All posts by ✍️ 🤵 Adi

Online Media

Warga Limbangan Wetan Sambut Gembira Pengecoran Jalan di Depan Rumah


BREBESbrdnusantara.news.blog – Warga RT 01 RW 02, Kelurahan Limbangan Wetan, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, menyambut antusias dimulainya pengecoran jalan di depan rumah mereka. Pada tanggal 8 November 2025, seorang warga yang ditemui di Jalan Sunan Gunung Jati 1 mengungkapkan rasa syukurnya atas perbaikan jalan ini.

“Alhamdulillah, jalan di depan rumah kami akhirnya dicor. Semoga cepat selesai, dan kalau bisa ditambah aspal lagi biar jalannya benar-benar mulus,” ujarnya dengan nada gembira.

Slamet, warga lain yang rumahnya berada tepat di depan jalan yang sedang dicor, juga menyampaikan hal senada. Ia merasa senang karena akses jalan di depan rumahnya kini menjadi lebih baik.

Menurut salah seorang pekerja yang terlibat dalam proyek pengecoran ini, setidaknya 20 truk material akan digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Pengecoran jalan ini meliputi panjang 100 meter, lebar 3,5 meter, dan tebal 20 cm. “Mudah-mudahan, jika tidak ada halangan, pekerjaan ini bisa selesai dalam satu hari,” jelasnya.

Pengecoran jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur di Kelurahan Limbangan Wetan dan memberikan manfaat bagi seluruh warga setempat.

Sistem Informasi Desa Terlangu Diduga Mangkrak, Perangkat Desa Ungkap Fakta



BREBESbrdnusantara.news.blog – Fitri, salah satu perangkat desa Terlangu, Kecamatan Brebes, mengungkapkan bahwa Sistem Informasi Desa (SID) yang diadakan pada tahun 2019-2020 dengan nilai pengadaan Rp70 juta, tidak pernah digunakan sejak ia bertugas di desa tersebut. Hal ini disampaikan saat ditemui di kantornya, Jumat (7/11/2025).

Fitri menambahkan bahwa komputer dan printer yang digunakan saat ini merupakan pengadaan terbaru di bulan Agustus 2025 dengan nilai di bawah Rp20 juta.

Di sisi lain, Tafsir Cipto, perangkat desa Sengon, Kecamatan Tanjung, menjelaskan bahwa pada tahun 2020, perwakilan perangkat desa dari berbagai desa sempat berkumpul di sebuah hotel di Brebes untuk membahas SID.

“Namun, Desa Sengon tidak ikut melakukan pengadaan SID karena nilainya yang mencapai Rp70 juta dianggap terlalu besar. Selain itu, kami merasa SDM masyarakat belum siap untuk pengadaan alat e-voting tersebut,” ujarnya.(tgh)

Bantah Mangkrak, Dinas Peternakan Brebes Jelaskan Status RPU Limbangan Wetan


BREBESbrdnusantara.news.blog – Dinas Peternakan Kabupaten Brebes membantah kabar yang menyebutkan Rumah Pemotongan Unggas (RPU) di Limbangan Wetan mangkrak. Klarifikasi ini disampaikan oleh drh. Ismu Subroto, M.Si, didampingi oleh Kabid Keswan Kesmavet, Budi Santosa, saat menerima kunjungan dari Dedy Rohman, ketua LSM Landep, pada Jumat (7/11/2025).

Ismu Subroto menjelaskan bahwa proyek RPU tersebut seharusnya menelan biaya Rp16 miliar. Namun, karena keterbatasan dana alokasi khusus dari APBN pusat, proyek ini akhirnya dikerjakan dengan anggaran Rp7,3 miliar melalui proses lelang.

Pengelolaan RPU kemudian diserahkan kepada CV Agung Freshindo sebagai pemenang lelang terbuka melalui KSP ULP, mulai tahun 2024.

