All posts by ✍️ 🤵 Adi

Online Media

Tiang Bangunan Pasar Jatibarang Brebes Ambruk Diduga karena Keropos di Makan Usia.


Atap dan tiang bangunan

BREBESbrdnusantara.news.blog – Atap dan tiang bangunan di Pasar Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ambruk pada Kamis (13/3/2025) sore. Kejadian ini disebabkan oleh konstruksi kayu yang sudah lapuk dan akhirnya tidak mampu menahan beban.

Beruntung, peristiwa ini terjadi saat kondisi pasar sudah sepi, sehingga tidak ada korban jiwa. Blok barat yang menjadi bagian terdampak utama memang terbuat seluruhnya dari kayu yang telah termakan usia.

Kronologi kejadian

Kepala Pasar Jatibarang, Muritno, membenarkan insiden tersebut.

(Benar) ambruk sore tadi. Blok barat itu memang semuanya dari kayu,” ujar Muritno saat dikonfirmasi wartawan, Kamis malam.

Ia menjelaskan bahwa atap yang ambruk bukan disebabkan oleh hujan atau angin, melainkan karena kayu penyangga yang sudah keropos.

“Penyebabnya memang bukan faktor cuaca. Kayu tiang utama sudah sangat keropos,” tambahnya.

Kondisi Pasar yang Memprihatinkan

Muritno mengungkapkan bahwa kondisi blong barat Pasar Jatibarang memang sudah memprihatinkan.

Selain tiang kayu yang lapuk, bagian lain seperti talang air juga sudah banyak yang bocor saat hujan. Blok tersebut terakhir kali dibangun pada tahun 2004 dan hingga saat ini belum pernah direnovasi.

Pihak pengelola pasar sebenarnya sudah merencanakan penggantian salah satu tiang kayu utama yang lapuk, namun belum sempat dilakukan sebelum kejadian ini terjadi.

Dampak bagi Pedagang

Sejumlah lapak pedagang terdampak akibat ambruknya bagian bangunan ini. Namun, pihak pengelola pasar masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah pastinya. “Yang jelas ada lapak yang terkena. Tapi masih dihitung jumlahnya. Saat ini masih mencari solusi untuk menampung pedagang yang terdampak,” kata Muritno.

     

Lebih 1 Bulan Kapal Tag boot terdampar di Purin, beck hoe Diatas Tongkang Bekerja Sendiri


TEGAL – brdnusantara.news.blog – Wastono yang sehari-hari menjadi pedagang di kawasan pantai purwahamba indah ( Purin) Kota Tegal, menyampaikan pada wartawan bahwa sudah lebih dari satu bulan kapal tag boat yang yang biasanya dipakai untuk menarik kapal besar, terdampar di perairan ini.

Wastono

Kepada wartawan Jumat 14 Maret 2025, wasono menyampaikan bahwa teks boot itu di pergunakan untuk menarik kapal besar tapi karena tidak kuat , dan arus serta angin keras akhirnya kapal itu terdampar di sini.

Dan kapal Tongkang yang atasnya berisi alat Deco sudah lebih dari 15 hari mengeruk pasir atau yang tanah yang berada di bawah kipas milik kapal Tag boat itu.

Saya menyebutkan kapal itu kalau pakai kapal kayu mungkin lebih gampang namun kapalnya digunakan adalah kapal tag boat dari besi, apalagi tidak disertai kapal tag boat lain untuk menarik kapal yang terdampar itu.

Lebih 1 Bulan Kapal Tag boot terdampar di Purin, beck hoe Diatas Tongkang Bekerja Sendiri


TEGAL – brdnusantara.news.blog – Wastono yang sehari-hari menjadi pedagang di kawasan pantai purwahamba indah ( Purin) Kota Tegal, menyampaikan pada wartawan bahwa sudah lebih dari satu bulan kapal tag boat yang yang biasanya dipakai untuk menarik kapal besar, terdampar di perairan ini.

Wastono

Kepada wartawan Jumat 14 Maret 2025, wasono menyampaikan bahwa teks boot itu di pergunakan untuk menarik kapal besar tapi karena tidak kuat , dan arus serta angin keras akhirnya kapal itu terdampar di sini.

Dan kapal Tongkang yang atasnya berisi alat Deco sudah lebih dari 15 hari mengeruk pasir atau yang tanah yang berada di bawah kipas milik kapal Tag boat itu.

