All posts by ✍️ 🤵 Adi

Online Media

Bupati Brebes Serap Aspirasi Warga Negarayu Saat Ngabuburit Ramadan


Bupati Brebes Serap Aspirasi Warga Negarayu Saat Ngabuburit Ramadan

Brebes,- brdnusantaranews.com – Paramitha Widya Kusuma memanfaatkan momentum ngabuburit Ramadan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di Lapangan Kalibelik, Desa Negarayu, Kecamatan Tonjong, Rabu (25/02/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai menjelang berbuka puasa itu menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan warga. Sejumlah masyarakat menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari kondisi jalan desa yang rusak hingga kebutuhan infrastruktur lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Brebes mendengarkan satu per satu keluhan warga dan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan. Ia menyebut, komunikasi langsung seperti ini penting agar pemerintah memahami kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

“Kami ingin memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” ujarnya di hadapan masyarakat yang hadir.
Selain berdialog, Bupati juga menyerahkan 200 paket sembako kepada warga sebagai bentuk kepedulian di bulan Ramadan. Bantuan tersebut disambut antusias dan menambah kehangatan suasana sore itu.

Kegiatan ngabuburit bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana efektif memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Bupati Brebes Serap Aspirasi Warga Negarayu Saat Ngabuburit Ramadan


Bupati Brebes Serap Aspirasi Warga Negarayu Saat Ngabuburit Ramadan

Brebas,brdnusantarablh.Paramitha Widya Kusuma memanfaatkan momentum ngabuburit Ramadan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di Lapangan Kalibelik, Desa Negarayu, Kecamatan Tonjong, Rabu (25/02/2026).


Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai menjelang berbuka puasa itu menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan warga. Sejumlah masyarakat menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari kondisi jalan desa yang rusak hingga kebutuhan infrastruktur lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Brebes mendengarkan satu per satu keluhan warga dan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan. Ia menyebut, komunikasi langsung seperti ini penting agar pemerintah memahami kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

“Kami ingin memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” ujarnya di hadapan masyarakat yang hadir.
Selain berdialog, Bupati juga menyerahkan 200 paket sembako kepada warga sebagai bentuk kepedulian di bulan Ramadan. Bantuan tersebut disambut antusias dan menambah kehangatan suasana sore itu.
Kegiatan ngabuburit bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana efektif memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Safari Ramadhan Jadi Momentum Konsolidasi Penanganan Bencana di Brebes


Brebes, – brdnusantara.news..blog – brdnusantaranews.com – Pemerintah Kabupaten Brebes memanfaatkan agenda Safari Ramadhan putaran pertama sebagai ajang konsolidasi sosial sekaligus penguatan kepedulian terhadap warga terdampak bencana. Kegiatan tingkat kabupaten tersebut dipusatkan di Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Benda, Kecamatan Sirampog, Selasa malam (24/2/2026).

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, hadir bersama Wakil Bupati Wurja dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rombongan disambut pengasuh pondok, Sholahudin Masruri, para dewan asatidz, serta ribuan santri yang memadati kompleks pesantren.

Berbeda dari seremoni biasa, Safari Ramadhan kali ini menitikberatkan pada respons pemerintah terhadap sejumlah musibah yang terjadi di wilayah Brebes selama bulan suci. Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mba Mitha menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat yang terdampak.

Ia menyoroti kondisi warga di Desa Sridadi (Sirampog), Desa Adisana (Bumiayu), serta banjir di Desa Randusari (Losari) yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan logistik. Menurutnya, Ramadhan menjadi pengingat bahwa kerja-kerja kemanusiaan harus diperkuat dengan semangat gotong royong.

