Pemudik yang menggunakan sepeda motor dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) diantar dengan bus ber-AC operasionaal Polisi.
BREBES – brdnusantara.news.blog – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Latif Usman, melepas keberangkatan perdana program “Valet and Ride” di halaman Dealer Nasmoco Brebes, Jalan Raya Pantura Klampok, Brebes, Senin (24/3/2025).
Sebanyak 36 pemudik yang menggunakan sepeda motor dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) diangkut menggunakan bus ber-AC milik kepolisian. Sementara itu, 21 sepeda motor mereka diangkut menggunakan truk towing menuju Semarang.
Wakapolda Jawa Tengah, Kombes Pol Latif Usman, menjelaskan bahwa program “Valet and Ride” yang diinisiasi oleh Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Ribut Hari Wibowo, bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik.
“Masyarakat yang ingin mudik dengan aman, silakan menuju pos Nasmoco. Kendaraan mereka akan kami naikkan ke truk, dan orangnya naik bus, kami antar sampai Semarang,” kata Latif, didampingi Kapolres Brebes, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Oka Mahendra, di halaman Nasmoco Brebes, Senin (24/3/2025).
21 sepeda motor diangkut menggunakan truk towing menuju Semarang.
Alasan pemilihan Brebes sebagai titik keberangkatan adalah karena wilayah ini merupakan jalur arteri bagi pemudik yang baru memasuki Jawa Tengah.
“Jarak tempuh Brebes-Semarang dengan sepeda motor bisa mencapai 4-5 jam. Keselamatan pemudik harus kita jaga betul. Ini ide dari Bapak Kapolda Jateng,” jelasnya.
Melalui program ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Karena 70 persen kecelakaan lalu lintas melibatkan pengguna sepeda motor. Mudah-mudahan, tahun ini saudara-saudara kita yang mudik selamat sampai tujuan,” harapnya.
Program ini akan berlangsung selama 7 hari, mulai 24 hingga 30 Maret 2025. Ditargetkan, program ini akan mengangkut 1.890 pemudik sepeda motor. Jadwal keberangkatan adalah tiga kali sehari, yaitu pukul 13.00 WIB, 16.00 WIB, dan 20.00 WIB. (*)
BREBES – brdnuantara.news.blog – Perbaikan pipa air yang berada di Jalan Pantura Brebes dilakukan oleh karyawan PDAM Tirta Baribis Brebes Sejak hari Senin 24 Maret 2025, sejumlah tidak kurang dari 4 orang menggali dan mencari pipa yang berada di bawah permukaan tanah.
Sudah berjam-jam sudah dilakukan penggalian menggunakan alat linggis dan Jack Hammer .
Penggunaan Jack Hammer otomatis menggunakan genset , yang dipergunakan untuk listrik dari genset tersebut.
Ujar salah satu karyawan PDAM bahwa pipa yang digunakan adalah pipa zaman Belanda yaitu menggunakan asbes.
Video salah satu pelopor yang komplain mengenai hal itu, di mengharapkan agar tidak terlalu lama dalam perbaikan pipa di jalan itu, dikarenakan sebentar lagi menjelang arus mudik, dan tidak lama akan mudah berhenti tidak terlalu lama Paling lama 2 hari untuk menangani masalah ini , harapnya.[ tgh ]
BREBES – brdnusantara.news.blog – Dalam rangka menyiapkan program pemerintah perihal revitalisasi KPUD Koperasi Pembayaran Unit Desa Wanasari diharapkan jajaran Pengurus koperasi untuk mempersiapkan beberapa strategi pengembangan usaha baik yang sudah jalan maupun kreatifitas membuka usaha baru… KPUD Wanasari merupakan KPUD berkelas nasional dengan memprioritaskan usahanya dibidang tabung gas/ gas subsidi.
KPUD Wanasari diharapkan orentasi usaha dibidang pertanian lebih di kosentrasikan hal ini banyak kebutuhan para anggota terutama para petan.
