ini dilakukan sebagai respons terhadap aspirasi masyarakat yang menginginkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, mudah dijangkau, dan ramah.
Dalam kunjungannya, Bupati Paramitha widya kusuma berinteraksi langsung dengan pasien dan keluarga pasien untuk mendengarkan keluhan dan masukan mereka terkait pelayanan yang diterima. Beliau juga berdialog dengan para dokter, perawat, dan staf rumah sakit untuk memahami kendala yang dihadapi dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Saya ingin memastikan bahwa setiap warga Brebes mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. RSUD sebagai rumah sakit milik pemerintah daerah harus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan yang prima,” ujar Bupati [Nama Bupati] saat memberikan keterangan kepada awak media.
Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, mulai dari peningkatan fasilitas, peningkatan kompetensi tenaga medis, hingga peningkatan keramahan staf rumah sakit. Beliau juga meminta agar RSUD Brebes terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien.
“Aksesibilitas juga menjadi perhatian utama. Saya ingin memastikan bahwa masyarakat dari seluruh pelosok Brebes dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan di RSUD,” tambahnya.
Direktur RSUD Brebes, [Nama Direktur], menyambut baik kunjungan Bupati dan menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Bapak Bupati. Kami akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Brebes,” ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Brebes, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus mendukung RSUD dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, mudah dijangkau, dan ramah bagi seluruh masyarakat.( A* )
BREBES – brdnusantara.news.blog – Sedikitnya 1000 ibu hamil di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah menjalani cek kesehatan gratis (CKG) serempak di tiga rumah sakit di Kota Bawang, Sabtu (23/8/2025).
Pemeriksaan massal tersebut salah satunya untuk mencegah angka kematian ibu (AKI) yang terbilang tertinggi di Jawa Tengah.
Dimana sejak Januari hingga Agustus 2025 sudah ada 19 kasus AKI. Sementara di sepanjang 2024 ada 54 kasus.
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma menyebut pemeriksaan untuk memastikan semua ibu hamil di Brebes sehat dan nantinya bayinya bebas stunting.
“Brebes nomor satu angka kematian ibu hamil tertinggi. Angka stunting juga tinggi,” kata Paramitha saat pembukaan CKG bagi 1000 hamil di RSUD Brebes, Jawa Tengah.
Paramitha berkomitmen, bagaimana Pemkab Brebes bisa menghilangkan atau mengurangi angka kematian ibu dan balita stunting.
“Maka kami harus mengurusi ibu hamil yang akan melahirkan generasi penerus bangsa. Saya ingin lihat para ibu sehat, tidak ada risiko apapun mudah mudahan persalinannya lancar dan sehat,” kata Paramitha.
Direktur RSUD Brebes dr. Rasipin mengatakan selain pemeriksaan gratis ibu hamil juga diberikan penyuluhan wawasan kesehatan.
“Pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, bingkisan makanan tambahan dan vitamin ini sebagai bentuk komitmen bupati dan wakil bupati agar para ibu selamat dan, bayinya sehat. Demi generasi penerus yang sehat dan berkualitas,” pungkas Rasipin.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Brebes Ineke Tri Sulistyowaty mengatakan pemeriksaan 1000 ibu hamil dilaksanakan serempak di tiga rumah sakit.
Di RSUD Brebes sebanyak 1000 hamil. Kemudian di RSUD Bumiayu 500, dan RSUD Ir. Soekarno Ketanggungan 500 ibu hamil.
“Jadi selain pemeriksaan kesehatan juga edukasi. Para ibu hamil diberikan edukasi menjaga kesehatan dalam acara di momentum perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ini,” kata Ineke.
Sebelumnya, Dinkes juga mencatat bahwa sebanyak 12.808 anak berusia di bawah lima tahun (balita) teridentifikasi dalam kategori stunting.
Angka ini setara dengan 13,10 persen dari total 97.755 balita yang ditimbang pada Juni 2025.