“Momentum Ramadhan ini bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga ibadah sosial. Pemerintah harus memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana terpenuhi,” tegasnya.
Agenda Safari Ramadhan diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan salat Isya dan Tarawih berjamaah. Kebersamaan antara jajaran pemerintah daerah dan kalangan pesantren menjadi simbol sinergi dalam membangun daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Brebes menyalurkan bantuan paket sembako senilai Rp180 juta yang bersumber dari Baznas dan PMI Kabupaten Brebes. Bantuan diperuntukkan bagi anak yatim, piatu, dan kaum duafa, serta diserahkan pula mushaf Al-Qur’an untuk mendukung kegiatan pendidikan di lingkungan pesantren.

Melalui Safari Ramadhan ini, Pemkab Brebes ingin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan, sekaligus membangun daerah yang religius dan tangguh di tengah dinamika bencana.

Masyarakat Desa Padasugih Jadi Motor Penggerak Aksi Bersih Sampah dalam HPSN 2026


Masyarakat Desa Padasugih Jadi Motor Penggerak Aksi Bersih Sampah dalam HPSN 2026
oleh ✍️ 🕵
BRDnusantaraNews

25 Februari

Brebes, –  brdnusantara.news.blog – 25 Februari 2026 – Ribuan warga Desa Padasugih, Kecamatan Brebes, turut serta aktif dalam Aksi Bersih Sampah Serentak yang digelar dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026. Kegiatan yang juga menjadi bagian dari gerakan masyarakat Jawa Tengah Asri ini bukan hanya sebagai tindak lanjut instruksi dari Gubernur Jawa Tengah, melainkan juga bukti komitmen dalam pengelolaan sampah dari tingkat dasar.

Acara yang dipimpin langsung Wakil Bupati Brebes Wurja, SE, tidak hanya fokus pada pembersihan fisik lingkungan, tetapi juga menjadi ajang sosialisasi praktik pengelolaan sampah berkelanjutan. Para peserta yang terdiri dari unsur TNI–Polri, ASN, dan warga masyarakat juga mengikuti zoom meeting bersama pemerintah provinsi dan seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk menyaksikan peluncuran gerakan Jawa Tengah Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah).

“Peristiwa tragedi longsor Leuwigajah tahun 2005 menjadi pengingat bahwa masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kita semua,” ujar Wakil Bupati sambil memberikan Arah. “Desa Padasugih menjadi contoh bagaimana partisipasi masyarakat bisa menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.”

Dalam kesempatan ini, sejumlah kelompok masyarakat juga memperkenalkan inovasi pengelolaan sampah lokal, seperti pembuatan kompos dari sampah organik dan penataan bank sampah yang telah berjalan selama 6 bulan di wilayah tersebut.

Pesan dari kegiatan ini: setiap individu memiliki peran penting – mulai dari memilah sampah di rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga mendukung program pengelolaan sampah di lingkungan sekitar.

“Takjil dari Dinkesda Brebes Jadi Semangat Pengendara Jelang Buka Puasa”




BREBES, brdnusantara.news.blog – Selasa (24/2) – Bulan Ramadan membawa suasana kebaikan yang terasa di setiap sudut, termasuk di depan kantor Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes. Hari ini, puluhan pengendara yang melintas menjelang waktu berbuka puasa mendapatkan kejutan menyenangkan berupa paket takjil yang dibagikan langsung oleh para pegawai dinas.

Berbeda dari biasanya, kegiatan ini tidak hanya fokus pada pembagian saja, tetapi juga menjadi momen untuk menyapa dan berkomunikasi dengan masyarakat. Para petugas Dinkesda tidak hanya menyerahkan takjil, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang menjaga kesehatan selama berpuasa, seperti tetap menjaga asupan cairan dan memilih makanan sehat saat berbuka.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya sebatas berbagi, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan edukasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar salah satu pejabat Dinkesda Brebes saat ditemui usai kegiatan.

Masyarakat yang menerima takjil memberikan respon positif. Siti (32), seorang pengendara roda dua yang lewat, mengatakan, “Sangat membantu terutama bagi kami yang baru selesai bekerja dan belum sempat membeli makanan untuk berbuka. Selain itu, pesan tentang kesehatan juga sangat berguna.”

