All posts by ✍️ 🤵 Adi

Online Media

Pemkab Brebes Tingkatkan Layanan Kesehatan dengan Penambahan Armada Darurat


BREBES – brsnusanta.news bkog –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menambah armada darurat, berupa ambulans dan mobil jenazah.

Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, secara simbolis menyerahkan bantuan armada tersebut kepada Puskesmas Brebes dan RSUD Brebes di halaman RSUD Brebes, Selasa (23/9/2025). Bantuan ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025 dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025.

“Penambahan armada ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan. Semua kendaraan sudah dilengkapi fasilitas komplit, bagus, bahkan bisa dibilang mewah. Semoga pelayanan semakin meningkat, lebih prima, dan pasien merasa nyaman,” ujar Bupati Paramitha.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab Brebes untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sejalan dengan visi “Mberesi Kesehatan” di Kabupaten Brebes. Ia mengingatkan agar kendaraan dinas kesehatan selalu dirawat dengan baik dan berencana menggelar apel kendaraan dinas setiap tahun sebagai bentuk evaluasi.

Kepala Dinas Kesehatan Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, melaporkan bahwa dari total 52 unit kendaraan dinas di lingkupnya, 48 masih dalam kondisi baik, sementara empat lainnya mengalami kerusakan ringan. Ia juga menambahkan bahwa dengan tambahan dua ambulans baru ini, RSUD Brebes diharapkan bisa bernapas lega.

Direktur RSUD Brebes, Rasipin, menegaskan bahwa penambahan dua ambulans ini merupakan kebutuhan mendesak. “Ambulans adalah urat nadi pelayanan darurat. Selama ini armada kami harus terbagi untuk pasien rujukan dan darurat sekaligus. Dengan tambahan ini, kecepatan serta ketepatan penanganan pasien bisa lebih optimal,” jelasnya.

Rasipin menambahkan bahwa ambulans baru tersebut dilengkapi fasilitas medis modern, mulai dari tabung oksigen, peralatan medis darurat, hingga ruang pasien yang lebih nyaman.

Usai penyerahan mobil, Bupati beserta rombongan melakukan kunjungan pasien korban insiden ambruknya atap teras Kantor Pemerintah (Pemkab) pada Minggu (21/9/2025) lalu, hingga menelan dua korban luka yang hingga kini masih dirawat di RSUD Brebes. Bupati juga menyerahkan bantuan sosial dan bingkisan untuk keluarga korban serta mendoakan agar cepat diberikan kesembuhan dan kesehatan. Pemkab Brebes akan menanggung biaya pengobatan sampai sembuh.

Dua warga yang masih dirawat di RSUD Brebes yakni Suswanto (39) dan Abdullah (35) warga Kecamatan Tanjung, Brebes. (A*)

Polda Jateng Asistensi Kesiapan Personel Dalmas dan Raimas Polres Brebes


BREBESbrdnusantara.news.blog – Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Jawa Tengah melaksanakan asistensi dan pengecekan kesiapan personel serta perlengkapan peleton Pengendalian Massa (Dalmas) dan Pengurai Massa (Raimas) di Polres Brebes. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 23 September 2025, di lapangan Apel Tribrata Mapolres Brebes.

Kegiatan asistensi dipimpin oleh Kanit 1 Sispammat Dit Samapta Polda Jateng, AKP Ryan Nugroho, didampingi oleh beberapa perwira lainnya. Kedatangan tim asistensi disambut langsung oleh Kasat Samapta Polres Brebes, AKP Nurmahmud, beserta jajaran perwira Polres Brebes.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan kelengkapan sarana prasarana yang dimiliki oleh Polres Brebes, terutama dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti unjuk rasa atau kegiatan masyarakat yang memerlukan pengamanan khusus.

AKP Ryan Nugroho dalam arahannya menekankan pentingnya profesionalisme dan standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap pelaksanaan tugas. Tim asistensi kemudian melakukan pengecekan detail meliputi:

– Pemeriksaan personel: Sikap tampang, kerapian seragam, dan kesiapan fisik personel Dalmas dan Raimas.