Penanganan stunting di Kabupaten Brebes dilakukan melalui intervensi sensitif dan spesifik, tidak hanya oleh Dinas Kesehatan namun juga melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, hingga pemerintah desa.( taip )
Apel 3 Pilar Polres Brebes Polda Jawa Tengah Perkuat Sinergi dalam Menjaga Kamtibmas
BREBES – brdnusantara.news.blog – Polres Brebes Polda Jawa Tengah menggelar apel 3 pilar yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Apel ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Brebes.
Apel yang dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Agustus 2025, di KPT aula Brebes, dihadiri oleh Kapolres Brebes, Dandim Brebes, Bupati Brebes, serta para pejabat utama dari masing-masing instansi. Peserta apel terdiri dari anggota TNI, Polri, Satpol PP, serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolres Brebes menyampaikan pentingnya kerjasama dan sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. “Apel 3 pilar ini merupakan wujud nyata dari komitmen kita bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Brebes. Sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah akan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman yang ada,” ujarnya.
Bupati Brebes juga menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang telah terjalin selama ini. Ia berharap, sinergi ini dapat terus ditingkatkan demi terciptanya Brebes yang aman, nyaman, dan kondusif. “Pemerintah Daerah siap mendukung penuh segala upaya yang dilakukan oleh TNI dan Polri dalam menjaga kamtibmas. Kami percaya, dengan kerjasama yang baik, kita dapat mewujudkan Brebes yang lebih baik,” katanya.
Apel 3 pilar ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja dan merumuskan strategi-strategi baru dalam menjaga kamtibmas. Diharapkan, dengan adanya apel ini, sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah semakin solid dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Tujuan :
Apel Tiga Pilar:
– Koordinasi: Meningkatkan koordinasi antara Babinsa (TNI), Bhabinkamtibmas (Polri), dan Kepala Desa/Lurah sebagai ujung tombak keamanan dan ketertiban masyarakat.
– Sinergi: Memperkuat sinergi dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial yang terjadi di tingkat desa/kelurahan.
– Deteksi Dini: Meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
– Pencegahan: Melakukan upaya pencegahan secara bersama-sama agar masalah tidak meluas.
– Komunikasi: Mempercepat arus informasi dari bawah ke atas dan sebaliknya.
Hasil yang Diharapkan:
– Situasi Kamtibmas Kondusif: Terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di seluruh wilayah.
– Penyelesaian Masalah Cepat: Masalah-masalah sosial dapat diselesaikan dengan cepat dan efektif di tingkat desa/kelurahan.
– Kepercayaan Masyarakat Meningkat: Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan dan pemerintah.
– Pembangunan Berjalan Lancar: Pembangunan di desa/kelurahan dapat berjalan lancar karena didukung oleh situasi yang aman dan tertib. ( team taip )
BREBES – brdnusantara.news.blog – Tidak kurang dari 419 anak MTS Negeri 2 Brebes yang terkenal dengan nama MTS model mengikuti Madsama dari hari Senin hingga Rabu 14-16 Juli 2025.
Hari Jumat lalu itu sudah diberikan briefing tentang madsama oleh kepala madrasah, yaitu anak-anak diberitahukan kelas-kelas mana yang mereka tempati.
Untuk hari pertama diadakan upacara dan pemberian materi oleh kepala madrasah.
Di hari kedua diadakan pertemuan di kelas, serta memilih ketua kelas sekertaris bendahara , serta jadwal piket masing-masing di kelas .
Di hari ketiga diberikan materi kebangsaan serta materi keagamaan.
Kepada orang tua ia berpesan agar anak diwajibkan bangun pagi cinta kepada orang tua agama dan tanah air.