Yang perlu disediakan dengan adanya wacana pemerintah akan mendirikan koperasi merah putih yang akan didirikan di setiap desa .diharapkan bisa memanfaatkan peluang untuk berkolaborasi dengan KPUD, sehingga disamping pemerintah akan memprioritaskan kopdes merah putih tetapi tdk meninggalkan koperasi yg sudah ada, baik KPUD maupun koperasi koperasi lainya.
Ir. Masrukhi Bachro , mewakili Puskud Jateng Pak Ir.Sugiono yang tidak bisa hadir karena ada kesibukan yg tidak bisa ditinggalkan.[ tgh ]
BREBES – brdnusantara.news.blog – Bank Brebes menjadi target prioritas mendapatkan kucuran dana untuk penyertaan modal dari pemerintah Kabupaten Brebes, hal ini terungkap dalam rapat paripurna DPRD kabupaten Brebes hari Senin 24 Maret 2025.
Dari keuntungan perusahaan Bank Brebes dikatakan masih sedikit, karena pernyataan modal dari pemerintah Kabupaten Brebes.
Dari keterangan Dadan Hardiana Agustina adalah Direktur Utama Perumda BPR Bank Brebes bahwa selama 73 tahun penyertaan modal dari pemerintah Daerah Brebes baru 12,5 Milyar atau 25% dari modal inti 50 M.
Ketika ditanya Bank Brebes keuntungan dari bank Brebes selama setahun itu berapa ? Namun hingga berita ini diturunkan, dari pihak Bank Brebes belum memberikan jawabannya.
Penyertaan modal dari pemerintah Kabupaten Brebes kepada bank BKK Banjarharjo mencapai lebih dari 5 miliar, sementara pejantan modal kepada Bank Jateng mencapai 12,7 miliar lebih.
Dalam rapat Paripurna itu disampaikan bahwa semua fraksi-fraksi yang ada di DPRD Brebes menghendaki, adanya transparansi dan akuntabilitas dari BPR BKK Banjarharjo dan BPR BKK Bank Brebes sebelum diberikan penyertaan tersebut.
Sementara dari Muhammad Abdillah, Direktur Utama PT BPR BKK Banjarharjo (Perseroda) BKK saat dikonfirmasi sedang zoom meting hari Senin 24 maret 2025, dari keterangan salah satu stafnya mengatakan bahwa keuntungan dari BPR BKK Banjarharjo tahun 2024 pencapai lebih dari 2 miliar Bahkan hampir mencapai 3 miliar.[ tgh ]
BREBES – brdnusantara.news.blog – Relawan Chofir ( Cowok Firal ) yang dimotori oleh Ridohukam acara buka puasa bersama pada hari Minggu 23 Maret 2025, di rumahnya di kawasan Desa Luwungragi Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes jawab dihadiri tidak kurang dari 200 orang
Ridohukam penggerak pada saat Pilkada Brebes, yang mengumpulkan hingga ribuan massa untuk mendukung Paramita Widya Kusuma jadi Bupati Brebes.
Selain itu ia juga bersama relawan Chofir , sama-sama setiap acara mendukung hingga mensukseskan Gubernur Lutfi dan Taj Yassin menjadi gubernur Jawa Tengah .
Ridhohukam juga menyampaikan kepada relawan Paramita Widya Kusuma sudah jadi Bupati dan Lutfi serta Taj Tasin sudah jadi gubernur Jawa Tengah namun persaudaraan relawan Chofir tidak sampai di sini saja, namun relawan ini akan sedulur selawase bahkan dikuatkan dengan akta pendirian yayasan.
Biar sesama relawan Javier di manapun berada bisa saling kenal bertatap muka seperti langkah saudara, jangan sampai kayak kemarin memakai kaos Chofir tidak saling mengenal.
relawan yang mereka belum bekerja, insya Allah akan dia salurankan bekerja tempatnya, Jawa Timur atau di luar Jawa.[ tgh ]
KOTATEGAL – brdnusantara.news.blog – Polres Tegal Kota mengumpulkan Zakat Fitrah serta Infaq dari seluruh personel Polri dan ASN di jajaranya. Sekaligus menyalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kapolres Tegal Kota AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyerahkan secara langsung Zakat dan Infaq kepada perwakilan Mustahiq serta masyarakat yang berhak menerima di Masjid Al Amin Mapolres
Kapolres mengatakan selain untuk meningkatkan ketaqwaan. Di bulan suci ramadhan ini kita juga diingatkan akan pentingnya kepedulian sosial.