“Sejak tahun 2024, nilai sewa RPU mengalami fluktuasi, dimulai dengan harga awal lelang sebesar Rp105.000.000 per tahun,” ujar Ismu Subroto. Pemerintah daerah juga mendapatkan bagi hasil sebesar 20% dari operasional RPU tersebut.

Agung, pemilik CV Agung Creasindo, melalui pesan singkat kepada Kepala Dinas Peternakan, menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat memberikan dukungan sehingga running test RPU dapat segera dilakukan bulan ini.(tgh)

Brebes Geger: Judi Online Merajalela, Ibu-ibu dan Bencong Jadi Sorotan!


BREBES, brdnusantara.news.blog – 6 November 2025 – Fenomena judi online di Kabupaten Brebes semakin meresahkan. Solihin, tokoh Partai Amanat Nasional (PAN), dalam pertemuan di Kantor Kesbangpol Brebes pada Kamis (6/11/2025), menekankan bahwa penanganan masalah ini tidak bisa hanya menyalahkan masyarakat.

“Jangan hanya menyalahkan masyarakat. Masalah judi online ini bukan hanya urusan partai politik, tapi juga aparat hukum,” tegas Solihin. Ia menambahkan bahwa perjudian memiliki berbagai bentuk, termasuk judi online, judi kuda liar, dan bahkan melibatkan kalangan ibu-ibu.

Fahmi, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal, mengungkapkan bahwa pemerintah telah membentuk Satgas Judi Online sejak 2017. “Kita harus mencegah dari segala sisi agar anak cucu kita tidak terjerat perjudian,” ujarnya.

Cecep Subarkah dari Polres Brebes menambahkan pengalamannya saat menjabat sebagai Kapolsek Wanasari. “Dulu, saat saya jadi Kapolsek Wanasari, kami pernah menggerebek perjudian. Pemikatnya dari kalangan ibu-ibu, dan pengedar judinya malah dari bencong,” ungkapnya.

Pernyataan-pernyataan ini mengindikasikan bahwa masalah perjudian di Brebes sangat kompleks dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Perlu adanya tindakan komprehensif dari semua pihak untuk memberantas penyakit masyarakat ini hingga ke akarnya.

Penerima PKH di Brebes Harus Memenuhi Tiga Komponen Utama, Anggaran Capai Ratusan Miliar Rupiah


Fatah el zaman


BREBESbrdnusantara.news.blog – Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Brebes, Fatah El Zaman alias Eel, menyampaikan informasi penting terkait kriteria penerima bantuan PKH. Pada hari Rabu, 5 November 2025, di kantor Dinas Sosial Kabupaten Brebes, ia menjelaskan bahwa penerima PKH harus memenuhi tiga komponen utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan lansia.

Fatah El Zaman menjelaskan secara rinci bahwa komponen pendidikan mencakup anak-anak sekolah dari berbagai tingkatan. Bantuan yang diberikan untuk siswa Sekolah Dasar (SD) adalah sebesar Rp 225.000 per tahapan, yang dicairkan setiap 3 bulan sekali. Selain itu, komponen kesehatan menyasar balita dan lansia. Untuk lansia (60 tahun ke atas), bantuan yang diberikan adalah Rp 600.000 per 3 bulan.

“Setiap tahapan penyaluran diperkirakan mencapai 70 miliar rupiah kepada penerima PKH di Kabupaten Brebes. Dengan demikian, setiap tahunnya, setidaknya 280 miliar rupiah digulirkan untuk program ini,” ujar Fatah El Zaman. Ia menambahkan bahwa jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Brebes mencapai 103.000 keluarga.

Lebih lanjut, Fatah El Zaman menjelaskan bahwa ada 14 kriteria yang menyebabkan seseorang tidak dapat menerima PKH. Beberapa di antaranya adalah jika yang bersangkutan atau anggota keluarganya berprofesi sebagai anggota TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), atau terlibat dalam aktivitas judi online.