– Pengecekan perlengkapan Dalmas: Helm, tameng, tongkat, dan kelengkapan perorangan lainnya.

– Pengecekan perlengkapan Raimas: Senjata non-letal, kendaraan taktis, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Selain pengecekan, tim juga memberikan arahan dan pelatihan singkat untuk menyegarkan kembali taktik dan teknik dalam menghadapi situasi lapangan. Pelatihan ini mencakup formasi Dalmas, cara menghadapi provokasi, serta penggunaan peralatan dengan benar.

Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, melalui Kasat Samapta AKP Nur Mahmud menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan rasa terima kasihnya. “Asistensi dari Dit Samapta Polda ini sangat bermanfaat bagi kami untuk mengevaluasi dan meningkatkan kemampuan peleton Dalmas dan Raimas Polres Brebes. Kami berkomitmen untuk selalu siap sedia dalam menjaga kamtibmas di wilayah Brebes,” tuturnya.

AKP Nur Mahmud menambahkan bahwa pihaknya telah melaksanakan latihan rutin terkait pengendalian massa (dalmas) dan Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispamako). “Dengan latihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan sinergi serta kesiapan seluruh personel Polres Brebes dalam menjalankan tugas pengamanan,” pungkasnya.( A* )

SMK Karya Bhakti Brebes Sukses Implementasikan Program Makan Bergizi Gratis, 750 Siswa Terlayani


SMK Karya Bhakti Brebes Sukses Implementasikan Program Makan Bergizi Gratis, 750 Siswa Terlayani

BREBESbrdnusantara.news.blog – SMK Karya Bhakti Brebes menjadi salah satu sekolah pertama di Kabupaten Brebes yang sukses mengimplementasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 750 siswa dari kelas 10, 11, dan 12 telah menerima manfaat dari program ini.

Adi Nur Arifianto,

Kepala Sekolah SMK Karya Bhakti, Adi Nur Arifianto, menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan program MBG di sekolahnya. “Alhamdulillah, program ini berjalan lancar dan siswa sangat antusias,” ujarnya.

Adi Nur menambahkan bahwa SMK Karya Bhakti menjadi sekolah pertama yang mendapatkan program ini tanpa melalui proses pengajuan atau angket tertulis. “Kami tidak menyangka akan mendapatkan program ini. Tiba-tiba saja ada pemberitahuan dan kami langsung mempersiapkan diri,” ungkapnya.

Selain siswa, sebanyak 104 guru di SMK Karya Bhakti juga turut merasakan manfaat dari program MBG. Pihak sekolah berharap pada tahun 2026, seluruh guru dapat включены dalam program ini.

Pembagian makanan bergizi gratis dilakukan setiap hari pada pukul 11.00 WIB. Adi Nur menjelaskan bahwa program ini memberikan dampak positif bagi siswa, salah satunya mengurangi angka bolos. “Dengan adanya program ini, siswa jadi lebih semangat untuk datang ke sekolah karena mendapatkan makanan bergizi,” katanya.

Lebih lanjut, Adi Nur berharap program MBG dapat berkontribusi dalam membentuk generasi muda Indonesia yang cerdas dan berkualitas, sehingga siap menghadapi era keemasan. “Makanan bergizi sangat penting untuk perkembangan otak dan kesehatan siswa. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar lagi,” pungkasnya.( A* )

183 Kuota Haji Brebes 2025, Kemenag Imbau Calon Haji Menabung Sejak Muda


Berita Terkini: 183 Kuota Haji Brebes 2025, Kemenag Imbau Calon Haji Menabung Sejak Muda

BREBESbrdnusantara.news.blog – Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Kabupaten Brebes mengumumkan bahwa kuota haji untuk tahun 2025 berjumlah 183 orang. Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag RI Brebes, Misbahudin, menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, 147 orang telah melakukan verifikasi untuk proses peralihan kuota, sementara sisanya akan diikutsertakan pada tahun berikutnya.

“Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang kuota atau porsi haji,” ujar Misbahudin. Undang-undang ini memungkinkan calon haji yang namanya sudah terdaftar dalam kuota untuk mengalihkan kuotanya kepada saudara kandung, suami/istri, atau orang tua, dengan syarat yang bersangkutan meninggal dunia atau sakit.

Proses pengajuan peralihan kuota dilakukan melalui Kemenag RI wilayah Brebes. Bagi calon haji yang sakit parah, diperlukan surat keterangan dari rumah sakit yang menyatakan bahwa penyakit tersebut bersifat permanen. Sementara itu, jika disebabkan oleh meninggal dunia, diperlukan surat kematian. Ahli waris juga harus menyertakan surat keterangan waris dari desa yang menerangkan status mereka sebagai ahli waris yang sah.

Misbahudin menambahkan bahwa bagi mereka yang baru mendaftar haji pada tahun 2025, perkiraan waktu tunggu mencapai 32 tahun. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada generasi muda yang berminat untuk menunaikan ibadah haji agar mulai menabung sejak dini.( A* )

Area Drop Zone Gedung KPT Brebes Ambruk, Tiga Pekerja Terluka


Sutaryono Kepala DPU Kabupaten Brebes


BREBESbrdnusantara.news.blog – Area drop zone (area untuk menurunkan orang) Gedung Kantor Pelayanan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes ambruk saat masih dalam tahap perbaikan pada Minggu (21/9/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden ini mengakibatkan tiga pekerja terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis.

Menurut keterangan dari salah satu pekerja di lokasi, Jamroni, kejadian terjadi saat empat pekerja sedang beraktivitas. “Saat kejadian, dua orang berada di atas dan dua orang lainnya berada di bawah,” ujarnya. Jamroni menambahkan bahwa tiga rekannya tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimpa material bangunan yang roboh. Ketiga korban diketahui merupakan warga Desa Kemurang Kulon, Kecamatan Tanjung, Brebes.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes, Sutaryono, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait insiden ini. “Kami akan menyelidiki apakah ada unsur kelalaian dalam insiden ini, mengingat hingga Jumat (19/9) drop zone masih dalam kondisi kokoh,” jelasnya.

Sutaryono juga menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) karena gedung KPT tersebut diasuransikan. Untuk jangka panjang, pihaknya akan melakukan kajian teknis lebih mendalam guna memastikan perlakuan teknis kedepannya agar lebih baik.

“Kami memohon maaf atas insiden ini dan menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes,” tambahnya.

Sutaryono juga memastikan bahwa layanan publik di kantor utama KPT tidak terganggu karena hanya area drop zone yang terdampak. “Pelayanan publik di KPT tetap berjalan seperti biasa karena hanya area drop zone yang terdampak. Hari ini kita langsung membersihkan material dari area drop zone,” pungkasnya.( A* )

Koridor Kantor KPT Ambruk,4 Pekerja Dilarikan Ke Rumah Sakit


Koridor Kantor KPT Ambruk,4 Pekerja Dilarikan Ke Rumah Sakit

BREBESbrdnusantara.news.blof .Koridor Kantor pengelolaan terpadu hari Minggu 21 September 2025 dan 3 orang dinyatakan mengalami kecelakaan, hingga harus dibawa oleh ambulans dan dilarikan ke rumah sakit.

Abruknya bangunan ini sebagian masyarakat mengeluhkan kalau bangunan tersebut belum lama berdiri.

Sementara kepala DPU kabupaten Brebes Sutaryono menjelaskan padahal masih ada tukang di situ, lagi merenovasi merehab koridor kantor KPT, tersebut.

Dari PT Istaka Karya yang menang tender Agung mengatakan Untuk pembangunan KPT melalui pesan singkatnya di WhatsApp ” saya sudah tidak terlibat pak ketika proses pembangunan pak karena istaka sudah di tutup oleh bumn
Kemarin yg melanjutkan dari pt chimarder 77 ” , ujarnya.

Sementara dari pengamat barang dan jasa Heri Yuliawan mengatakan pemenangnya murni PT Istaka karya dan saat ini chamander 77 direktur Martono sudah di vonis penjara dalam pekerjaan Bangunan Di Kota Semarang .