“Bukan hanya puasa, di bulan ramadhan ini umat muslim diajarkan untuk memperbanyak amalan. Berlomba-lomba berbuat kebaikan termasuk bersedekah dan juga zakat,” ujar AKBP Putu Krisna, Sabtu (22/3/2025).
Kapolres menyebut, Zakat dan Infaq yang terkumpul ini merupakan implementasi dari nilai-nilai keagamaan, yang menjadi bagian integral dari tugas kepolisian.
Zakat dan infak ini dari masing masing bagian, fungsi, serta seksi di kumpulkan lalu kami salurkan kepada warga yang berhak menerima.
“Semoga apa yang telah kita keluarkan ini, akan menyempurnakan ibadah puasa dan menjadi ladang pahala kita semua,” ungkapnya.
Sementara dari hasil uang zakat dan infaq serta sedekah dari anggota dan ASN Polri. Dapat terkumpul sebanyak Rp 19.980.000,-. Dan Selanjutnya di salurkan dalam bentuk beras dan Shodaqoh.
KOTA TEGAL – brdnusantara.news.blog – Polres Tegal Kota melaksanakan Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2025. Sebagai bentuk kesiapan untuk mengamankan arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1446 H.
Apel yang berlangsung di halaman Mapolres ini dipimpin langsung oleh Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M. Yang didampingi oleh Kapolres Tegal Kota bersama Komandan Lanal Tegal, Jumat (21/03/2025).
Membacakan amanat Kapolri, Walikota Tegal menyebutkan, apel ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana. Serta memperkuat sinergisitas dengan stakeholder terkait.
“Hal ini bertujuan agar Operasi Ketupat 2025 dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 H dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ungkapnya.
Sebanyak 164.298 personel akan dikerahkan di 2.835 pos, terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, dan 309 pos terpadu. Hal tersebut untuk membantu masyarakat selama perjalanan mudik dan balik,” tambahnya.
Berdasarkan survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 146,48 juta orang. Atau sekitar 52 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.
Angka tersebut bukan harga mati, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya bahwa ada kecenderungan meningkat dari target yang ditentukan. Jadi memang kesiapannya harus betul betul kita rencanakan dengan baik,” ujarnya.
Berkaitan itu, lanjutnya, Walikota berharap tidak kalah pentingnya kesiapan dan kondisi personel pengamanan maupun sarpras pendukung lainnya. Baik menjelang lebaran maupun saat arus balik.
“Mengecek kondisi kesehatan dan menjaga tubuh, sehingga saat pengamanan nantinya semua dalam keadaan sehat dan siap melayanai masyarakat yang akan mudik lebaran,” tuturnya.
Sementara Kapolres Tegal Kota AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menambahkan, dalam pengamanan Operasi Ketupat Candi 2025 ini menurunkan 570 personel gabungan. Terdiri dari unsur TNI-Polri, Dinas dan Instansi terkait serta Potensi masyarakat lainnya.
“Sejumlah Pos pengamanan dan pelayanan juga sudah kita siapkan. Yakni Pos Pelayanan Maya dan Taman Pancasila. Kemudian Pos Pengamanan di simpang Coyo dan Perlintasan Rel KA Tirus, serta 1 Pos Terpadu di Terminal Bus Kota Tegal,” jelasnya.
Selain itu, Polres Tegal Kota juga mengoptimalkan hotline 110. Yakni sebagai layanan pengaduan dan tanggap darurat bagi masyarakat yang menghadapi gangguan keamanan maupun kemacetan selama mudik.
“Dengan sinergi semua pihak, kita harapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025 dapat berjalan lancar. Sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 1446 H dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, turut memusnahkan botol miras.