Untuk mencegah bahaya tawuran narkoba dan seks bebas, ia berharap siswa-siswi di MTS negeri 2 Brebes, jauh dari itu dikarenakan setiap hari dianjurkan untuk selalu sholat dhuha pemberi materi keagamaan, ceramah keagamaan habis salat.( tgh )
Tidak Mencapai Target Penerimaan Peserta Didik Sebanyak 31 SMPN Lakukan Perpanjangan SPMB
BREBES – brdnusantara.news.blog – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes Caridah, membuka kembali SPMB untuk tingkat SMP. Pendaftaran siswa baru untuk SMP kembali dilanjutkan mengingat masih banyaknya sekolah yang daya tampungnya belum terisi secara maksimal, sementara masih banyak lulusan siswa sekolah dasar yang belum terakomodir.
Sejumlah 31 Sekolah Menengah Pertama (SMP), berdasarkan pengumuman pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2025/2026 pada 28 Juni, masih dinyatakan belum maksimal dan harus melaksanakan SPMB lanjutan.
SPMB dilaksankan secara offline, Transparan obyektif, akuntable, berkeadilan dan tidak diskriminasi.
Pelaksanaan SPMB lanjutan dijadwalkan dari tanggal 4 Juli sampai dengan 7 Juli 2025, kemudian pengumuman tanggal 9 Juli, kemudian daftar ulang tanggal 10 sampai 12 Juli.
Adapun Sekolah yang melaksanakan SPMB lanjutan adalah sebagai berikut :
SMKN 1 BREBES KEMBALIKAN UANG Rp 880.000 ,dari 995.000, sisa untuk DP, Kaos
BREBES – brdnusantara.news.blog – Sekolah menengah kejuruan Negeri 1 Brebes lewat humas SMK Negeri 1 Brebes yakni Siti Lutfiah katakan bahwa tanggal 14 Mei 2025 sekolahnya mengembalikan uang sebanyak 880.000 kepada orang tua wali murid, sebanyak 427 orang, pengembalian tersebut dari uang yang di tabung sebelumnya senilai 995.000 , yang semula untuk kunjungan kerja ke industri yang ada di Magelang dan Jogjakarta.
Siti Lutfia hari Kamis 15 Mei 2025 mengatakan bahwa ia sudah lama mengajar di sini, dan menjadi humas sejak tahun lalu, menceritakan bahwa awal mula terjadinya pengembalian setelah adanya laporan ke gubernur, melalui Halo gubernur.
Walaupun sudah ada Surat Pernyataan dan kesepakatan bersama dari orang tua wali murid, dan pihak sekolah, atas dasar perintah dari dinas pendidikan provinsi Jawa Tengah pihaknya akhirnya mengembalikan uang tersebut.
Sedangkan sisanya sebanyak 115.000 diperuntukkan untuk membayar ganti rugi kepada bis biro jasa travel, hotel-hotel yang sudah di DP, paparnya.( TGH )
Welcome to this little demo page! We would love to introduce you to our set of Crowdsignal blocks and created this post for you, so that you can test and play with all of them right inside of your editor.
Preview this post if you would like to test the Crowdsignal blocks from your visitors perspective. Oh and please feel free to delete this draft post anytime, it was only created for demo purposes.
If you want to learn more about Crowdsignal please go to crowdsignal.com and join our little community all about feedback here.
Polls
We all have opinions! Curious about the opinion of your audience? Start asking with our poll block. It makes creating a poll as fast and simple as listing bullet points.
You can choose between a button or a list style for your answer options, and you can fully customize the styling of the block. By default the poll block will support your theme styling, but it’s up to you if you want to keep it. You can customize the style how you want, from font-family to border colours.
Just click in the poll below and start editing.
And everything else you expect from a Crowdsignal poll is also available — such as setting “single answer” or “multiple answer” choices, a customised confirmation message, poll timeframe, and avoidance of double voting.
Here is a short demo video for how to set up this block, not that you would need it ;)
Feedback Button
You might have spotted it already, in the bottom left corner of this page: Our Feedback button.
This is a floating button that lives above your site’s content. Always visible this button makes giving feedback easy! User can send you a message and provide their email address so you could can get back to them. Needless to say that you can fully customize the design and text, including the label of the button itself. Feel free to make it a “Contact me” or “Say hello” button or anything you like.