Dengan adanya informasi ini, diharapkan masyarakat Brebes, khususnya para penerima manfaat PKH, dapat lebih memahami kriteria dan tujuan dari program ini. Pemerintah Kabupaten Brebes terus berupaya memastikan bahwa bantuan PKH tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Anggota DPR RI Shintya Sandra Kusuma Gandeng Bawaslu Brebes, Sosialisasikan Penguatan Pengawasan Pemilu dan Empat Pilar Kebangsaan


BREBESbrdnusantara.news.blog – Anggota DPR RI, Shintya Sandra Kusuma, menggandeng Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Brebes untuk menggelar sosialisasi penguatan pengawasan dalam penyelenggaraan Pemilu. Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi politisi muda asal Brebes tersebut untuk mendekatkan diri dengan konstituennya dalam masa reses yang digelar pada Minggu, 2 November 2025.

Acara sosialisasi yang diadakan di salah satu hotel di Brebes ini mengundang sejumlah konstituen sebagai peserta. Shintya menekankan bahwa Pemilu merupakan asas demokrasi yang dianut Indonesia dan menjadi pesta rakyat yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Pemilu adalah kesempatan kita untuk memilih pemimpin yang dikehendaki, dari itu gunakan kesempatan pemilu sebaik baiknya,” kata Shintya. Ia menambahkan bahwa Pemilu adalah hasil demokrasi tertinggi yang akan menghasilkan pemimpin atau wakil rakyat yang membawa keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain memberikan sosialisasi seputar Pemilu, Shintya juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mensosialisasikan empat pilar kebangsaan. Menurutnya, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Empat pilar kebangsaan sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi karena merupakan fondasi bangsa Indonesia yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI,” jelas Shintya.

Bawaslu Kabupaten Brebes mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Pemilu yang jujur, adil, dan bersih dengan cara aktif mengawasi jalannya Pemilu.

Inovasi Pemilihan Ketua OSIS di SMP 3 Larangan: Transparan dan Real-Time dengan Teknologi Komputer


BREBES, – brdnusantara.news.blog – 1 November 2025 – SMP 3 Larangan melaksanakan pemilihan ketua OSIS dengan cara yang inovatif dan transparan. Mukson, seorang guru TK yang mengajar kelas 9 di SMP 3 Larangan pada hari Sabtu, 1 November 2025, mengungkapkan kepada awak media bahwa program pemilihan ketua OSIS berbasis komputer ini dikembangkan oleh siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler teknik informatika.

“Hasilnya bisa diketahui secara real-time, tanpa ada manipulasi, politik uang, maupun rekayasa,” ujar Mukson. Ia menambahkan bahwa aplikasi ini dapat digunakan dengan memanfaatkan Google Chrome dan jaringan Wi-Fi.

Fahri, seorang siswa yang aktif dalam ekstrakurikuler Teknik Informatika Komputer, menjelaskan lebih detail mengenai cara kerja program ini. “Program ini menggunakan Google Chrome. Saat pemilihan ketua OSIS, pemilih tinggal mengklik nama calon yang dipilih, dan hasilnya otomatis bisa diketahui secara real-time,” terangnya.

Inovasi ini diharapkan dapat menginspirasi Indonesia untuk menerapkan teknologi serupa dalam pemilihan umum di berbagai tingkatan, mulai dari pemilihan kepala desa hingga pemilihan bupati dan presiden. Penerapan teknologi ini di tingkat SMP menunjukkan potensi besar untuk mewujudkan pemilihan yang lebih jujur, adil, dan transparan di masa depan.

Kasus Penipuan Oknum Guru SMPN Tegal: Dua Cek Kosong Senilai Rp150 Juta


Kasus Penipuan Oknum Guru SMPN Tegal: Dua Cek Kosong Senilai Rp150 Juta



Kabupaten Tegalbrdnusantara.news.blog – Seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Tegal berinisial AS diduga melakukan tindak pidana penipuan terhadap warga dengan memberikan dua cek kosong senilai Rp150 juta.