Seluruh paket takjil yang dibagikan merupakan makanan dan minuman yang mudah dicerna, seperti kurma, es buah, dan makanan ringan lainnya, yang disiapkan dengan memperhatikan kebersihan dan kesegaran. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan pada hari-hari berikutnya selama bulan Ramadan sebagai bentuk komitmen Dinkesda Brebes terhadap kepedulian sosial dan kesehatan masyarakat.

Titiek Soeharto Kunjungi Brebes, Dorong Pengembangan Bawang Merah untuk Pasar Luar Negeri dan Peningkatan Fasilitas





BREBES, – brdnusantara.news.blog – Anggota Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) melakukan kunjungan lapangan ke Kabupaten Brebes pada hari Senin, 23 Februari 2026, dengan fokus pada pengembangan sentra bawang merah di lokasi PT. Sinergi Brebes Inovatif, Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung bagaimana bawang merah lokal diolah menjadi produk dengan nilai tambah, seperti bawang goreng dan pasta bawang merah.

“Bawang merah Brebes sudah mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri dan diekspor ke beberapa negara seperti Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Petani menyampaikan bahwa dengan modal sekitar Rp40 juta per hektare, hasil panen bisa mencapai Rp350 juta, sehingga memberikan keuntungan yang signifikan,” ungkap Titiek.

Selain produk olahan yang masuk pasar negara-negara Asia Tenggara, pasta bawang merah dari Brebes juga telah menjangkau pasar Arab Saudi, digunakan untuk industri bumbu serta konsumsi masyarakat Indonesia yang berada di sana.

Menurutnya, harga bawang merah saat ini tetap stabil berkat permintaan yang konsisten. Jika terjadi kelebihan produksi, pasar ekspor siap untuk menyerap surplus tersebut.

“Prospek komoditas ini sangat menjanjikan karena memiliki pasar yang luas, baik di dalam maupun luar negeri,” tambahnya.

Titiek berharap pengembangan sentra bawang merah di Brebes dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Dengan memperluas skala produksi, ia yakin nilai ekspor hortikultura nasional akan terus meningkat.

Selama bertemu dengan para petani, Tim Komisi IV juga mendengar aspirasi terkait kebutuhan mendesak seperti pembangunan fasilitas cold storage, ketersediaan pupuk berkualitas, serta penyediaan bibit bawang merah unggul.

“Kami ingin mengetahui langsung apa yang dibutuhkan oleh para petani. Kebutuhan akan cold storage, pupuk, dan bibit menjadi prioritas yang akan kami perhatikan,” jelasnya.

Kunjungan ini juga dihadiri oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, Wakil Bupati Wurja, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Brebes Dr Tahroni, serta pejabat OPD terkait.

Kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat memperkokoh peran Brebes sebagai penghasil bawang merah utama di Indonesia dan mendorong negara ini menjadi pemain utama dalam perdagangan bawang merah olahan di tingkat regional dan global.

Tetap Menimba Ilmu di Balik Jeruji, Siswa SMAN 3 Brebes Difasilitasi Balajar dan Ujian di Lapas


Tetap Menimba Ilmu di Balik Jeruji, Siswa SMAN 3 Brebes Difasilitasi Balajar dan Ujian di Lapas

BREBES,brdnusantara.news.blog – Pendidikan adalah hak segala bangsa, tak terkecuali bagi mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Hal inilah yang ditegaskan oleh pihak SMAN 3 Brebes terhadap salah satu siswanya, Mohammad Kadafi yang saat ini berstatus sebagai warga binaan di Lapas Brebes.

Meski raga terbatasi jeruji besi, semangat belajar Muhamad Kadafi tidak dibiarkan padam. Pada kunjungan terbaru ke Lapas Brebes, perwakilan guru SMAN 3 Brebes,Fahri Amad Rido Murdianto dan indah Kurniawati guru  SMAN 3 Brebes , hari senin 23 pebruari 2026 menegaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen penuh untuk mengawal pendidikan siswanya hingga lulus.