Sementara dari lokasi kejadian melalui videonya Dedi Rohman selaku ketua LSM Landep melihat langsung pada saat setelah evakuasi serta memvideokan masih ada pekerja yang tertimpa reruntuhan bangunan yang ambruk tersebut.( A* )

Menyikapi Tuntutan Warga, Kades Sengon dan Camat Tanjung Beri Tanggapan Resmi




BREBES, – brdnusantara.news.blog – DN-II Kepala Desa (Kades) Sengon, Ardi Winoto, akhirnya menanggapi penolakan sebagian warganya. Ia menegaskan akan mengikuti proses hukum yang berlaku dan menyerahkan masalah ini kepada Bupati dan jajarannya. Sementara itu, Plt. Camat Tanjung, Nanang, mengimbau warga untuk menyelesaikan masalah ini melalui jalur resmi sesuai peraturan yang berlaku.

Klarifikasi Kades Sengon

Dalam keterangannya (19/9/2025), Kades Ardi menjelaskan kronologi kejadian. Ia mengaku saat itu sedang “melekan” atau begadang di rumah Ibu Waitun bersama tiga orang lainnya. Ia membantah tuduhan bahwa mereka bermain judi.

“Kami tidak menggunakan uang. Saya biasa ‘melekan’ dengan warga di mana pun dan tidak pernah menggunakan uang,” tegasnya.

Kades Ardi juga membantah tudingan tentang anak biologis di luar nikah. “Itu bohong. Saya punya satu anak dan saya bertanggung jawab. Anak saya asli, sampai sekarang kami masih mengurus kehidupannya. Yang penting, saya tidak meninggalkan anak dan istri saya saat ini,” ungkapnya.

Tanggapan PLT Camat Tanjung
Plt. Camat Tanjung, Nanang, memberikan tanggapan terkait surat kedua dari warga yang telah dikirimkan ke pemerintah kabupaten. Ia menjelaskan bahwa penyelesaian masalah ini harus mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Brebes Nomor 5 Tahun 2015 dan Perda Nomor 3 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

Nanang mengimbau agar perwakilan warga, melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD), mengajukan surat permohonan resmi kepada Bupati dan Camat. Surat ini nantinya akan ditindaklanjuti oleh Inspektorat Kabupaten untuk melakukan investigasi.

“Hasil investigasi Inspektorat akan menjadi dasar bagi kami di Kecamatan untuk mengambil sikap dan langkah lebih lanjut,” jelas Nanang. Ia juga menegaskan bahwa peran Kecamatan adalah sebagai pembina dan pengawas, bukan sebagai pengambil keputusan utama.

Nanang mengapresiasi aspirasi warga dan berpesan agar masalah ini diselesaikan melalui jalur yang benar, serta mengimbau warga untuk selalu menjaga ketertiban. “Kami, bersama Bapak Kapolsek dan Bapak Danramil Tanjung, selalu berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kecamatan Tanjung,” tutupnya.
(Red )

Mengenai toko-toko yang merupakan Centra oleh-oleh ( UMKM)  di desa Klampok tidak tercatat oleh pihak aset daerah.




BREBES brdnusantara.news.blog – Kalau Dari aset bangunan tidak ada data di aset di pemerintah daerah,  tanah  itu adalah milik Bina Marga Provinsi , dan herannya waktu itu bisa terbangun toko-toko tersebut hal ini dikatakan Dani kepala Bidang aset badan pengelolaan dan Aset Daerah BPKAD  Brebes hari Selasa 16 September 2025.

Untuk aset Gedung dan bangunan itu masuknya di KIB  ( kartu inventaris barang ) C, biasa sudah mengecek ternyata secara aset yang tertulis di pemda Brebes tidak ada dan tidak tercatat.

Kalau secara historis yang dikatakan adalah Bupati Tajudin  terus mengusulkan atau yang menganggarkan hal tersebut dia tidak tahu menahu, jelas Dani Nur Setiawan SE M Akun.