BREBES – brdnusantara.news.blog – Polres Brebes memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan merek di halaman Mapolres setempat, Jumat (21/3/2025).
Kapolres Brebes, AKBP Achmad Oka Mahendra, menyatakan bahwa total ada 4.700 botol miras dari berbagai jenis dan merek, termasuk arak, yang dimusnahkan.
“Barang bukti miras tersebut kita musnahkan hari ini,” kata Achmad Oka Mahendra.
Ia menambahkan bahwa ribuan miras tersebut merupakan hasil Operasi Pekat Candi 2025 yang dilaksanakan selama 20 hari, mulai dari 28 Februari 2025 hingga 19 Maret 2025.
“Sasaran operasi adalah penjual dan pengguna minuman beralkohol, perjudian, asusila, pengemis, pengamen, gelandangan, premanisme, dan kenakalan remaja di seluruh wilayah Kabupaten Brebes,” jelasnya.
Oka menegaskan bahwa peredaran atau penjualan miras dilarang di Kabupaten Brebes.
“Tindakan penjualan dan pendistribusian miras tidak diperbolehkan di Brebes. Kami bersama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0713 Brebes dan Pemerintah Daerah (Pemda), terutama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), berhasil mengamankan barang bukti yang kita musnahkan hari ini,” ungkapnya.
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menambahkan bahwa ribuan botol miras tersebut merupakan hasil operasi cipta kondisi untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.
“Pemusnahan miras ini dalam rangka menciptakan kondisi yang aman dan nyaman saat arus mudik, arus balik, dan perayaan Hari Raya Idulfitri di Kabupaten Brebes,” kata Paramitha Widya Kusuma.
Bupati Paramitha juga menyampaikan pentingnya keamanan lingkungan, kesehatan masyarakat, dan ketersediaan bahan pangan.
“Keamanan dan ketertiban wilayah serta kerukunan umat merupakan tanggung jawab kita bersama, baik jajaran Pemerintah, TNI, Polri, organisasi masyarakat, dan masyarakat. Antisipasi dan kewaspadaan terhadap potensi kemacetan, kerawanan bencana, konflik, dan hal-hal rawan lainnya perlu terus ditingkatkan,” kata Bupati Paramitha Widya Kusuma.
Ia menekankan pentingnya pelayanan kesehatan, baik dari pemerintah maupun swasta, untuk tetap berjalan selama libur panjang.
“Meskipun terdapat keterbatasan, jangan sampai kehadiran pemerintah tidak dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Selanjutnya, Paramitha meminta agar ketersediaan kebutuhan pokok dan bahan bakar terus dipantau dan diawasi pergerakan harganya di pasar untuk mencegah lonjakan harga yang tidak normal dan menjaga ketersediaan stok.
“Distribusi kebutuhan pokok harus dipastikan berjalan lancar tanpa hambatan. Insya Allah, dengan tercukupinya hal-hal tersebut, kondusivitas wilayah lebih mudah kita wujudkan bersama, serta masyarakat dapat beribadah dan beraktivitas dengan nyaman,” pungkasnya.
BREBES – brdnusantara.news.blog – Dekopinda atau dewan koperasi Indonesia ( Dekopinda ) wilayah kabupaten Brebes diwakili oleh Sechunadi menjelaskan bahwasanya pada saat RAT KPUD Wanasari hari Jumat 21 Maret 2025 di Aula Universitas muhadi Setya Budi menjelaskan bahwa kunci sukses adalah ilmu termasuk di bidang koperasi.
Supaya ilmu tersebut bermanfaat untuk orang banyak dan ada keberkahan , perlu ada manfaat kepada pihak lain, semisal yang dilakukan oleh KPUD Wanasari yaitu santunan kepada 42 anak yatim di sebesar 200.000 per anak.
Selain itu ada dana pendidikan, sebesar 5% Yang diambil dari sisa hasil usaha , dari dana Dekopinda berhak mendapatkan Dua kali lima persen.