Saya menyebutkan kapal itu kalau pakai kapal kayu mungkin lebih gampang namun kapalnya digunakan adalah kapal tag boat dari besi, apalagi tidak disertai kapal tag boat lain untuk menarik kapal yang terdampar itu.

Lebih 1 Bulan Kapal Tag boot terdampar di Purin, beck hoe Diatas Tongkang Bekerja Sendiri


TEGAL – brdnusantara.news.blog – Wastono yang sehari-hari menjadi pedagang di kawasan pantai purwahamba indah ( Purin) Kota Tegal, menyampaikan pada wartawan bahwa sudah lebih dari satu bulan kapal tag boat yang yang biasanya dipakai untuk menarik kapal besar, terdampar di perairan ini.

Wastono

Kepada wartawan Jumat 14 Maret 2025, wasono menyampaikan bahwa teks boot itu di pergunakan untuk menarik kapal besar tapi karena tidak kuat , dan arus serta angin keras akhirnya kapal itu terdampar di sini.

Dan kapal Tongkang yang atasnya berisi alat Deco sudah lebih dari 15 hari mengeruk pasir atau yang tanah yang berada di bawah kipas milik kapal Tag boat itu.

Saya menyebutkan kapal itu kalau pakai kapal kayu mungkin lebih gampang namun kapalnya digunakan adalah kapal tag boat dari besi, apalagi tidak disertai kapal tag boat lain untuk menarik kapal yang terdampar itu.

Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Tegal Adakan Pesantren Ramadhan


Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Tegal Adakan Pesantren Ramadan

TEGALbrdnusantara.news.blog – Husni Darrojatun Wakil Kepala Bidang kurikulum Madrasah Tsanawiyah Kota Tegal hari Jumat 14 Maret 2025 menyampaikan bahwasannya Madrasah Tsanawiyah kota Tegal mengadakan Pesantren Romadhon.

Husni Darrojatun Wakil Kepala Bidang kurikulum Madrasah Tsanawiyah Kota Tegal

Waktu yang disepakati bersama yaitu tanggal 17 hingga 20 Maret 2025, sedangkan materi yang diajarkan berkisar tiga hal yaitu akhlak mulia, ibadah, dan Muamalah.

Tidak kurang pesertanya dari kelas 7 , 8 dan 9 yang belajar di lingkungan ini sedangkan guru-guru yang membimbing Pesantren Romadhon terdiri dari guru-guru yang berada di sini.

Pentingnya pelajaran itu diberikan kepada siswa-siswi pada saat Pesantren Romadhon yaitu melakukan kebiasaan baik, momentum terbaik buat anak-anak untuk melakukan perubahan diri, dan yang ketiga tidak hanya pada saat Ramadan saja tetapi diharapkan juga di hari-hari lain setelah itu.

Suka duka menarik pajak PBB di Kelurahan di Kelurahan Limbangan Wetan


Ahmad Nuryanto Lurah Limbangan Wetan

BREBES – brdnusantara.news.blog – Ahmad Nuryanto lurah Limbangan Wetan Kecamatan Brebes kabupaten Brebes menyebabkan bahwa target pajak PBB tahun 2025 ini adalah 287 juta , hanya dibagi kepada 5 kotak, untungnya RT dan RW yang ada di sini, membantu tugas kami di lapangan.

Tidak itu saja, kepada wartawan Jumat 14 Maret 2025:Kantor Kelurahan juga kami gunakan untuk Warga Limbangan wetan bisa membayar pajak di kantor ini.

Kantor Kelurahan di mana kantor Limbangan Wetan  untuk pelayanan kepada masyarakat, juga untuk pengaduan serta keluhan, dari masyarakat kepada pihak Pemerintah Kelurahan.

287 juta yang ditargetkan sebanyak 3.500  SPPT pajak yang di menjadi kewajiban dari pemerintah kelurahan Limbangan Wetan.

Begini penjelasan lurah Limbangan Wetan.

Warga Buat SKTM  Brebes ,Tidak Berlaku di Luar Brebes, Diharapkan Uluran Tangan Bupati


BREBES – brdnusantara.news.blog – Nama bayi Mega Sintia.
Umur ± 3 tahun Berada rumah sakit Izza Karawang,  memang selain panas kejang juga  Mega sirahe mengalami kejeblok alias kebentur benda keras ,  saat ronsen ada ada luka di dalam kepalanya 

Posisi anak dirumah sakit izza kerawang.kondisi orang tua tidak punya uang untuk berobat, infonya mengunakan SKTM pihak rumah sakit tidak menerima SKTM  padahal orang tua asli brebes, berharap bupati brebes bisa membantu proses pembiayaan untuk sktm SKTM  warga brebes tidak mampu.