Mengapa tidak masuk ke aset Anda Brebes hal ini Karena memang tanahnya bukan bagian dari Pemda dan yang sumber bangunannya tidak diintervensi dari APBD , Paparnya.( tgh )

Di RT 3 RW 1 Desa debong Wetan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal, Desa tidak memiliki arsip


Didi ( baju hitam) Ulul Absor (Kades Debong Wetan) , Camat Dukuhturi Endro ,Kapolsek Dukuturi AKP Sugiarto

KABUPATEN TEGAL brdnusantara.news.blog – Surono warga RT 3 RW 1 desa gedung Wetan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal hari Senin 15 September 2025 meminta agar Tower protalindo yang ada di desanya untuk dibongkar saja,  ijin hanya ke sebagian warga dan bilangnya hanya 5 tahun,  ternyata hingga sekarang sudah 11 tahun, tidak pernah ada kompensasi ke warga sekitar, kecuali beberapa rumah yang mendapatkan Tali Asih.

Surono baju putih Widi Siam alm pemilik tanah

Menurutnya pembongkaran itu wajib dilakukan dikarenakan banyak yang berdampak,    TV milik Surono bahkan  sebanyak 3 kali rusak diakibatkan dapat dari radiasi sinyal Tower itu.

UU nomor 40 tahun 2007 dikatakan bahwasanya pihak perusahaan  wajib memberikan  TJSL ( tanggung jawab sosial lingkungan ) .

Kustilah warga RT 4 Nomor 1 Desa Debong Wetan Kecamatan , Kabupaten Tegal, yamai sampaikan walaupun suaminya dapat negoisasi uang terbaik 2.000.000 rupiah untuk perjanjian Tower selama 5 tahun, dan Kenyataannya 11 tahun masih tetap tapi dan tidak ada izin kelanjutan Setelah 5 tahun itu.

Didi baju hitam dari Protalindo

lebih lanjut dikatakannya lebih baik Tower itu dibongkar karena warga sekitar  banyak yang mengalami gangguan setelah tower itu berdiri .

Sementara dari pihak muspika musyawarah pimpinan kecamatan dihadiri AKP Sugiarto Kapolsek Dukuhturi , Camat Dukuturi Endro Nur Susilo , Kades Debong Wetan  Ulul Absor , utusan dari Koramil Dukuhturi Nurrohim, dikatakan selaku kepala desa Debong Wetan, bahwasannya pihak Desa belum memiliki arsip tentang Perjanjian awal dengan pihak Tower.

Endro Nur Susilo  Camat Dukuhturi bodoh kan kan bawa seharusnya pihak Desa memiliki arsip dan bisa menceritakan kepada warga.

Kapolsek Dukuhturi AKP Sugiarto mengatakan yang penting pihak Desa memiliki arsip berita acara dan perjanjian dengan pihak portalindo sehingga bisa menjelaskan kepada warga tentang hak dan kewajiban dari pihak provider.

Sementara dari pihak pertama yaitu Widi hanya jadi menantu masyarakat mertuanya sudah meninggal dunia, dan istrinya yang melakukan perjanjian juga sudah tidak ada.

Sementara dari pihak portalindo yang datang dengan mobil putih, dan mengaku dari Bandung, Jawa Barat, diwakili oleh Didi dari bagian aset mengatakan kalau ia bukan divisi yang menangani itu, tapi keluhan dari warga akan kami dari tampung , dan kami laporkan dulu ke atasan, jelasnya.( tgh )

80 Desa Lunas Pajak, Salem Dan Losari Terdepan Kersana , Dan Larangan Paling Bontot


Subandi Kepala Bapenda Brebes

REBESbrdnusantara.news.blog – Ada 80 desa yang sudah lunas pajak tahun 2025 ini , sudah mencapai lebih dari 90% adalah Kecamatan salam dan Kecamatan Losari, menurut cawat salam dan Camat Losari pada bulan September ini akan lunas pajak PBB P2.

