Category Archives: Paman Korban Pembunuhan Oleh Geng Motor Di Kabupaten Tegal, Minta Pelaku Dihukum Berat

Merasa Ditipu 35 Juta Oleh Salah Satu Ketua Parpol Di Brebes, Herman Lapor Polisi


BREBES – brdnusantara.news.blog – Gegara bujuk rayu dijanjikan lolos jadi anggota legeslatif, SN warga Desa Luwunggegede Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes adukan oknum ketua partai politik ke Polres Brebes atas dugaan tindak penipuan.

Diketahui, SN merupakan Calon Anggota Legislatif (Caleg) Dapil 5 yang gagal meraih kursi legislatif pada Pemilu 14 februari kemarin.

Ia mengaku dimintain uang senilai 35 juta oleh ketua partai-nya yakni, Z dengan dalih sebagai syarat untuk meloloskan dirinya menjadi anggota DPRD melalui orang pintar atau paranormal.

“Uang 35 juta itu untuk mahar paranormalnya pak ketua, berawal pada tanggal 24 November ketua menghubugi saya untuk bertemu di sebuah rumah makan. Kebetulan saat itu saya ditemani bendahara PAC Kecamatan Tanjung yang intinya membicarakan terkait pergerakan. Kemudian ia menjanjikan akan memberikan bantuan uang sebesar 500 juta sampai 1 miliar untuk hari H pemilu,” terang SN usai laporan, Senin (18/3/2024).

Selang setelah pertemuan, lanjut SN dan (Z) menghubunginya melalui sms mempertanyakan dirinya sudah mempunyai juru spiritual atau belum.

“Dia bilang punya spiritual dan juga spiritualnya ketua umum. Nah saya kan percaya, setelah itu dia WA tapi maharnya 35 juta cash. Dan dia menjamin saya bakal lolos menjadi anggota DPRD,” bebernya.

Namun, kata dia, setelah proses berkembang dirinya menanyakan janji-janji itu pada Z. Hingga sampai selesai pemilu, uang 500 juta yang dijanjikan tidak ada sama sekali.

“Dan saya pun kalah dalam pemilihan legislatif, sedangkan saya sudah memberikan uang 35 juta pada tanggal 27 November dan ketua sendiri yang menerima uang tersebut,” katanya.

Oleh karena itu, dia berharap agar aparat penegak hukum memproses Z sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Padahal sebelum laporan saya sudah ultimatum tanggal 6 kemarin. Tolonglah pak ketua, njenengan kan anggota dewan, seharusnya kan uang segitu tidak ada artinya. Tapi bagi saya sangat berharga. Namun dia sama sekali tidak membalas,” katanya.

Sementara itu, Z saat dihubungi melalui telepon mengatakan. Bahwa sebagai ketua partai ia ingin memberikan yang terbaik kepada teman-teman caleg.

“Kalau saya ada modal saya ingin ngasih setiap caleg 500 juta sampai 2 miliar. Dan saya tidak meminta apapun, misalkan sama mas SN,” kata Z.

Kemudian terkait spiritual, lanjut dia, hal itu memang dirinya menanyakan. Ia pun menyampaikan bahwa dirinya mempunyai juru spiritual.

“Nah saya kan gak ngajak, dia ikut sendiri. Terkait uang 35 juta itu saya tidak menerima uangnya. SN langsung dengan spiritualnya. Untuk itu spiritualnya bertanggung jawab,” ujarnya.

“Dan mohon maaf, ada salah satu syarat yang menurut spiritualnya yang SN tidak penuhi,” katanya.[ TGH/Adi ]

Paman Korban Pembunuhan Oleh Geng Motor Di Kabupaten Tegal, Minta Pelaku Dihukum Berat


Mustofa Paman Korban Penbunuhan Oleh Geng Motor

𝙺𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝙺𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝙿𝚎𝚖𝚋𝚞𝚗𝚞𝚑𝚊𝚗 𝙾𝚕𝚎𝚑 𝙶𝚎𝚗𝚐 𝙼𝚘𝚝𝚘𝚛 , 𝙼𝚒𝚗𝚝𝚊 𝙿𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞 𝙳𝚒𝚑𝚞𝚔𝚞𝚖 𝙱𝚎𝚛𝚊𝚝

Kabupaten TEGAL – brdnusantara.news.blog – Muhammad Fadil  Pratama16 tahun warga desa cangkring Kidul Kecamatan Talang Kabupaten Tegal, H plus 2 Romadhon yakni 12 maret 2024 sekitar pukul 23.40 , hari Rabu bersama teman sekolahnya mengalami pembacokan yang diduga pelakunya adalah geng motor seumuran 16 tahun dan sebagian besar masih duduk di bangku sekolah.

Korban yang juga masih duduk di bangku sekolah SMPN 3 Talang kelas 3 mengalami pembacokan selasa malam rabu , ketika korban keluar dari rumahnya Desa Cangkring menuju Desa Pagongan namun di tengah jalan iya berpapasan dengan puluhan orang yang mengendarai motor membawa senjata tajam, Fadil dan temannya yang dibonceng dikejar hingga pembonceng jatuh tangannya mengalami patah dan kepalanya dibacok, 

Mustofa 47 tahun warga desa Dampyak Lor , Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal yang tidak lain adalah Paman dari korban yang meninggal dunia akibat pembacokan oleh geng motor .

Lebih lanjut kronologis kejadian di diceritakan paman korban,  ” Tidak puas sampai disitu saja, Para pelaku mengejar Fadil yang mengendarai motor, masuk ke desa kademangaran,  di situ di sekitar bakaran bata korban dibacok dari kepala belakang kepala bagian atas hingga bagian badannya babak belur lebam.

Sayangnya Korban yang sudah mengalami luka parah dan banyak mengeluarkan darah , rabu jam 2 dinihari ditemukan warga dan dikira sudah meninggal dunia karena luka parah dan tidak bergerak ditutupi daun pisang “, jelasnya .

Setelah selang 2 jam sekitar pukul 04.00 pagi korban dilihat sudah bergerak dan akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Kardinah untuk dilakukan pengobatan serta, melaporkan kejadian ini ke Kepolisian.

Selang 2 hari dirawat di IGD rumah sakit,  setelah operasi korban belum siuman, korban akhirnya meninggal dunia di Rumah sakit Kardinah Tegal ,𝚓𝚞𝚖𝚊𝚝 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 22.00 14 april 2024 .

Paman korban juga berharap agar para pelaku bisa dihukum seberat-beratnya, agar ada efek Jera bukan hanya kepada para pelaku , juga ada efek bagi pgeng motor lainnya, atau orang-orang yang mau  berbuat semacam itu juga tidak berani untuk melakukan perbuatan keji,  semacam ini, harapnya.

Menganggapi fenomena ini Ketua 𝙳𝙿𝙿 LSM 𝙶𝚊𝚛𝚞𝚍𝚊 𝚂𝚊𝚔𝚝𝚒 Eko SP, ‘ kekerasan geng motor yang berujung pembunuhan dapat dihukum 𝚖𝚊𝚝𝚒 ” , 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚜𝚗𝚢𝚊 .

“Kalau ada perencanaan bisa dikenakan KUHP Pasal 340 perencaan atau KUHP Pasal 338,”

𝙿𝚊𝚜𝚊𝚕 338 𝙺𝚄𝙷𝙿 barang siapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain, karena bersalah telah melakukan pembunuhan dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. Sedangkan Pasal 340 KUHP berbunyi, barangsiapa dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dihukum karena pembunuhan direncanakan, dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun.[ TGH/Adi ]