And yes, you can change its placement! You can put the button in any corner of your site. Just try it! Click in the feedback and start editing.
Don’t miss out on your customers’ feedback. Keep your door open anytime and place a feedback button on all your pages.
Voting
Sometimes we need just quick and fast feedback from our audience. A quick voting button might be all you need. Fully customizable of course.
There is already a “like” button at the end of a WordPress post that you can click to express satisfaction or agreement. But what if you want to ask readers their opinion on a subject in the middle of a post? Or what if you want to present several ideas and find out which one is the most popular? Wouldn’t it be great to ask readers what they think without having to leave the editor or switch to another service or plugin?
That’s what we thought! Say hello to our Voting Block:
It’s a simple block that adds two voting buttons—thumbs up, thumbs down—to your post wherever you want to place them. Customize the block in different sizes and colors, with or without a border, and with or without a visible vote counter. Put several in a single post, next to different ideas, to see how they stack up for readers. Make the block your own!
Applause
The Applause block is a simpler and more playful version of our Voting block. The main differences are users only being able to give positive feedback and encouraging users to “make as much noise as they want”. Meaning this block does not only allow repeated voting, but even encourages it.
Let your audience make some noise with a big round of applause.
The block currently comes in three different sizes, and can be customised with a button-like styling, including a border, border radius and some colour customisation options.
Embed Surveys & Forms
So far we only talked about quick and fast ways to collect feedback or opinions from your audience. But what if you have many questions or want to create simple forms? You can do this with Crowdsignal, too! Create a survey or form on app.crowdsignal.com and embed it into your WordPress post or site. Similar like here:
The Crowdsignal survey above was embedded using our “Single question per page mode.” It’s exactly what it sounds like: In this mode, no matter how many questions your survey has, your respondents will always see one question at a time. Single Mode shines when you embed a survey into your website or blog post. Surveys with multiple questions can take up a lot of space, overwhelming your site. If you’re not sure whether your readers will take the survey at all, it disrupts the reading experience. With Single Mode, a survey uses the same amount of space as an image, even a really long survey.
Once they provide an answer (or skip the question), the next question loads. It has a playful feel, like flipping through a slide show. Every answered question feels like progress.
You can choose between several transition options, and decide whether the questions should move from top to bottom, or from left to right.
Ready to create one? Here’s how:
– Go to app.crowdsignal.com (we will log you in with your WordPress.com account – magic ;)) .
– Create a new survey.
– In the Editor, choose “Single Mode” at the top left.
– Then create as many questions as you like and style your theme.
– When you are ready click on Sharing and copy the URL of your survey.
– Go back to your WordPress editor and paste the URL of your survey into your post
– Done! Your survey will appear in your post.
Here is a short demo video for you that shows you how it works in less than a minute:
Measure NPS
While we are driving our projects, working hard on our products, we all wonder: How are we doing? Are people satisfied with our service? Are we doing better since last month?
We have built a Gutenberg block for you that makes it easier than ever before to track your Net Promoter Score on WordPress. If you have previewed this post before, you might have seen the NPS question already in a modal window.
The moment you add the block, you are basically done. The design of the block is based on your site’s theme. You can still customize the styling of the block, or edit the questions, but that might not even be necessary.
To get the most out of your NPS data, it is important to show the question only to users that are already familiar with your service or product. You can configure the block to only show to repeat visitors. It’s more likely you will get feedback from someone who knows what they are talking about, and you can make sure new users are not interrupted during their first visit to your site.
After you publish the block go to the results page of the block and monitor your results. We have built a special results page for you to track your NPS score and to analyse any additional feedback.
We provide an analytics dashboard with our block that automatically calculates the Net Promoter Score for you in real-time and allows you to monitor your score over time. Are the differences geographic? Filter your results based on countries.
By the way, did you know you also can get email notifications or a ping in your Slack channel any time you get an NPS rating? Just click on the little “connect” button on your results page.