AS, yang juga berbisnis kaplingan dengan rekannya berinisial M, telah sepakat menggunakan lahan milik WY untuk keperluan jalan keluar-masuk truk pengangkut material tanah urugan di lokasi kaplingan. Sebagai komitmen, AS memberikan uang Rp5 juta sebagai tanda jadi dan dua cek, satu bernilai Rp100 juta dan satunya senilai Rp50 juta ke WY.

Namun, ketika cek tersebut hendak dicairkan di salah satu bank yang tertera, ternyata tidak ada isinya alias cek bodong. WY, yang merasa dirugikan, mengancam akan melaporkan AS ke aparat penegak hukum (APH) jika tidak ada penyelesaian.

AS, ketika dikonfirmasi, mengatakan bahwa dirinya sudah mendapatkan surat pernyataan dari partner kerjanya M, dan cek tersebut tidak berlaku serta akan dilunasi oleh M. Namun, M membantah hal tersebut dan mengatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu dengan apa yang dilakukan AS, serta membantah surat pernyataan itu dibuat sendiri oleh AS.

Kasus ini masih dalam penyelidikan dan belum ada tindakan lebih lanjut dari pihak berwajib.

Program Makanan Bergizi Gratis di SMP Negeri 1 Banjarharjo Berjalan Lancar




BREBES,Banjarharjo – brdnusantara.news.blog – Program pemerintah mengenai pemberian makanan bergizi gratis selama 1.018 hari di SMP Negeri 1 Banjarharjo telah berjalan selama seminggu terakhir. Jamroni, salah satu guru matematika di sekolah tersebut, menjelaskan bahwa para siswa sangat antusias menikmati program ini.

Pada hari Jumat, 24 Oktober 2025, seluruh siswa mendapatkan menu istimewa berupa rendang daging sapi khas Padang, sayur kacang panjang, tempe, buah jambu air, dan nasi. Jamroni memastikan bahwa semua makanan yang diberikan kepada siswa dalam kondisi baik dan tidak ada keluhan mengenai kualitas maupun kuantitas makanan.


“Semua makanan yang diberikan kepada siswa tidak ada masalah, semuanya komplit,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai tidak adanya jatah makanan bergizi gratis untuk guru, staf, dan karyawan sekolah, Jamroni menjelaskan bahwa prioritas utama adalah siswa. “Yang penting siswanya dapat. Kalau memang ada anggaran lebih dan dibolehkan, guru pun mau,” tambahnya.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan gizi dan konsentrasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Banjarharjo.

Tragis, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Banjarmelati Brebes


Pengendara sepeda motor di Desa Bangsri Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes tertemper kereta api.


BREBESbrdnusantara.news.blog – Jawa Tengah – Seorang pengendara sepeda motor, Munari (59), warga Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di perlintasan Banjarmelati pada Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 10.50 WIB.

Menurut keterangan dari Polsek Bulakamba, yang menerima laporan dari perangkat desa setempat, kecelakaan terjadi saat korban melintas menggunakan sepeda motor Honda Beat hitam dari arah barat ke timur. Peristiwa nahas ini terjadi di area double track yang memisahkan jalur kereta api selatan dan utara.

“Saat kejadian, dua kereta api melintas dari arah berlawanan. Setelah kereta pertama lewat, korban mencoba melintasi rel, namun sepeda motornya terlalu dekat dengan jalur rel,” ujar Kapolsek Bulakamba, AKP M. Afandi.

Kereta Api KA 218 (Kaligung) relasi Cirebon–Semarang yang melaju dari arah barat ke timur kemudian menabrak korban. Benturan keras menyebabkan korban dan sepeda motornya terpental sekitar 10 meter. Munari dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban. Keluarga korban telah menolak autopsi dan jenazah telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

AKP M. Afandi mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak memiliki palang pintu. “Jangan memaksakan diri melintas sebelum kereta benar-benar lewat. Utamakan keselamatan,” tegasnya.