Keterangan dari Bidang  Penanganan Dinas sosial kabupaten Brebes mengatakan bahwa program warga tidak mampu atau SKTM sudah tidak berlaku lagi, kalaupun diusulkan sekarang baru berlaku satu bulan kemudian.

Keterangan dari dia selaku subkoordinator Dinas Kesehatan mengatakan bahwa , Per 1 januari 2025, skema UHC non cut off sudah tidak ada , Jadi usulan darurat sudah tidak bisa aktif , di hari yang sama, ”  Tadi Bu Kadin sudah  menginfokan hal itu ” .

Sementara  Farel ibu kandung Iza saat ditelepon hari Kamis 13  Maret 2025 berharap Bupati Brebes bisa membantu mencarikan solusi mengenai biaya di rumah sakit ini, jelasnya.

Ahmad Toridin salah satu pengurus dari baznas kabupaten Brebes mengatakan bahwa kalau di rumah sakit di luar Brebes itu tanggung jawab dari basnas,
Seandainya pulang ke Brebes,
kami siap untuk menjemput pasien tersebut karena sudah ada ambulans dari rumah sakit setempat , ujarnya.[ tgh ]

Wakil Bupati Brebes Wurja,  Laksanakan Program 100 Brebes Beres


BREBES – brdnusantara.news.blog – Wakil bupati Brebes Wurja  melalui program 100 hari Brebes beres berkesempatan melihat bantuan rumah tidak layak huni yang diperuntukkan kepada Nur Rohman warga Luwung gede , dan Wapri warga Sitanggal, Kecamatan Larangan.

Selain itu Wakil bupati Wurja  juga memberikan cara simbolis bantuan jambanisasi untuk Desa Luwunggede , Kecamatan larangan Kabupaten Brebes, yang diterima secara simbolis oleh Rossa  Kepala Desa Luwunggede .

Dalam kesempatan itu juga ditemani kepala Dinperwaskim Dani Asmoro, dan 
Ujang Tolani

Selain itu Wurja,  berkesempatan melihat langsung program Beresi dalan , di poros Jalan Sitanggal- larangan, dan Desa Kendaga , kecamatan larangan bersama Camat larangan Eni Listiana .

Selain itu Wakil Bupati Brebes Wurja bersama dengan PLh kepala BPBD kabupaten Brebes Supriyadi juga memberikan langsung bantuan dari pemerintah daerah kepada korban longsor di wilayah Galuh Timur , Kecamatan Tonjong.[ tgh ]

Wakil Bupati Brebes, Wurja Beri Dukungan Moril dan Materiil kepada Keluarga Korban Longsor Brebes


Wakil Bupati Brebes, Wurja mengunjungi rumah duka korban tanah longsor tebing setinggi 100 meter di Dukuh Tiong, Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong

BREBES – brdnusantara.news.blog – Wakil Bupati Brebes, Wurja, mengunjungi rumah duka korban tanah longsor di Dukuh Tiong, Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Rabu (13/3/2025). Tebing setinggi 100 meter longsor pada Selasa (12/3/2025) siang.

Dalam kunjungan tersebut, Wurja didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes, Supriyadi.

Wabup yang akrab disapa Abah Wurja itu menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menyerahkan bantuan. Korban meninggal dunia adalah Wutuh (80), warga Dukuh Tiong RT 01 RW 02, Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Pemerintah Kabupaten Brebes berharap keluarga tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini,” kata Abah Wurja.

Sementara itu, Plt Kalaksa BPBD Brebes Supriyadi mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk evakuasi dan penyaluran bantuan darurat bagi keluarga korban.

“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor agar tetap waspada, terutama di musim penghujan, serta selalu berkoordinasi dengan pihak berwenang guna mengantisipasi potensi bencana alam di wilayah Brebes,” kata Supriyadi.

Diberitakan sebelumnya, tanah longsor terjadi di Dukuh Tiong RT 01 RW 02, Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Tebing setinggi 100 meter dengan lebar 300 meter longsor menimbun area ladang warga dan menutup Sungai Kalijurang. Seorang warga yang sedang berada di ladang tertimbun longsor.