Diduga ada keterlibatan perangkat desa hingga SPPT PBB warga desa diblokir
BREBES – brdnusantara.news.blog – Berdasarkan keterangan beberapa warga masyarakat Desa Pruwatan Kecamatan Bumiayu, persoalan ini terungkap setelah sejumlah warga mendapat surat teguran terkait wajib pajak. Saat itulah, mereka kaget karena ada pajak yang terutang bertahun-tahun. Padahal, mereka sudah membayar secara kolektif kepada perangkat Desa Pruwatan.
Tangguh (55), tokoh masyarakat setempat saat ditemui penapantura.com , Kamis (22/04/2025) menjelaskan ,bahwa SPPT tanah pekarangan miliknya di blokir oleh pihak Bapenda Kabupaten Brebes,padahal setiap tahun pajak di bayarkan.
Kami masyarakat ingin menuntut keadilan yang pertama ada oknum yang menggunakan uang masyarakat itu sehubungan dengan pajak. Dan pajak itu bervariasi, ada yang 4 tahun, ada yang 3 tahun,” katanya.
“Kasus ini diketahui terjadi saat warga ingin mengurus balik nama kepemilikan tanah dan ternyata nunggak bertahun-tahun. Padahal sudah membayar rutin tiap tahun melalui kolektif ke perangkat Desa,” tambahnya.
Tangguh, berujar karena menaruh curiga, warga berinisiatif mengecek pajak. Ternyata, kasus itu tidak menimpa 1-2 orang saja.
Tangguh menuturkan, pada dasarnya warga ingin perangkat dan Kepala Desa bertanggung jawab dan bersedia mengembalikan semua uang PBB yang telah di slewengkan.
Apa bila tidak ada iktikad baik, warga akan melapor ke Polres Brebes. “Ini sudah keterlaluan, sudah menjadi penyakit, harus ditindak tegas,” imbuh Tangguh.
Sementara hingga berita ini di turunkan pihak pemerintahan Desa Pruwatan belum memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut.Beberapa kali awak media mencoba menghubungi melalui telepon WhatsApp hari Selasa 22 April 2025 , Rasiman Kepala Desa Pruwatan namun yang bersangkutan tidak merespon.
Menurutnya Rasiman selaku kepala desa harus bertanggung jawab, dan kalau ada perangkat desa yang memakai uang dan tidak mentorkan SPPT kepada negara itu berarti hal itu penggelapan, dan maksud unsur pidananya.
inspektorat atau kejaksaan harus tegas, memeriksa perangkat desa dan menentukan besaran orang yang memakai uang SPPT pajak.
Kalau ditelusuri yang protes dan diblokir lebih dari ratusan orang, di desa ini, hingga SPPT PBB-nya diblokir .[ Teguh ]
BREBES – brdnusantara.new.blog – Peredaran obat-obatan tipe G yang marak beredar di Kabupaten Brebes membuat resah masyarakat, modus operandi yang dipakai adalah Warung yang menjual Asesoris Hp dan pembalut wanita, minuman ringan di Brebes, Jawa Tengah, dan kalo pun warungnya tutup, “Ternyata Masih Menjual Obat keras golongan – G Eximer dan Tramadol dan sejenisnya. Dengan sistem Cash on Delivery (COD).” (2 /04/2025).
Keresahan masyarakat di wilayah kabupaten brebes terkait marak peredaran obat terlarang yang di jual bebas di pinggir pingir jalan .maupu di wilayah lingkungan sekolah itu ramai di bicarakan di dunia maya di facebook.keresahan masyarakat atau nitizen berawal ada postingan di group facebook BREBES DARURAT “ OBAT ACEH”,berawal adanya postingan tersebut muncul bebagai komentar yang intinya mengeluhkan ada peredaran obat terlarang yang begitu di bebas di wilayah kabupaten brebes.