Fasilitasi Belajar Mandiri dan Ujian Akhir

Dalam kunjungannya, Fahri Amad Rido Murdianto dan indah Kurniawati guru SMAN 3 Brebes menyerahkan tambahan referensi belajar berupa buku paket dan LKS untuk mendukung proses belajar mandiri Muhamad Kadafi di dalam Lapas. Tak tanggung-tanggung, seluruh materi untuk 16 mata pelajaran diberikan secara lengkap.

“Kami dari pihak sekolah akan tetap memfasilitasi semaksimal mungkin. Tadi kami membawakan buku-buku tambahan, lengkap untuk semua mata pelajaran agar dia bisa belajar mandiri di dalam,” ujar Fahri Amad Rido Murdianto dan indah Kurniawati guru sman3 Brebes.

Kadafi, yang saat ini duduk di kelas 12, dijadwalkan akan mengikuti ujian sekolah sebagai syarat kelulusan. Pihak sekolah memastikan bahwa hak pendidikannya tetap setara dengan siswa lainnya.

Lulus sebagai Siswa SMAN 3 Brebes

Salah satu poin penting yang ditegaskan dalam pertemuan tersebut adalah mengenai status kelulusan. Meski mengikuti proses belajar dan ujian dari dalam Lapas, Kadafi tetap akan dinyatakan sebagai lulusan SMAN 3 Brebes, bukan lulusan instansi lain.

Rencananya, ujian akan dilaksanakan pada:

Tanggal: Mulai 30 April (Tepat setelah libur Lebaran).

Metode: Ujian di dalam Lapas dengan pengawasan dan koordinasi antara pihak sekolah dan Lapas Brebes.

Pesan Harapan dari Sekolah

Pihak SMAN 3 Brebes berharap agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Kadafi. Pendidikan diharapkan menjadi modal utama bagi siswa tersebut untuk menata masa depan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa tahanannya.

Upaya ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga pemasyarakatan dalam menjamin keberlangsungan masa depan generasi muda, terlepas dari kekhilafan yang pernah dilakukan.

Reporter Teguh 

Pemkab Brebes Gelar Rakor Lintas Sektoral Kamtibmas Sambut Ramadhan 1447 H


BREBES,- brdnusantaranews.blog – brdnusantaranew.com – Dalam rangka menyongsong Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Aula Lantai 5 KPT Brebes, Jumat (20/2/2026).

Rakor dibuka langsung oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja, yang mewakili Bupati Brebes. Dalam sambutannya, Wurja menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadhan.

“Kita ingin memastikan seluruh warga Brebes dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk. Sinergitas seluruh elemen sangat krusial dalam menjaga kondusivitas

wilayah,” tegasnya.
Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga kepala desa se-Kabupaten Brebes.

Fokus pembahasan dalam rakor diarahkan pada strategi pencegahan dan penanggulangan penyakit masyarakat, guna menciptakan suasana yang aman, nyaman, serta harmonis selama Ramadhan.
Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen mengambil langkah preventif dan terukur agar pelaksanaan ibadah di bulan suci tahun ini berjalan tertib, lancar, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat.

Evaluasi Setahun Kepemimpinan Paramitha–Wurja: Infrastruktur Digenjot, 1.375 RTLH Direnovasi


BREBES,brdnusantara.news.blog – Genap satu tahun memimpin Kabupaten Brebes, Bupati Paramitha Widya Kusuma bersama Wakil Bupati Wurja memaparkan capaian kinerja pemerintah daerah dalam berbagai sektor strategis.


Pemerintah Kabupaten Brebes menyebutkan bahwa percepatan pembangunan dilakukan dengan fokus pada perbaikan infrastruktur, penguatan layanan kesehatan, serta peningkatan kualitas hunian masyarakat.


Di sektor jalan, total 117,77 kilometer ruas jalan kabupaten telah diperbaiki guna meningkatkan aksesibilitas antarwilayah dan memperlancar distribusi barang dan jasa.