Anggaran Pendidikan Rp1,4 T, Mulai Hari Ini Sekolah Tidak Boleh Ada Pungutan


Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengumpulkan semua kepala sekolah SD dan SMP di Brebes. (Foto: Istimewa)

BREBES brdnusantara.news.blog – Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma meminta kepala sekolah SD dan SMP Negeri tidak melakukan pungutan di sekolah karena telah memberatkan wali murid.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Mitha di hadapan seluruh Kepala SMP dan SD Negeri di Kabupaten Brebes yang dikumpulkan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Brebes, Rabu 5 Maret 2025.

Bupati Mitha mengatakan, dari total APBD Kabupaten Brebes sebanyak Rp 3,8 triliun, Rp 1,4 triliun di antaranya telah dianggarkan sektor pendidikan.

Namun demikian, anggaran tersebut mayoritas diperuntukan untuk gaji tenaga pendidik, sertifikasi guru, dan Biaya Operasional Sekolah (BOS). Mitha pun menekankan, mulai hari ini dirinya tidak menghendaki sekolah melakukan pungutan kepada wali murid.

“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di sekolah-sekolah itu ada pungutan. Jadi kami kumpulkan semua kepala sekolah dari SD dan SMP, dan kami perintahkan tidak ada pungutan bagi siswa-siswi di Kabupaten Brebes,” kata Bupati usai memberikan pengarahan kepada kepala sekolah.

Dia melanjutkan, untuk mengantisipasi adanya pungutan di sekolah karena anggaran BOS tidak mencukupi biaya operasional, pihaknya akan menghitung ulang anggaran Dinas Pendidikan sebanyak Rp 1,4 triliun.

Ada dua opsi, yang pertama anggaran ditambah melalui BOS Daerah atau menghitung ulang alokasi Rp 1,4 triliun.

“Karena itu sudah besar sekali Rp 1,4 triliun. Mulai hari ini sudah tidak boleh ada pungutan,” tegas Mitha.

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengumpulkan semua kepala sekolah SD dan SMP di Brebes. (Foto: Istimewa)
Sementara itu, mewakili para kepala sekolah, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Brebes, Mokh. Idi Fitriyadi mengatakan, semua kepala sekolah setuju untuk tidak melakukan pungutan.

Namun yang telah dilakukan kepala sekolah saat ini bukanlah pungutan, melainkan sumbangan. Untuk besaran sumbangan pun dilakukan secara sukarela dan tidak ada paksaan.

“Kami sampaikan kepada orang tua siswa itu bagi yang mampu dan sumbangan ini tidak ditentukan besarannya. Secara sukarela,” ungkap dia.

Idi melanjutkan, setiap satu semester hasil dari sumbangan iti disampaikan kepada orang tua siswa saat rapat bersama komite sekolah dan wali murid.

Untuk setiap tahunnya, anggaran yang bersumber dari sunbangan tersebut pun telah diaudit oleh Inspektorat Kabupaten Brebes sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Bagi orang tua yang tidak mampu silakan datang ke sekolah, pasti kami bereskan. Selama ini juga tidak ada paksaan. Sering juga ada siswa dari mendaftar sampai lulus SMP ada yang tidak membayar sama sekali. Ijazah tidak ditahan dan sebagainya,” katanya.

“Ini soalnya sumbangan, bukan pungutan. Kalau pungutan harus dibayar, kalau sumbangan kalau tidak mampu ya jangan bayar,” tandasnya.

RSUD Brebes Launching Program BUJAMIL


BREBES – brdnusantara.news.blog – Sebagai bagian dari mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes, RSUD Brebes meluncurkan sejumlah program.

Program baru dan inovasi tidak lepas dari tujuan memberikan pelayanan prima bagi warga serta dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Brebes, Dr dr Rasipin MKes, beberapa program unggulan diperkenalkan sekaligus di launching oleh Wakil Bupati Brebes Wurja SE.

Salah satu layanan terkini yakni, Mobil Ambulance Antar Jemput Ibu Hamil atau BUJAMIL Risiko Tinggi. Sehingga Nakes Door to Door Terpadu Pasien RSUD Brebes, Ramah, Cepat, dan Sehat (DADI BERES). Inovasi RSUD Brebes ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Bupati Brebes Wurja SE usai Apel launching program layanan tersebut yang digelar di Hall Gedung penunjang RSUD setempat, Jumat (7/3/2025).