Masyarakat berharap pihak pihak yang berwenang bisa mengambil tindakan tegas terkait maraknya peredaran obat terlarang ,yang sudah cukup meresahkan masyarakat brebes,terutama bagi yang mempunyai anak di usia remaja.intinya semua bentuk keresahan masyarakat harus di tertibkan.
Pada saat awak media lewat dari beberapa tempat/atau lokasi tersebut dan juga dari beperapa info dari warga masyarakat, ternyata memang benar Warung/COD Obat-obatan Golongan G masih ada, dan Satu Korlap Warung Inisial AG sampai membawai lebih dari beberapa cabang tempat transaksi Cash on Delivery (COD). “Bahkan dia berani jualalanya terang terangan di depan jalan raya pantura/atau jalan nasional, salah satunya lokasi di Desa Pakijangan Kecamatan Bulakamba Brebes, pas dibau jalan raya sebelah selatan jalan.”
Belum juga yang berada di wilayah kersana tepatnya di jalan propinsi di desa Cegedog ,sebelah timur pasar cigedog .di emparan toko ,malah sampai mengelar tikar,padahal posisi tepat di pingir jalan ,dan berdekatan dengan SMA N 1 Kersana.sehingga banyak menyita perhatian masyarakat penguna jalan.salah satu warga yang lewat sempat menanyakan ke pada awak media itu lagi jualan apa ,kok pihak yang berwenang seperti membiarkan tidak ada penanganan sama sekali ,ya ? tanya warga kepada awak media.
Salah satu ormas mengatakan peredaran obat di wilayah Brebes diantaranya kios di kecipir ada,di cimohong ada,di bulakamba depan SMA 1 bulakamba seberang jalan,di depan pangkalan gas desa limbangan ,di ketanggungan ,di deket sekolah yg mau arah Baros ketanggungan ,di pakijangan.
Hal itu jelasnya bisa merusak generasi remaja-remaja atau anak-anak muda Brebes /atau Masyarakat Brebes sendiri yang notabene masa depan bangsa ini, Biarpun tidak termasuk dalam golongan Narkotika, tetapi efek aktif tersebut yang ditimbulkan dari Tramadol dan Eximer ini sama bahayanya dengan narkotika.
Pasalnya: Eximer dan Tramadol adalah jenis obat keras golongan-G yang penggunaannya harus dalam pengawasan dan resep dokter karena apabila salah dalam penggunaan akan menyebabkan efek samping pada kesehatan.
Bagi para pelaku usaha yang memperjual belikan kedua jenis golongan-G tersebut tanpa izin dapat dijerat dengan Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor: 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun, dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. atau dengan pasal 435 Undang-undang Nomor: 17 tahun 2023 pengganti pasal 196 Undang-undang No. 36 tentang kesehatan dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.
Masyarakat Brebes pun merasa resah dan kawatir dengan anak dan saudara familinya, juga generasi muda bangsa ini, dan sudah banyak bergerak mulai dari membongkar, akan tetapi peredaran tersebut masih marak di Kabupaten Brebes, patut diduga peredaran obat-obatan tersebut di back up oleh oknum FORKOMPIMDA di Kabupaten Brebes, di usai lebaran kali ini, masyarakat berharap tindakan tegas dari pemangku kebijakan.[ Teguh ]
BREBES – brdnusantara.news.blog – PT Rifki Anugrah Bahari (RAB) yang jadi lembaga pendidikan kursus satu dengan LPK Sandi Beka Terampil yang beralamatkan di Dukuringin, Kecamatan Bulakamba , Kabupaten Brebes, PT itu lebih spesial lebih ber lebih berkeahlian di penempatan ABK anak buah kapal, permasalahannya informasi adanya penerimaan buruh migran di bidang pertanian, dengan iming-iming gaji 17 juta rupiah.