Program kesehatan Nakes Door to Door juga menjadi salah satu andalan, dengan jangkauan layanan mencapai sekitar 204 ribu warga dalam satu tahun. Program ini memastikan pelayanan medis dapat diakses hingga ke tingkat rumah tangga.


Selain itu, penanganan rumah tidak layak huni menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Melalui Dinperwaskim, sebanyak 1.375 unit RTLH telah selesai direnovasi, sehingga masyarakat berpenghasilan rendah kini dapat menempati hunian yang lebih aman dan sehat.


Dengan berbagai capaian tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang efektif dan merata bagi seluruh warga Kabupaten Brebes.

Terdakwa Kasus Perusakan di Polres Brebes Divonis 5 Bulan Penjara


Nurohmat SH tengah

Brebes,brdnusantara.news.blog – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Brebes resmi menjatuhkan vonis terhadap Ardiansyah, terdakwa kasus perusakan di area Polres Brebes. Dalam sidang yang digelar Jumat (20/2/2026), terdakwa divonis pidana penjara selama lima bulan.
Hakim sekaligus Juru Bicara PN Brebes, Nurahmat, membenarkan putusan tersebut saat memberikan keterangan pers di kantor pengadilan. Ia didampingi Panitera Muda Hukum Moh. Iqbal.


“Perkara perusakan di Polres atas nama terdakwa Ardiansyah sudah diputus. Hakim menjatuhkan hukuman lima bulan penjara,” ujar Nurahmat.
Menurutnya, meskipun terdakwa mengaku masih berstatus sebagai pelajar dan pihak sekolah telah memberikan surat keterangan aktif belajar, proses hukum tetap dijalankan melalui mekanisme peradilan umum dewasa.
Nurahmat menjelaskan, dasar penentuan jenis peradilan bukanlah status pendidikan, melainkan usia biologis terdakwa saat tindak pidana dilakukan. Berdasarkan fakta persidangan, Ardiansyah telah berusia 19 tahun atau di atas 18 tahun, sehingga tidak lagi masuk kategori perkara anak.


“Perlu dicatat bahwa ini masuk dalam perkara dewasa, bukan perkara anak. Hal ini dikarenakan usia terdakwa sudah lebih dari 18 tahun,” tegasnya.
Usai putusan dibacakan, terdakwa langsung menjalani masa hukuman di Lapas Brebes. Hingga berita ini diturunkan, putusan tersebut dinyatakan berkekuatan hukum tetap kecuali terdapat upaya hukum lanjutan dari terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dinperwaskim Brebes Gerak Cepat Tindaklanjuti Aduan Rumah Tidak Layak Huni di Siasem


Dinperwaskim Brebes Gerak Cepat Tindaklanjuti Aduan Rumah Tidak Layak Huni di Siasem

BREBES,brdnusantara.news.blog – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Brebes (Dinperwaskim) menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang responsif. Instansi tersebut langsung turun ke lapangan setelah menerima laporan warga terkait kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Siasem, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.


Aduan masyarakat menyebutkan bahwa kondisi bangunan rumah tersebut sudah tidak aman dan tidak memenuhi standar kesehatan. Selain itu, pemilik rumah juga mengalami kesulitan ekonomi hingga menunggak pembayaran listrik dan terancam pemutusan aliran.


Menindaklanjuti laporan tersebut, tim teknis Dinperwaskim segera melakukan verifikasi lapangan. Pemeriksaan dilakukan untuk menilai tingkat kerusakan bangunan serta memastikan kondisi sosial ekonomi pemilik rumah.


Dalam proses identifikasi, tim mengevaluasi kelayakan struktur bangunan sesuai standar keselamatan dan ketentuan kecukupan luas lantai minimal sebagaimana diatur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR).


Hasil verifikasi akan menjadi dasar pengusulan bantuan perbaikan melalui program stimulan, seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) maupun bantuan dari pemerintah daerah.