Namun Dekopinda Kabupaten Brebes seperti tikus yang mati dalam lumbung padi, artinya banyak dari koperasi yang ada tidak memenuhi kewajiban untuk memberikan hak Dekopinda itu keluhnya. [ tgh ]
Kebakaran hebat melanda sebuah gudang yang diduga sebagai tempat penampungan BBM jenis solar di Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, pada Sabtu (22/3/2025) petang.
BREBES – brdnusantara.news.blog – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang yang diduga sebagai tempat penampungan BBM jenis solar di Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, pada Sabtu (22/3/2025) petang.
Lokasi gudang yang berada di belakang minimarket Alfamidi membuat warga sekitar geger.
Kobaran api besar disertai asap hitam tebal membumbung tinggi ke langit, menciptakan kepanikan di lingkungan sekitar.
Puluhan warga hanya bisa menyaksikan peristiwa mengerikan itu sambil mendokumentasikan kejadian dengan ponsel mereka.
Hingga pukul 19.00 WIB, belum diketahui apakah ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden ini.
Petugas pemadam kebakaran baru tiba di lokasi dan langsung berupaya menjinakkan si jago merah.
Kapolsek Wanasari, AKP Joko Widyanto, membenarkan kejadian tersebut.
Kebakaran hebat melanda sebuah gudang yang diduga sebagai tempat penampungan BBM jenis solar di Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, pada Sabtu (22/3/2025) petang.
“Ya, memang benar ada kebakaran sebuah bangunan di Desa Klampok. Kami masih mengecek ke lokasi untuk memastikan penyebab kebakaran ini,” ujar Joko Widyanto.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung.
BREBES – brdnusantara.news.blog – Dengan adanya Surat Edaran Bupati Brebes Nomor B / 0456/451.12/II/2023 , Itu menjadi dasar bagi Baznas Brebes memberikan himbauan secara tertulis kepada semua OPD, Instansi Vertikal, BUMD dan Camat agar ASN, PPPK dan Karyawan nya yang Gaji dan tunjangan lainnya belum sampai 5,666 juta membayar infaq boleh 2,5% boleh kurang dari 2,5%
Satu ASN aparatur sipil negara yang tidak mau disebutkan namanya di Brebes yang gajinya di bawah 5,6 juta , bahkan hanya 3 juta merasa keberatan , menurutnya yang jadi masalah bukan tentang keberatan atau tidak , tapi saya menanyakan kalau batas zakat / nisab yang ditentukan oleh BAZNAS adalah sekitar 5,6 juta itu berarti menyasar hanya golongan 3 atau 4.
Sedangkan pada kenyataannya yang dipotong adalah golongan dibawahnya juga atau yang berpenghasilan kurang dari 5,6 juta.
Andaikan pemotongannya berupa infaq pun seharusnya jangan disamakan 2,5 % seperti zakat .
Menurut salah satu ASN di Brebes yang tidak mau disebut namanya mengatakan, ia berpenghasilan 3 juta kebawah namun dipotong dua setengah persen yaitu Rp 75.000 setiap bulannya.
Sedangkan gaji bawah itu sesuai pasal 2 hanya dikenakan minimal 1,5%, dan itu merupakan infaq ujar, Ahmad Toridin salah satu Pimpinan Badan Amil Zakat Nasi (BAZNAS) Kabupaten Brebes.
Lebih lanjut Ahmad Toridin mengatakan “Jika ada ASN yang keberatan membayar zakat atau infaq, dapat mengajukan tertulis, misalnya karena gaji dan tunjanganya sudah Minus kepada Baznas, nanti kami rekomendasikan masuk dalam 8 ashnaf atau orang yang berhak menerima dana zakat dari Baznas Kab Brebes,”, jelasnya.
Kondisi ruas jalan Cikeusal yang menuju Desa Pamedaran, Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes, rusak parah. (istimewa)
BREBES – brdnusantara.news.blog – Kondisi ruas jalan Cikeusal yang menuju Desa Pamedaran, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, mengalami kerusakan parah. Kerusakan ini dikeluhkan oleh warga dan pengendara yang melintas.