Irfan Djunaedi Kabid Perindustrian dan Tenaga Kerja
Irfan Junaedi selaku kepala bidang hubungan perindustrian dan Tenaga Kerja Disperinaker Brebes, hari Senin 24 Februari 2025 , menjelaskan bahwa Direktur PT.RAB ini mengumumkan melalui media sosial, area perumahan karyawan untuk rekrutmen pertanian dan akhirnya para pendaftar itu yang semula mau mendaftar untuk anak buah kapal berubah menjadi BMI sektor pertanian, dengan iming-iming dapat gaji sebesar 17 juta.
Singkat cerita yang bersangkutan tidak kurang dari 20 orang memberikan uang muka sebesar Rp22.500.000, -. Dari kalau total sebesar 45 juta rupiah.
Namun sudah setahun berjalan ke semuanya yang bekerja tidak kunjung bekerja di perusahaan di sektor pertanian di Jepang tersebut.
Sambil mendatangkan kursus ya jangan langsung dari Jepang , merangkul mereka agar ikut ke Bekasi, itu kejadiannya di bulan akhir 2023 , direkturnya berinisial H, kemudian meminta sejumlah uang 22.500.000 ,
Karena sudah setahun salah satu korban melaporkan ke Polda dan tidak lama kemudian selang satu hari menggeledah tempat kejadian perkara di Desa Dukuhringin dari Kepolisian akhirnya menangkap tersangka.
BREBES – brdnusantara.news.blog – Desa Kupu, Kecamatan Wanasari , Kabupaten Brebes pada tanggal 11 Pebruari 2025 melaksanakan Musrenbangdes dalam rangka prioritas usulan untuk tahun 2026 bertempat di aula Kantor Desa Kupu.
Musyawarah musrenbangdes di hadiri oleh warga masyarakat sebanyak 50 Orang terdiri dari tokoh masyarakat ,orang terkemuka,ketua BPD, ketua LPM dan angota PKK desa kupu .Kepala Deda kupu RAMLI pada awak media mengatakan.
Usulan ini yang belum terealisasi pada tahu 2022 , 2023 ,2024 dan ini di usulkan lagi.adapun usulannya Drainase wilayah RT 01 RW 03 RT 07 RW 04 RW 05 dan sepanjang jalan Diponegoro.
Sekdes Kupu Siwoyo membenarkan Drainase itu sangat di harapkan sekali oleh masyarakat Desa Kupu demi keselamatan kerusakan dari aliran air .
Adapun pembangunan ini di danai oleh aspirasi dan kewenangan oleh Kabupaten dan di tangani oleh Dinperwaskin juga DPU.ucapnya .
Kami usulkan juga untuk sarana olah warga Desa Kupu terutama lapangan sepak bola yang di bangun di tanah milik desa kupu yang sangat dibutuhkan sekarang pengurugan lapangan supaya tidak becek, kata warga yang tak mau di sebut namanya.[ tgh ]
Pemberhetian tiga kepala sekolah di brebes menuai kontraversi ,hal ini di ungkapkan oleh muhamad subehan selaku aktivis brebes kepada wartawan Hari Rabu 15 januari 2025 . Saya sangat perihatin sekali atas sangsi yang di jatuhkan
Dijatuhkan kepada ketiganya Menurut saya ini tidak adil, padahal mereka cukup lama mengabdi di dunia pendidikan” , toh sudah ada pengembalian kepada negara tahun 2021 silam, oleh sebanyak 170 kepala sekolah swasta dan negeri, ujar Muhammad Subhan.
Menurutnya Sangsi berupa pemberhentian dari kepala sekolah dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 800/2701/2024, SK Nomor 800/2702/2024, dan SK Nomor 800/2703/2024, tiga kepala SMPN di Kabupaten Brebes, apalagi ketiganya menghadapi sanksi penurunan pangkat dari Guru Madya ke Guru Muda selama 12 bulan.
Menurutnya harus ditinjau ulang, SK itu, apalagi sanksi yang diberikan kepada ketiganya terlalu berat H memberikan sanksi semuanya 170 kepala sekolah, menurutnya begitulah yang adil
Berikut penjelasan Muhammad Subhan secara lengkap.