Nilai bantuan rata-rata mencapai sekitar Rp20 juta per unit, disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan
Dinperwaskim berharap langkah cepat ini dapat membantu warga memperoleh hunian yang lebih layak sekaligus meringankan beban ekonomi yang dihadapi.

Sambut Ramadhan 1447 H, Polres Brebes Gelar Punggahan Pererat Solidaritas



BREBES,brdnusantaranews.com – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Brebes menggelar tradisi punggahan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan yang dirangkai dengan makan bersama tersebut berlangsung di Aula Utama Mapolres Brebes, Rabu (18/2/2026) siang.


Acara dihadiri langsung oleh Kapolres Brebes, Lilik Ardhiansyah, bersama jajaran pejabat utama, personel Polres, serta pengurus dan anggota Bhayangkari.
Momentum Kebersamaan dan Refleksi
Dalam sambutannya, AKBP Lilik Ardhiansyah menegaskan bahwa tradisi punggahan bukan sekadar agenda rutin tahunan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat nilai empati di lingkungan kepolisian.


“Punggahan bukan hanya seremoni. Ini momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian satu sama lain menjelang bulan suci,” ujarnya.


Ia menambahkan, memasuki Ramadhan, seluruh anggota diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan semangat humanis dan profesional.
Pererat Sinergi Keluarga Besar Polres
Suasana akrab terlihat saat seluruh peserta duduk bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan. Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara personel Polres dan Bhayangkari.


Melalui tradisi punggahan, Polres Brebes berharap dapat membangun soliditas internal yang semakin kuat, sehingga pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat selama bulan Ramadhan dapat berjalan dengan optimal.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Polres Brebes berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

RSUD Brebes Kantongi Sertifikat Institusi Pelatihan Kesehatan dari Kemenkes RI



BREBES,brdnusantaranews.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Brebes tersebut resmi tersertifikasi sebagai Institusi Penyelenggara Pelatihan Bidang Kesehatan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Mutu Tenaga Kesehatan.


Sertifikasi tersebut tertuang dalam Nomor Sertifikat: HK.02.02/F/5534/2025, yang menegaskan bahwa RSUD Brebes telah memenuhi standar sebagai lembaga penyelenggara pelatihan tenaga kesehatan.
Perkuat Mutu SDM Kesehatan
Direktur RSUD Brebes menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan melalui pelatihan yang terstandar, berkualitas, dan berkelanjutan.


Dengan terbitnya sertifikat tersebut, Instalasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) RSUD Brebes kini dapat menyelenggarakan pelatihan bidang kesehatan yang tersertifikasi Direktorat Mutu Tenaga Kesehatan Kemenkes RI. Setiap pelatihan yang digelar juga memiliki nilai Satuan Kredit Profesi (SKP), yang dibutuhkan tenaga kesehatan untuk pengembangan kompetensi profesionalnya.


Siap Cetak Tenaga Kesehatan Kompeten
Melalui pengakuan resmi ini, RSUD Brebes diharapkan mampu berkontribusi lebih luas dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Manajemen rumah sakit turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung peningkatan mutu pelayanan dan pelatihan kesehatan di RSUD Brebes.


Dengan sertifikasi ini, RSUD Brebes menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin bermutu dan berdaya saing, sekaligus menjadi pusat pengembangan kompetensi tenaga kesehatan di wilayah Kabupaten Brebes dan sekitarnya.

TPA Kaliwelingi Ditutup Sementara, DLH Brebes Larang Pembuangan Sampah Hingga 20 Februari 2026


BREBES,brdnusantara.news.blog – Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliwelingi di Kabupaten Brebes saat ini berada dalam situasi kritis. Selain mengalami kelebihan kapasitas (overload), operasional pengolahan sampah juga terganggu akibat kerusakan sejumlah alat berat utama di lokasi tersebut.


Menanggapi kondisi itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes mengeluarkan pemberitahuan resmi kepada seluruh petugas kebersihan dan pengelola sampah di wilayah Kabupaten Brebes.