Ria, salah seorang pengendara, mengungkapkan bahwa banyak warga dan pengendara mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah dan berlubang. “Saat musim hujan seperti sekarang, lubang-lubang tersebut tergenang air, membuat jalan licin dan berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor,” ujar Ria, Kamis (20/3/2025).
Selain kondisi jalan, Ria juga mengeluhkan pemadaman listrik yang sering terjadi hampir setiap hari, baik saat hujan maupun cuaca cerah, yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. “Kami berharap pemerintah melalui instansi terkait dapat segera menindaklanjuti keluhan kami ini,” harapnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes, Sutaryono, menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang, terutama terkait perbaikan jalan yang rusak. “Kami akan meneruskan keluhan tersebut kepada pihak yang berwenang,” kata Sutaryono.
Sebelumnya, DPU Kabupaten Brebes telah memastikan bahwa jalan-jalan di Kabupaten Brebes akan semakin aman dilalui pengendara saat musim mudik dan arus balik Lebaran 2025. Perbaikan dan pemantapan jalan terus dikebut, dengan target penyelesaian di sejumlah ruas pada H-7 Lebaran.
Perbaikan jalan dilakukan siang dan malam, terutama di titik-titik yang mengalami kerusakan parah, seperti ruas jalan Bulakamba-Slatri, underpass tol Rancawuluh Bulakamba, ruas jalan lingkar Ketanggungan-Bulakelor, jalur alternatif mudik nasional, jalan Tanjung-Kersana, serta ruas Brebes-Jatibarang dan Tangglog-Songgom.
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, dan Wakil Bupati, Wurja, telah beberapa kali meninjau pemeliharaan dan perbaikan jalan. Bupati Paramitha mengarahkan agar pemeliharaan dan perbaikan jalan dilaksanakan tepat waktu, mengingat momentum mudik Lebaran 2025 yang akan segera tiba. (*)
BREBES – brdnusantara.news.blog – Seorang balita berusia tiga tahun, MS , yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Izza Karawang, kini dalam kondisi membaik setelah dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes, Kabupaten Brebes. Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan, Pengendalian, dan Mutu RSUD Brebes, dr. Aries Suparmiati MSc, SpA, menjelaskan bahwa pasien dijemput dari RS Izza Karawang pada Sabtu pukul 18.20 WIB dengan kondisi masih menggunakan selang makanan melalui hidung dan oksigen.
Tim penjemputan pasien dari RSUD Brebes merupakan wujud nyata responsif dari Bupati Brebes, Parmitha Widya Kusuma SE MM, atas kebutuhan warganya.
Menurut dr. Aries, orang tua dan saudara pasien merupakan peserta BPJS, namun MS sendiri tidak terdaftar dalam BPJS Kesehatan karena tidak diurus setelah kelahirannya. “Orang tuanya dan saudaranya termasuk peserta BPJS, tetapi nama MS tidak terdaftar karena setelah lahir BPJS-nya tidak diurus,” ujarnya.
MS sebelumnya mengalami diare dan kejang, sehingga harus dirawat di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RS Izza Karawang selama empat hari. Setelah dipindahkan dan dirawat di RSUD Brebes, kondisinya mulai membaik. “Kemungkinan dalam dua atau tiga hari ke depan pasien sudah bisa pulang,” tambah dr. Aries.
Lebih lanjut, dr. Aries mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Brebes untuk segera mengurus BPJS bagi anggota keluarganya sejak dini. “Biaya rumah sakit memang mahal. Kalau ditanggung BPJS tentu lebih ringan. Jika membayar secara mandiri, juga tidak terlalu mahal karena hanya perlu membayar iuran bulanan saja,” jelasnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya kepesertaan BPJS semakin meningkat agar tidak mengalami kendala biaya ketika membutuhkan layanan kesehatan.