Pemkab Brebes Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kader Kesehatan dan Puskesmas Terima Bantuan Signifikan


Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma,SE,MM. Yang di dampingi Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes Inneke Tri Sulistyowati, M.Kes, saat memberikan bantuan transport bagi kader kesehatan



BREBESbrdnusantara.news.blog = Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes menunjukkan komitmen kuatnya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat dengan memberikan bantuan transportasi kepada kader kesehatan dan perangkat laptop untuk 11 puskesmas di wilayahnya. Acara penyerahan bantuan berlangsung di Puskesmas Pemaron pada Kamis, 23 Oktober 2025, dihadiri oleh Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, beserta jajaran Dinas Kesehatan, kepala OPD, kepala puskesmas, kepala desa, dan ratusan kader kesehatan.

Bupati Paramitha Widya Kusuma dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini adalah bentuk apresiasi dan dukungan nyata Pemkab Brebes terhadap dedikasi para kader kesehatan. Ia menekankan peran strategis kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat, yang aktif dalam kegiatan Posyandu, pelayanan ibu dan anak, pemantauan gizi, imunisasi, hingga edukasi kesehatan lingkungan.

“Tanpa semangat dan ketulusan para kader, mustahil program kesehatan di tingkat desa dapat berjalan optimal,” tegas Bupati Paramitha. Bantuan transportasi ini diharapkan dapat memotivasi dan menambah semangat para kader dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain itu, penyerahan laptop, PC, dan printer untuk 11 puskesmas merupakan langkah nyata Pemkab Brebes dalam mendukung transformasi digital layanan kesehatan. Dengan perangkat ini, proses pencatatan, pelaporan, dan monitoring diharapkan menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien.

“Kami ingin setiap warga Brebes memperoleh layanan kesehatan yang mudah diakses, cepat, dan berkualitas. Kesehatan masyarakat adalah pondasi utama menuju Brebes yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ungkap Bupati Paramitha. Ia juga mengajak seluruh tenaga kesehatan dan kader untuk terus bersinergi serta memperkuat komunikasi dan kebersamaan dalam menjalankan tugas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Inneke Tri Sulistyowati, menjelaskan bahwa sebanyak 9.050 kader kesehatan menerima bantuan transportasi sebesar Rp250 ribu per orang, dengan total anggaran mencapai Rp2,262 miliar. Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para kader yang seringkali mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya pribadi.

Untuk bantuan perangkat teknologi informasi, Inneke menyebutkan nilai totalnya mencapai Rp1,252 miliar. Bantuan ini diberikan guna memperkuat sistem administrasi dan pelaporan kesehatan di tingkat puskesmas, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan transformasi digital layanan publik.

“Dengan fasilitas ini, kami berharap puskesmas dapat merencanakan program kesehatan serta menyusun laporan kerja secara lebih efektif dan efisien,” pungkas Inneke.

Poin-poin Penting:

– Detail Angka: Menyebutkan jumlah kader yang menerima bantuan dan total anggaran yang dikeluarkan.

– Penekanan Transformasi Digital: Menyoroti upaya Pemkab Brebes dalam mendukung transformasi digital layanan kesehatan.

– Kutipan Langsung: Menyertakan kutipan langsung dari Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan untuk memberikan dimensi personal dan memperkuat pesan berita.

– Fokus pada Dampak: Menjelaskan bagaimana bantuan ini akan berdampak pada peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat Brebes.

