
BREBES- Keberadaan pasar tumpah selama ini menjadi momok salah satu biang kemacetan arus lalu lintas kendaraan pada saat arus mudik Lebaran. Seperti halnya di Pasar Tumpah Bulakamba yang ada di jalur Pantura Brebes.
Suasana Pasar Bulakamba, meski bukan pada arus mudik Lebaran, kerap kali mengalami kemacetan yang disebabkan banyaknya pedagang berjualan hingga ke badan jalan.

Kondisi ini diperparah dengan para penarik becak yang memenuhi satu lajur jalan hingga kendaraan dari arah barat Jakarta yang melintas tersendat saat melintasi. Tingginya aktifitas warga menyebrang dan kendaraan angkutan umum seperti elf menaikkan dan menurunkan penumpang juga menjadi pemicu kemacetan lainnya.

Seorang pedagang Ratinih (48) seorang pedagang yang menempati bahu jalan pantura untuk menjajakan dagangannya mengaku setiap hari berjualan di bahu jalan. Dirinya sebenarnya takut karena banyaknya kendaraan yang melintas.
“Saya tidak kebagian tempat jualan didalam. Dan kalau jualan didalam itu sepi pembeli. Meski sebenarnya takut ditabrak truk-truk melintas, namun gimana? Wong lagi mencari uang,” kata Ratinih.

Sama halnya dialami pedagang lainnya Romlah (60), yang mengaku kalau berjualan didalam sepi apalagi lapak jualan dirinya ada dibelakang dekat toilet umum, sehingga tidak ada yang beli karena sepi.
“Kalau tidak jualan diuar siapa yang mau beli?? Nanti anak menangis minta ini itu tidak bisa,” ungkapnya.

Untuk memperlancar arus kendaraan lalu lintas. Seorang petugas Pasar Bulakamba Turyadi menjelaskan, petugas gabungan akan disiagakan menertibkan para pedagang agar tidak menggunakan bahu jalan.

“Sayangnya pedagang banyak yang membandel, setelah tidak ada petugas mereka kembali berjualan di pinggir jalan,” pungkasnya.[a]
Discover more from Selamat Datang brdnusantara.news.blog
Subscribe to get the latest posts sent to your email.










You must be logged in to post a comment.