Atas nama pemerintah daerah, Wakil Bupati Brebes Wurja SE menyampaikan rasa syukur dan mengapresiasi, serta menyambut baik inovasi yang dilakukan oleh RSUD Brebes. Inisiasi serta inovasi RSUD Brebes yang telah siap mengemban misi layanan kemanusiaan yakni dengan program layanan jemput, antar dengan ambulan gratis untuk mengantar ibu hamil berisiko tinggi ke RSUD agar mendapat penanganan persalinan yang terencana dan tepat waktu.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang lebih baik dan merata adalah salah satu prioritas dalam pemerintahan di Kabupaten Brebes. “Kami selaku pemerintah daerah mendukung penuh setiap langkah yang diambil oleh RSUD Brebes dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Wurja.

Dengan mengoperasikan armada ambulance khusus yang siap siaga 24 jam, program ini bertujuan untuk membantu warga kurang mampu dan memberikan pelayanan medis tepat waktu guna mengurangi risiko komplikasi pada ibu hamil dan bayi.

Direktur Utama RSUD Brebes Dr dr Rasipin M Kes mengatakan, jika ketiga program inovasi layanan masyarakat itu, menjadi salah satu program prioritas kepala daerah di Pemkab Brebes, seperti layanan BUJAMIL berisiko tinggi, yang merupakan solusi transportasi kesehatan untuk warga di Kabupaten Brebes.

Jangkauan layanan ibu hamil dengan berisiko tinggi, mulai dari Kecamatan Brebes, Wanasari, Bulakamba, dan Tanjung jika membutuhkan pelayanan di RSUD Brebes bisa langsung berkoordinasi dengan teman-teman di puskesmas setempat dan nanti akan dijemput agar langsung mendapatkan layanan.

“Untuk layanan BUJAMIL sendiri tidak dikenakan biaya alias gratis, karena biayanya sudah ditanggung Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Brebes,” pungkas Rasipin.

Apel Launching BUJAMIL ditutup dengan penyematan rompi kepada para dokter dan Nakes secara simbolis oleh Wakil Bupati Brebes. Dan dilanjutkandengan Launching pelepasan armada BUJAMIL yang ditandai dengan pengguntingan untaian pita melati oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja SE, didampingi Direktur RSUD Brebes, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPKAD, perwakilan Polres, Kodim 0713/Brebes, para dokter, serta Nakes.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Brebes melakukan ramah tamah dengan dua pasien BUJAMIL, yaitu Ibu Rokhimah dari Desa Kupu, Kecamatan Wanasari, dan Ibu Nelly Rifani dari Desa Jubang, Kecamatan Bulakamba.

PEMBEBSAN LAHAN Pabrik PT Armada Di Kendal Serut Terkesan Tidak Transparan


SlAWIbrdnusantara.news.blog – Pembebasan tanah seluas 16 hektar untuk pabrik di desa Kendal Serut , Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal sudah sejak bertahun-tahun lalu, dari warga sama sekali pembebasan tukar guling untuk tanah bengkok, yang dikatakan seluas 7000 meter persegi sama sekali tidak melewati musyawarah desa, bahkan tidak sepengetahuan dari Gubernur Jawa Tengah.

Joko Kedes Kendal Serut

Samsuri salah satu warga desa Kendal Serut RT 5 , RW 2 ,
saat dikonfirmasi Selasa 4 Maret 2025 mengatakan bahwasannya tidak ada rembug masyarakat Desa bahkan dari tim 9 juga tidak mengetahui, tanpa sepengetahuan adanya pembelian bengkok sebagai tukar guling tanah Desa tersebut.

Sampai sekarang belum ada penyerahan, dan intinya masyarakat dan warga ingin tahu harga jualnya berapa sih dan harga belinya berapa, itu saja jelasnya.

Kepala desa Kendal serut saat diwawancarai Joko mengatakan pembebasan sudah dilakukan sejak bertahun-tahun lalu, namun mengenai tukar guling tanah bengkok yang 7000 Meter persegi sudah melalui mekanisme rembug di desa.

Samsuri warga Desa Kendalserut

Sementara kepala desa ditanya mengenai Siapakah menjadi tim pembebasan lahan masyarakat dan siapa dari perusahaan, dia berdalih pembebasan lahan bukan dirinya melainkan notaris jelasnya.