Selain itu para wajib pajak pada tahun ini , Bupati Brebes Paramita Widya Kusuma menyampaikan bahwasannya masyarakat yang akan membayar pajak dari 2014 hingga 2025 akan diberikan bebas denda pajak.

Hal ini ditegaskan oleh Subandi selaku kepala Bapenda ( Badan Pendapatan Daerah ) Brebes , saat diwawancarai hari Jumat 12 September 2025.

Lebih lanjut dikatakan sebagai Subandi SPPT yang sudah terblokir di sistem, ketika masyarakat yang terblokir mau bayar pajak PBB P2, bisa berkoordinasi dengan kantor Bapenda Brebes.

Pesen Subandi kepada wajib pajak agar segera membayarkan PBB P2, mumpung bupati Brebes tahun ini memberikan bebas bayar denda SPPT dari tahun 2014 hingga 2025.( tgh )

Gakin mendapatkan pelayanan kesehatan di dengan memenuhi tiga syarat


Gakin mendapatkan pelayanan kesehatan di dengan memenuhi tiga syarat

BREBESbrdnusantara.news.blog – Badan Layanan Umum Daerah yang selanjutnya disingkat BLUD menurut Direktur Utama BLUD Rumah Sakit Umum daerah Brebes  Dr. dr. Rasipin, M.Kes., MARS,  BLUD RSUD Brebes melalui humasnya drg Adhi Suriyadi  M Kes ketika diwawancarai Erwin Hermawan  menjelaskan bahwa pihaknya tetap memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat yang berpenghasilan rendah ( Gakin) keluarga miskin, tentunya dengan tiga penggunaan syarat.

Ketiganya yaitu KTP , Membawa surat keterangan tidak mampu dari desa, dan membawa keterangan bahwasanya tidak dalam BPJS .

pelayanan kepada masyarakat  , piaknya menggunakan dana CSR,  dan dana lain ,yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan

Pendapatan dari pihak ke rumah sakit diantaranya itu pelayanan kesehatan , Keuntungan tahun 2025 ini diperkirakan mencapai 240 miliar, dan pengelolaannya menggunakan. Dasar negeri nomor 79 tahun 2018.

Wawancara dengan pihak  keuangan BLUD RSUD Brebes hari Selasa 9 September 2025.( tgh )

Kabupaten Brebes Bersatu Tolak Anarkisme: Bupati dan Forkompinda Pimpin Deklarasi Bersama Ratusan Ormas


Bupati dan forkompinda pimpin Deklarasi bersama ratusan ormas

BREBESbrdnusantara.news.blog – Pemerintah Kabupaten Brebes bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan ratusan organisasi masyarakat (ormas) menggelar deklarasi untuk menolak segala bentuk aksi anarkis di wilayah Kabupaten Brebes. Acara ini berlangsung di Halaman islamic center brebes, pada senin 1/9/2025, sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Brebes.

Deklarasi ini dipimpin langsung oleh Bupati Brebes, Paramitha widya kusuma, yang dalam orasinya menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menjaga kondusivitas daerah. “Kabupaten Brebes adalah rumah kita bersama. Kita tidak boleh membiarkan ada pihak-pihak yang mencoba merusak kedamaian dan ketertiban yang telah kita jaga selama ini,” ujar Paramitha widya kusuma ,dengan semangat.

Selain Bupati, hadir pula dalam acara tersebut perwakilan dari Forkompinda, antara lain Kapolres Brebes, Dandim Brebes, Kajari Brebes, serta tokoh-tokoh masyarakat dan agama. Mereka semua sepakat bahwa anarkisme tidak memiliki tempat di Kabupaten Brebes.

“Kami dari kepolisian akan menindak tegas segala bentuk aksi anarkis yang mengganggu ketertiban umum. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” tegas Kapolres Brebes, Lilik

Deklarasi ini juga menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat Brebes untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan sinergi dalam membangun daerah. Ratusan ormas yang hadir menyatakan kesiapannya untuk mendukung program-program pemerintah daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keamanan Brebes.