Talud Senilai 200 Juta Rupiah di Desa Pruwatan Ambruk Setelah 16 Hari, Diduga Akibat Hujan Deras


Talud Senilai 200 Juta Rupiah di Desa Pruwatan Ambruk Setelah 16 Hari, Diduga Akibat Hujan Deras

BREBESbrdnusantara.news.blog – Proyek pembangunan talud senilai 200 juta rupiah di Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, ambruk hanya 16 hari setelah selesai dibangun. Kepala Desa Pruwatan, Rasiman, mengonfirmasi kejadian ini melalui pesan Whatsapp pada hari Kamis, 23 Oktober 2025. Saat ini, perbaikan talud yang ambruk tersebut sedang dalam proses pengerjaan.

Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek, pekerjaan ini didanai melalui bantuan keuangan dan dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Pruwatan.

Rasiman menjelaskan bahwa ambruknya talud tersebut diduga disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. “Mungkin hari ini siap dikerjakan lagi. Kemarin hujan deras, air masuk ke semua pasangan,” jelasnya.

Sementara itu, Haji Ishak SH MA MM, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Partai Gerindra, menyatakan melalui sambungan telepon bahwa ia memang mengusulkan bantuan keuangan pada tahun 2025. Namun, ia belum dapat memastikan apakah bantuan tersebut dialokasikan untuk Desa Pruwatan. “Saya akan mengecek lagi. Saya mendukung adanya perbaikan talud tersebut,” ujarny

Kabupaten Brebes Gelar Apel Hari Santri Nasional 2025 dengan Khidmat



BREBES – brdnusantara.news.blog – Alun-alun Kota Brebes menjadi saksi pelaksanaan apel khidmat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Rabu, 22 Oktober 2025. Acara ini dihadiri oleh ratusan santri serta tokoh penting daerah.

Apel HSN 2025 ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Harapan Dunia.” Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, bertindak sebagai pemimpin apel. Turut hadir Wakil Bupati Brebes Wurja, jajaran Forkompimda, pejabat OPD Pemkab Brebes, Ketua Tanfidz PCNU Brebes KH. Sholahuddin Masruri, anggota DPRD Brebes dari Fraksi PKB, serta santri dari berbagai pondok pesantren, Madrasah Diniyah, Fatayat, dan Muslimat NU se-Kabupaten Brebes.

Bupati Paramitha Widya Kusuma menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya HSN di Kabupaten Brebes. Beliau menegaskan dukungan penuh Pemkab Brebes terhadap pendidikan santri di pondok pesantren dan madrasah.

“Pemkab Brebes mendukung penuh apa yang menjadi harapan para kyai maupun pengasuh dalam mendidik akhlak para santri,” ujarnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada 12 santri asal Brebes yang berprestasi di ajang Musabaqoh Quratul Kutub Nasional 2025. Pemkab Brebes berkomitmen untuk terus mendukung santri dalam berbagai kegiatan di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.

“Kami akan selalu mendukung dan tentunya santri bisa membaca Al-Qur’an dan menjadi anak yang berakhlakul karimah,” jelasnya.

Mustholah, pengurus PCNU Kabupaten Brebes, menjelaskan bahwa tema HSN tahun ini mencerminkan tanggung jawab santri sebagai penjaga moral, spiritual, dan ideologis bangsa. Santri berperan aktif dalam menjaga semangat kemerdekaan dan membawa nilai-nilai Islam yang damai serta berkeadilan ke tingkat internasional.

Pesan dari DPRD Brebes untuk Santri

Fraksi PKB DPRD Brebes turut menyampaikan pesan-pesan penting kepada santri di Kabupaten Brebes. Haryanto, anggota Fraksi PKB DPRD Brebes, menyatakan bahwa Hari Santri merupakan pengakuan pemerintah atas partisipasi santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Semoga santri ke depan bisa terus berjuang untuk agama dan negara,” kata Haryanto.

Nafisatul Khoiriyah, anggota Fraksi PKB DPRD Brebes lainnya, menekankan bahwa Hari Santri Nasional adalah momentum untuk memaknai santri sebagai penjaga ilmu, pelita bangsa, dan penopang peradaban.

“Santri adalah penjaga nilai & agen perubahan yang terus berjuang membawa pesan damai, moderat & berkeadaban,” ujarnya.