Perusahaan yang membeli tanah di situ untuk pabrik adalah PT Armada , dan menurut kepala desa Kendal serut Joko bahwa sudah dilakukan rembug Desa sebelumnya, jelas Kades Kendal serut.

Sementara Yanto salah satu tim 9, mengatakan bahwa kalau tim 9 itu baru terbentuk November 2024 setelah ada pembebasan, Bagaimana tahu tukar gulingnya sama sekali kita sebagai tim 9 tidak tahu menahu jelasnya.(Teguh)

Mustika dan kakaknya anak penjual kerupuk dipastikan bisa bekerja di pabrik


BREBESbrdnusantara.news.blog – Setelah Bupati Brebes Paramita Widya Kusuma sebelumnya memerintahkan PLH Kepala Disdik Brebes , Dr Takroni MSi sempat memberikan sembako dan sejumlah uang di amplop bergambar Bupati Brebes Paramita Widya Kusuma

Hari senin 3 Maret 2025 Didampingi oleh kepala DPMPTSP atau lebih dikenal MPP ( Mall Pelayanan Publik  ) Kabupaten Brebes,  Teti Yuliana, dan kepala Disperinaker Brebes Dr Warsito Eko Putro Msi , serta kepala Bidang hubungan industrial dan tenaga kerja Irfan Junaedi Disperinaker Brebes.

Akhirnya Mustika dipastikan bisa bekerja di pabrik hal ini disampaikan langsung oleh Heri selaku humas PT tersebut hari Senin 3 Maret 2025, di rumah kediaman Mustika dan kakaknya,di Saditan, Kelurahan Brebes, Kecamatan Brebes.

Diketahui Mustika hanya berijazah sekolah dasar sedangkan kakaknya berijasah SLTA , keduanya anak dari Yulianto 58 tahun yakni seorang penjual kerupuk keliling yang buta atau tidak dapat melihat karena kecelakaan kerja.

Tidak melupakan jasa Bupati kakak Mustika tidak lupa mengatakan Brebes Beres.[ tgh ]

Julianto dan Mustika berterima kasih kepada Bupati Brebes karena mendapatkan bantuan sembako dan Uang Tunai


BREBES – brdnusantara.news.blog – Setelah viral di media akhirnya Julianto 58 tahun dan mustika 18 tahun diberikan bantuan oleh Bupati Brebes 1 Maret 2025.

Dari keterangan PLH Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes ,Dr. Takroni MPd ,  bahwa kejadian yang dialami Mustika diberikan sembako dan uang tunai lanjut Takroni berjanji tidak akan ada lagi insinden semacam ini lagi , jelasnya.

Mustika 18 tahun ketika ditanya ia berterima kasih  kepada Bupati Brebes Paramita Widya Kusuma yang telah membantu memberikan sembako dan uang tunai .

nantinya kalau dengan ijasah yang Diterima itu ia akan melamar kerja di beberapa pabrik yang ada di Brebes,  mudah-mudahan , Dirinya bisa terima pekerjaan apa saja yang penting bisa membantu menghidupi ia dan orang tuanya serta adik-adiknya.[ tgh ]

Mustika 18 tahun berterima kasih kepada Bupati Brebes yang memberikan bantuan untuk menebus ijasahnya di PKBM sigambir


BREBES – brdnusantara.news.blog – Setelah viral di media sosial akhirnya Julianto 58 tahun dan mustika 18 tahun diberikan bantuan oleh Bupati Brebes  Paramita Widya Kusuma hari Sabtu 1 Maret 2025.


Yulianto  diberikan bantuan berupa Indomie dan beras sedangkan Mustika diberikan uang untuk menebus ijazahnya yang ditahan oleh PKBM  daerah Desa Sigambir.

Mustika 18 tahun ketika ditanya mengenai ijasanya dia , ya modalkan hal itu masih sangat phbm ya berterima kasih kepada Bupati Brebes palang pintu Kusuma yang telah membantu memberikan uang untuk menebus ijasahnya .

Dengan nantinya Diterima itu ia akan melamar kerja di beberapa pabrik yang ada di Brebes mudah-mudahan , Dirinya bisa terima pekerjaan apa saja yang penting bisa membantu menghidupi ia dan orang tuanya serta adik-adiknya.[ tgh ]