Keluarga pasien mengucapkan terima kasih kepada Bupati Brebes dan pihak RSUD Brebes atas bantuan dan perhatian yang diberikan, sehingga MS dapat terus mendapatkan perawatan hingga kondisinya membaik.(Teguh)
Anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Brebes Sukirso tutup usia, Senin (17/3/2025). Almarhum menghembuskan nafas terakhir pada pukul 09.30 WIB pagi tadi RSUD Brebes
BREBES – brdnusantara.news.blog – Anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Brebes Sukirso tutup usia, Senin (17/3/2025). Almarhum menghembuskan nafas terakhir pada pukul 09.30 WIB pagi tadi RSUD Brebes.
Sukirso dikenal banyak kalangan karena ketokohannya sebagai legislator yang baik dan ramah. Bahkan hubungannya dengan berbagai lintas partai, dikenal sebagai figur yang rendah hati.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh rekan sesama anggota DPRD Moh Nizwar Alifsyarin. Ia menyampaikan duka sedalam dalamnya atas kepergian Almarhum Sukirso.
Nizwar mengenang, sosok pribadi almarhum Sukirso yang bersahaja dan mudah bergaul dengan siapa saja. Apalagi tak pernah sungkan memberikan ilmu kepada para legislator muda.
“Yang pasti kami sangat kehilangan, beliau orang yang sangat baik, bersahaja, mudah bergaul dengan siapapun. Bahkan termasuk yang kalau di DPRD menjadi mentor senior kader-kader milenial,” jelasnya.
Anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Brebes Sukirso tutup usia, Senin (17/3/2025). Almarhum menghembuskan nafas terakhir pada pukul 09.30 WIB pagi tadi RSUD Brebes. Hal senada diungkapkan Anggota DPRD Brebes lainnya, Haryanto. Ia pun menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya Almarhum Sukirso.
Ia mengenang semasa hidupnya memiliki semangat perjuangan yang tinggi terhadap kebutuhan masyarakat Brebes bagian selatan.
“Tentu banyak sekali kenangan bersama beliau. Wejangan-wejangan beliau selaku senior yang selalu mengayomi. Mudah-mudahan ajaran yang baik dari beliau, suri tauladan beliau, bisa kita lanjutkan dan kita terus perjuangkan,” kata Politisi PKB itu.
“Kepada anak-anak dan keluarga almarhum yang ditinggalkan mudah mudahan diberi ketabahan oleh Allah SWT, kelak anak-anak almarhum bisa turut ikut serta mengikuti perjuangan almarhum Sukirso,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu Putra Almarhum Sukirso, Fajar Adi Widiarso, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya apabila semasa hidup almarhum pernah ada perbuatan atau perkataan yang kurang berkenan di hati.
“Kami mewakili keluarga besar Almarhum Misan Sukirso mengucapkan bila ada kesalahan dari almarhum yang mungkin pernah terucap kata yang melukai hati sekali lagi kami keluarga memohon dibukakan pintu maafnya untuk Almarhum Ayahanda Tercinta Sukirso,” kata Fajar Adi Widiarso.
Kepulangan almarhum dilepas langsung Wakil Bupati Brebes Wurja, dan segenap jajaran kepala OPD dan Ketua DPC PDIP Indra Kusuma. Selain itu juga, sejumalah anggota DPRD Brebes lainya.
Anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Brebes Sukirso tutup usia, Senin (17/3/2025). Almarhum menghembuskan nafas terakhir pada pukul 09.30 WIB pagi tadi RSUD Brebes
Identitas Diri
• Nama : Sukirso
• Tempat, Tanggal Lahir: Brebes, 14 Juni 1959
• Alamat: Jalan Raya Salem Banjarharjo, Salem, Brebes
Wafat: Senin, 17 Maret 2025, pukul 09.30 WIB di RSUD Brebes
Sukirso adalah seorang tokoh politik yang dikenal luas di Kabupaten Brebes. Dia merupakan anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Brebes untuk periode 2019-2024, mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) III yang mencakup Kecamatan Bantarkawung, Larangan, dan Salem.