Nafisatul yang juga Pengasuh Ponpes As-Syamsuriyyah berharap agar Perda Pesantren dapat segera terwujud untuk menunjang eksistensi pesantren di Kabupaten Brebes.( * )

Bupati Brebes Ingatkan Pejabat untuk Tidak Menyalahgunakan Wewenang



BREBESbrdnusantara.news.blog – Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menekankan kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes untuk menjalankan tugas dengan amanah dan tidak menyalahgunakan wewenang yang diberikan. Pesan ini disampaikan setelah melantik 114 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengalami promosi dan rotasi jabatan eselon III dan IV di Pendopo Kabupaten Brebes, Senin (20/10/2025).

“Jabatan ini bukanlah hak istimewa, melainkan amanah dan kepercayaan. Jangan sampai kita mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan,” ujar Bupati Paramitha dengan tegas.

Pelantikan ini juga mendapatkan perhatian dari DPRD Brebes. Salah satu anggota Komisi I DPRD Brebes menyampaikan bahwa pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi para pejabat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelantikan ini sudah dilaksanakan di Pendopo Brebes, dan kami berharap para pejabat yang dilantik dapat berjuang melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Selain itu, DPRD Brebes juga menyoroti pentingnya pengisian jabatan yang kosong di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mereka berharap agar semua jabatan yang kosong dapat segera diisi pada bulan November mendatang, tanpa Pelaksana Tugas (PLT).

“Kami berharap semua jabatan yang kosong dapat segera terisi, sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tambahnya.

Terkait anggaran, Komisi I DPRD Brebes memastikan bahwa anggaran untuk kegiatan pemerintahan sudah dipersiapkan dengan baik dan mencukupi.


“Komisi I sudah mempersiapkan anggaran dan kami rasa sudah cukup untuk mendukung semua kegiatan pemerintahan,” pungkasnya.

Gramedia Gelar Bazar Buku dan Lomba di Brebes, Gandeng Dinarpus


Gramedia Gelar Bazar Buku dan Lomba di Brebes, Gandeng Dinarpus

BREBESbrdnusantara.news.blog – Gramedia bekerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Brebes menggelar bazar buku dan serangkaian lomba di halaman kantor Dinarpus, Kelurahan Gandasuli, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan kreativitas di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak.

Maripah, Kepala Toko Gramedia dari Kabupaten Cirebon, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Gramedia, Dinarpus, dan beberapa sponsor. “Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Dinarpus dan para sponsor untuk mengadakan acara ini. Kami berharap bazar buku ini bisa memberikan akses lebih mudah bagi masyarakat Brebes untuk mendapatkan buku-buku berkualitas,” ujarnya pada Kamis, 16 Oktober 2025.

Rangkaian acara lomba akan dimulai pada 19 Oktober dengan lomba menggambar topeng dan menggambar batik. Pada 20 Oktober, akan diadakan lomba siswa berprestasi yang diperuntukkan bagi siswa kelas 3 hingga kelas 6 SD, dengan kategori perlombaan yang berbeda untuk setiap kelas.

“Lomba siswa berprestasi ini kami adakan untuk memberikan apresiasi kepada siswa-siswa yang memiliki prestasi di bidang akademik maupun non-akademik,” tambah Maripah.

Pada 21 Oktober, acara akan dimeriahkan dengan lomba mewarnai yang terbuka untuk tingkatan PAUD, TK, dan SD. Lomba ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi mereka.

Hadiah yang disiapkan untuk para pemenang lomba meliputi sertifikat, tropi, voucher belanja buku, dan goodie bag. Dengan adanya hadiah-hadiah menarik ini, diharapkan para peserta lomba semakin termotivasi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Bazar buku dan lomba ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang diadakan setiap tahunnya, sebagai upaya untuk terus meningkatkan minat baca dan kreativitas masyarakat Brebes.