Dalam surat edaran tersebut ditegaskan bahwa pengangkut sampah, khususnya paguyuban roda tiga, untuk sementara waktu dilarang membuang sampah langsung ke TPA Kaliwelingi. Kebijakan ini diambil guna menghindari antrean panjang serta penumpukan sampah yang tidak terkendali di area TPA.


Penutupan Sementara Hingga 20 Februari
Berdasarkan pemberitahuan resmi, TPA Kaliwelingi ditutup sementara hingga Jumat, 20 Februari 2026. Selama masa penutupan, aktivitas pembuangan sampah oleh armada pengangkut dihentikan.


Kegiatan pembuangan sampah dijadwalkan dapat kembali beroperasi mulai Sabtu, 21 Februari 2026, dengan catatan kondisi alat berat dan sistem operasional telah memungkinkan untuk digunakan kembali.


Antisipasi Dampak Penumpukan
DLH mengimbau seluruh petugas kebersihan, pengelola sampah, serta masyarakat untuk menyesuaikan jadwal pengangkutan dan meningkatkan pengelolaan sampah sementara di tingkat lingkungan masing-masing.


Langkah penutupan ini diharapkan dapat memberi waktu bagi perbaikan alat berat dan penataan ulang sistem pengelolaan, sehingga operasional TPA Kaliwelingi dapat berjalan lebih optimal serta mencegah risiko penumpukan yang semakin parah.

Angka Kekerasan Perempuan dan Anak di Brebes Ditekan Lewat Sosialisasi dan Penguatan di Sekolah


Brebes,brdnusantara.news.blog – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Brebes terus mengintensifkan upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui sosialisasi di sekolah serta penguatan layanan pengaduan.
Kepala DP3KB Brebes, Eni Listiana, pada Kamis (19/2/2026) menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2026 tercatat 11 kasus kekerasan terhadap anak dan 4 kasus terhadap orang dewasa.

“Dari 11 kasus anak, terdiri dari 2 kasus kekerasan psikis, 3 kasus kekerasan seksual, dan 2 kasus yang terjadi di lingkungan pembelajaran. Sementara pada korban dewasa, dari 4 kasus tersebut terdapat 1 kasus psikis, 2 kasus seksual, dan 1 kasus KDRT,” jelasnya.
Ia membandingkan, sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat total 102 kasus kekerasan terhadap anak dan 53 kasus terhadap orang dewasa. Data tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk terus memperkuat langkah pencegahan.
Layanan Pengaduan Terbuka
Eni menegaskan, masyarakat yang mengalami atau mengetahui tindak kekerasan dapat melapor melalui berbagai saluran. Selain datang langsung ke kantor DP3KB, laporan juga dapat disampaikan melalui nomor telepon dan hotline resmi yang tersedia.

“Tidak masalah jika awalnya masyarakat menghubungi media atau wartawan karena belum tahu harus melapor ke mana. Namun akan lebih baik jika langsung datang ke kantor atau menghubungi hotline agar penanganan bisa segera dilakukan,” ujarnya.
Selain itu, pengaduan juga difasilitasi di setiap puskesmas guna mempermudah akses masyarakat di tingkat kecamatan.
Edukasi Stop Bullying Sejak Dini
Upaya pencegahan dilakukan melalui sosialisasi di sekolah-sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Materi yang diberikan mencakup edukasi tentang bahaya perundungan (bullying) baik secara fisik maupun verbal.
Menurut Eni, perundungan kerap terjadi dalam bentuk ejekan seperti menyebut kondisi fisik, warna kulit, postur tubuh, hingga latar belakang keluarga.

“Pesan kami jelas, stop bullying. Tidak semua orang kuat menerima perlakuan seperti itu. Ejekan tentang fisik, orang tua, atau asal-usul bisa berdampak besar pada psikologis anak,” tegasnya.
DP3KB berharap melalui penguatan sosialisasi dan kemudahan akses pengaduan, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Brebes dapat terus ditekan serta menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi muda.