BREBES – brdnusantara.news.blog – Lima puluh orang terpilih pada Pemilu Legislatif 2024 resmi menduduki kursi Anggota DPRD Kabupaten Brebes. Ditandai dengan Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Kabupaten Brebes Masa Jabatan Tahun 2024-2029 pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD setempat, Rabu (21/8/2024).
“Jabatan itu penting tetapi lebih penting lagi adalah kepercayaan dan amanah, berikan kepercayaan itu kepada rakyat yang telah memilih dan berikan amanah sebaik baiknya untuk bangsa dan daerah agar lebih baik,” ucap Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar SH M Hum saat memberikan sambutan pengambilan sumpah.
Iwan mengatakan, PR di Brebes masih sangat berat, seperti kemiskinan ekstrem dan stunting. Dia percaya bahwasanya seluruh anggota DPRD terpilih memiliki kualitas yang baik untuk membantu pemerintah dalam mengatasi hal tersebut.
“Selamat bekerja kawan-kawan, saya titip betul kepada saudara semua. Mohon dukungannya apabila memang sudah di jalan yang benar dan bantulah mereka, namun apabila tidak sesuai harapan masyarakat ingatkanlah,” tandasnya.
Salah satu anggota baru DPRD Brebes Titin Lutfiatin berlatar belakang Fatayat NU. Dia mengatakan secara keorganisasian memang menuju ke DPRD atas rekomendasi Fatayat NU, pihaknya tetap berkomitmen untuk melakukan apa yang sudah dijanjikan kepada masyarakat.
“Semoga lima tahun ke depan bisa melakukan apa yang seharusnya saya lakukan, terkait permasalahan perempuan, stunting akan kami genjot angka stunting agar turun, karena dari Fatayat untuk umat dan untuk masyarakat Brebes,” tutur Titin anggota DPRD dari PKB.
Pengambilan sumpah dipandu Ketua Pengadilan Negeri Brebes. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan palu Pimpinan DPRD Mukhammad Taufiq kepada Pimpinan DPRD sementara Didi Tuswandi.
Adapun nama-nama anggota DPRD Brebes yang dilantik Periode tahun 2024-2029 adalah sebagai berikut:
Daerah Pemilihan (Dapil) 1, meliputi Kecamatan Brebes, Jatibarang dan Songgom:
1. MOCH. IQBAL TANJUNG, S. Sos, MA. (PKB)
2. Η. ΑΚΗMAD ROWI (GERINDRA)
3. MOH. FAEZAL ATAMIMI, S.H. (PDIP)
4. KINGKING TRAHING KUSUMA (PDIP)
5. PAMOR WICAKSONO, S.H.(GOLKAR)
6. AGUS IMAM BURHANUDIN, A.Md (GOLKAR)
7. H. SUBARKAH, S.E. (NASDEM)
8. H. HERI AGUS NUR ROHMAN, S.P. (PKS)
9. MOH. NIZWAR AL FISYAHRIN, S.M. (DEMOKRAT)
Daerah Pemilihan (Dapil) 2, meliputi Kecamatan Tonjong, Sirampog, Bumiayu dan Paguyangan:
1. H. AHMAD ZAMRONI, S. Ag. (PKB)
2. Hj. TITIN LUTFIATIN, M.Pd. (PKB)
3. H. NUR ENDRO, S.H. (GERINDRA)
4. FERRI ANGGRIANTO, S.E. (PDIP)
5. NUR BINTANG (PDIP)
6. ACHMAD MAFRUKHI, S.E. (GOLKAR)
7. ARIFIN, S.Pd., M.H. (PKS)
8 ADE APRIYANTO, S.Si. (PAN)
9.H. IMAM SAIRI, S.Pd.I.(PPP)
Daerah Pemilihan (Dapil) 3, meliputi Kecamatan Larangan, Bantarkawung dan Salem:
You must be logged in to post a comment.