Acara deklarasi diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Bupati, Forkompinda, dan perwakilan ormas. Komitmen ini berisi pernyataan sikap untuk menolak segala bentuk anarkisme dan siap menjaga keamanan serta ketertiban di Kabupaten Brebes.

Dengan adanya deklarasi ini, diharapkan Kabupaten Brebes semakin aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. ( A* )

Forum masyarakat Indonesia Tanpa Anarkis Masyarakat Masih Mempercayakan Keamanan Brebes Kepada Kepolisian


Forum masyarakat Indonesia Tanpa Anarkis Masyarakat Masih Mempercayakan Keamanan Brebes Kepada Kepolisian

BREBES – brdnusantara.news.blog – Sejumlah elemen masyarakat yang Forum masyarakat Indonesia Tanpa Anarkis Masyarakat Masih Mempercayakan Keamanan Brebes Kepada Kepolisian mengatasnamakan forum damai Indonesia tanpa anakis dari Rabu 3 September 2025 bertemu dengan Kapolres Brebes AKBP lilik Andriansyah SH menyampaikan  bahwasannya masyarakat  Brebes masih mendukung nya cinta kepada polisi , Sultan mempercayakan keamanan pada Polri.

Hal ini disampaikan oleh M Subhan serta menyampaikan pernyataan sikap mereka , Bahwa kondisi beberapa waktu lalu yang terjadi di Kabupaten Brebes karena sama sekali tanpa koordinasi dengan pihak Polres Brebes.

Pernyataan sikap yang disampaikan secara tertulis ia menyebutkan bahwasannya damai Indonesia tanpa anarkis, serta menyerahkan keamanan kepada polisi.

Harusnya pada saat bertemu dengan  pendemo pada saat hari Sabtu 30 Agustus 2025 harus berkoordinasi dulu dengan Polres Brebes, serta Muspika dan harus tahu Lembaga apa yang bertanggung jawab.

Harus siap pada saat bertemu dengan pendemo harusnya, tidak diajak masuk, awal mula diajak masuk kemudian pendemo , kemudian membanting kursi serta meja dan perusakan bahkan terjadi pembakaran meja kursi di DPRD Brebes.

Dikatakan AKBP Lilik Andriansyah SH bawasannya, kami selaku Polri cinta Kabupaten berharap kedepannya tidak terjadi lagi, kerusuhan hingga pengerusakan .

Kapolres Brebes juga mengucapkan terimakasih karena Masyarakat brebes mempercayakan keamanan oleh polri, polri tetap semangat dan sabar dalam menghadapi situasi. ( tgh )

Gelar Periksa Gratis 1000 Ibu Hamil, RSUD Brebes Tekan AKI


BREBES – brdnusantara.news.blog – Sedikitnya 1000 ibu hamil di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah menjalani cek kesehatan gratis (CKG) serempak di tiga rumah sakit di Kota Bawang, Sabtu (23/8/2025).

Pemeriksaan massal tersebut salah satunya untuk mencegah angka kematian ibu (AKI) yang terbilang tertinggi di Jawa Tengah.

Dimana sejak Januari hingga Agustus 2025 sudah ada 19 kasus AKI. Sementara di sepanjang 2024 ada 54 kasus.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma menyebut pemeriksaan untuk memastikan semua ibu hamil di Brebes sehat dan nantinya bayinya bebas stunting.

“Brebes nomor satu angka kematian ibu hamil tertinggi. Angka stunting juga tinggi,” kata Paramitha saat pembukaan CKG bagi 1000 hamil di RSUD Brebes, Jawa Tengah.

Paramitha berkomitmen, bagaimana Pemkab Brebes bisa menghilangkan atau mengurangi angka kematian ibu dan balita stunting.

“Maka kami harus mengurusi ibu hamil yang akan melahirkan generasi penerus bangsa. Saya ingin lihat para ibu sehat, tidak ada risiko apapun mudah mudahan persalinannya lancar dan sehat,” kata Paramitha.

Direktur RSUD Brebes dr. Rasipin mengatakan selain pemeriksaan gratis ibu hamil juga diberikan penyuluhan wawasan kesehatan.

“Pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, bingkisan makanan tambahan dan vitamin ini sebagai bentuk komitmen bupati dan wakil bupati agar para ibu selamat dan, bayinya sehat. Demi generasi penerus yang sehat dan berkualitas,” pungkas Rasipin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Brebes Ineke Tri Sulistyowaty mengatakan pemeriksaan 1000 ibu hamil dilaksanakan serempak di tiga rumah sakit.

Di RSUD Brebes sebanyak 1000 hamil. Kemudian di RSUD Bumiayu 500, dan RSUD Ir. Soekarno Ketanggungan 500 ibu hamil.

“Jadi selain pemeriksaan kesehatan juga edukasi. Para ibu hamil diberikan edukasi menjaga kesehatan dalam acara di momentum perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ini,” kata Ineke.

Sebelumnya, Dinkes juga mencatat bahwa sebanyak 12.808 anak berusia di bawah lima tahun (balita) teridentifikasi dalam kategori stunting.

Angka ini setara dengan 13,10 persen dari total 97.755 balita yang ditimbang pada Juni 2025.

Penanganan stunting di Kabupaten Brebes dilakukan melalui intervensi sensitif dan spesifik, tidak hanya oleh Dinas Kesehatan namun juga melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, hingga pemerintah desa.( taip )

Apel 3 Pilar Polres Brebes Polda Jawa Tengah Perkuat Sinergi dalam Menjaga Kamtibmas


Apel 3 Pilar Polres Brebes Polda Jawa Tengah Perkuat Sinergi dalam Menjaga Kamtibmas


BREBESbrdnusantara.news.blog – Polres Brebes Polda Jawa Tengah menggelar apel 3 pilar yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Apel ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Brebes.

Apel yang dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Agustus 2025, di KPT aula Brebes, dihadiri oleh Kapolres Brebes, Dandim Brebes, Bupati Brebes, serta para pejabat utama dari masing-masing instansi. Peserta apel terdiri dari anggota TNI, Polri, Satpol PP, serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Brebes menyampaikan pentingnya kerjasama dan sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. “Apel 3 pilar ini merupakan wujud nyata dari komitmen kita bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Brebes. Sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah akan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman yang ada,” ujarnya.

Bupati Brebes juga menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang telah terjalin selama ini. Ia berharap, sinergi ini dapat terus ditingkatkan demi terciptanya Brebes yang aman, nyaman, dan kondusif. “Pemerintah Daerah siap mendukung penuh segala upaya yang dilakukan oleh TNI dan Polri dalam menjaga kamtibmas. Kami percaya, dengan kerjasama yang baik, kita dapat mewujudkan Brebes yang lebih baik,” katanya.

Apel 3 pilar ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja dan merumuskan strategi-strategi baru dalam menjaga kamtibmas. Diharapkan, dengan adanya apel ini, sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah semakin solid dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Tujuan :

Apel Tiga Pilar:

– Koordinasi: Meningkatkan koordinasi antara Babinsa (TNI), Bhabinkamtibmas (Polri), dan Kepala Desa/Lurah sebagai ujung tombak keamanan dan ketertiban masyarakat.

– Sinergi: Memperkuat sinergi dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial yang terjadi di tingkat desa/kelurahan.

– Deteksi Dini: Meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

– Pencegahan: Melakukan upaya pencegahan secara bersama-sama agar masalah tidak meluas.

– Komunikasi: Mempercepat arus informasi dari bawah ke atas dan sebaliknya.

Hasil yang Diharapkan:

– Situasi Kamtibmas Kondusif: Terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di seluruh wilayah.

– Penyelesaian Masalah Cepat: Masalah-masalah sosial dapat diselesaikan dengan cepat dan efektif di tingkat desa/kelurahan.

– Kepercayaan Masyarakat Meningkat: Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan dan pemerintah.

– Pembangunan Berjalan Lancar: Pembangunan di desa/kelurahan dapat berjalan lancar karena didukung oleh situasi yang aman dan tertib. ( team taip )