Selama menjabat di DPRD Brebes, Sukirso aktif dalam berbagai alat kelengkapan dewan, di antaranya:
• Anggota Komisi I yang membidangi hukum dan pemerintahan
• Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Brebes
• Anggota Badan Anggaran DPRD Brebes
• Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penanganan COVID-19 DPRD Brebes
Sebagai Ketua Pansus Penanganan COVID-19, beliau berperan dalam memberikan masukan kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Brebes. Termasuk mendorong upaya studi banding ke daerah lain yang lebih sukses dalam mengatasi pandemi.
Pemilu 2024 dan Perjalanan Terakhirnya
Pada Pemilu 2024, Sukirso kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Brebes. Proses rekapitulasi suara sempat mengalami kekeliruan dalam penghitungan jumlah suara antara beliau dan calon lain.
Namun, setelah pencermatan dan validasi oleh KPU Brebes, Sukirso tetap memperoleh 6.418 suara, menempatkannya di posisi kedua di Dapil III.
Namun, sebelum sempat menjalankan tugas di periode baru, dia berpulang ke rahmatullah pada 17 Maret 2025. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan masyarakat yang mengenalnya.
Semasa hidupnya, Sukirso dikenal sebagai sosok yang berdedikasi, pekerja keras, dan selalu berjuang demi kepentingan masyarakat.
Kiprah serta kontribusinya, terutama dalam bidang hukum, pemerintahan, dan penanganan pandemi COVID-19, akan selalu dikenang oleh masyarakat Brebes
Selamat jalan, legislator teladan. Jasa dan perjuanganmu akan selalu dikenang. (*)
Aksi pelaku pencurian di warung Desa Langkap Kecamatan Bumiayu terekam CCTV (Foto: Tangkap layar video)
BREBES – brdnusantara.news.blog – Aksi pencurian berkedok pembeli barang terjadi pada Warung Mba Susi di Dukuh Karangpoh, Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jumat (14/3/2025) pagi.
Pelaku yang berpura-pura hendak berbelanja sukses menggasak uang lebih dari Rp24 juta saat korban lengah mengambilkan barang pesanan.
Kejadian pukul 08.35 WIB itu terekam jelas kamera CCTV, memperlihatkan momen pelaku berpindah dari “pembeli biasa” menjadi pencuri yang gesit kabur menggunakan motor.
Rekaman CCTV yang viral di media sosial menguak aksi licik pelaku. Berbalut kaos hitam polos, masker wajah, dan celana jeans pendek, ia masuk ke warung dengan santai layaknya pelanggan setia.
Pelaku kemudian meminta Mba Susi mengambil sejumlah barang dari rak belakang. Saat korban sibuk mengambilkan pesanan, pelaku langsung mengambil uang yang ada di laci.
Tak sampai satu menit, ia langsung melesat dengan motor yang sudah diparkir di depan warung.
Kepala Desa Langkap, Mustolih membenarkan kejadian tersebut, yang menggegerkan desanya.
“Awalnya santai bertanya harga beberapa barang, seolah ingin membeli. Begitu korban berpaling dan kebelakang, dia langsung bertindak,” jelasnya ketika dihubungi Awak media.
Aksi pelaku pencurian di warung Desa Langkap Kecamatan Bumiayu terekam CCTV (Foto: Tangkap layar video)
Menurutnya, mba Susi mengaku tidak menyangka uang hasil jerih payahnya selama berbulan-bulan lenyap dalam sekejap.
“Uang itu tabungan untuk belanja stok dan bayar ke supplier. Sekarang dia harus mulai dari nol lagi,” ujarnya menirukan pengakuan pemilik warung.
Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Bumiayu dan petugas telah melakukan olah tempat kejadian.
Kerugian mencapai Rp24 juta tersebut berasal dari penjualan harian dan tabungan yang disimpan di laci.
Aksi pelaku pencurian di warung Desa Langkap Kecamatan Bumiayu terekam CCTV (Foto: Tangkap layar video) Aksi ini memantik kekhawatiran pedagang kecil di Bumiayu dan sekitarnya. Banyak warung kini meningkatkan kewaspadaan dan menghindari menyimpan uang di tempat terbuka. (*)
You must be logged in to post a comment.